Jasa Pendaftaran Merek Kelas 20 Furnitur, Mebel Rumah, Kasur, Bingkai Foto, dan Barang Dekorasi Kayu Resmi PERMATAMAS – Memiliki bisnis furnitur, mebel rumah, sofa, kasur, rak, lemari, produk rotan, bambu, dekorasi kayu, atau perlengkapan interior dengan merek sendiri? Jasa Pendaftaran Merek Kelas 20 dari PERMATAMAS membantu pelaku usaha mempersiapkan pendaftaran merek untuk berbagai produk furnitur dan barang non-logam sesuai klasifikasi yang relevan.
Secara umum, Merek Kelas 20 berkaitan dengan furnitur, cermin, bingkai foto, barang tertentu dari kayu, gabus, buluh, rotan, bambu, plastik, dan material non-logam lainnya. Dalam praktiknya, cakupan produk sangat luas, mulai dari meja, kursi, sofa, lemari, tempat tidur, kasur, rak, furnitur outdoor, hingga berbagai produk dekorasi dan komponen furnitur tertentu.
Bagi produsen furniture, pengrajin mebel, pemilik brand interior, toko furnitur, supplier, distributor, marketplace seller, hingga perusahaan yang memproduksi furniture custom, merek bukan sekadar nama produk. Merek dapat menjadi identitas yang membedakan produk Anda dari kompetitor.
PERMATAMAS membantu proses persiapan mulai dari konsultasi, identifikasi produk, pemeriksaan awal merek, penyusunan uraian barang, persiapan data, pengajuan, hingga pemantauan proses pendaftaran.
Jika nama brand Anda sudah digunakan pada sofa, meja, lemari, kasur, katalog, marketplace, showroom, website, atau kemasan produk, jangan menunggu bisnis semakin besar untuk mulai mempersiapkan perlindungan mereknya.
Apa Itu Merek Kelas 20?
Kelas 20 adalah salah satu kelas dalam klasifikasi merek yang mencakup berbagai barang seperti furnitur, cermin, bingkai, serta produk tertentu dari kayu, rotan, bambu, gabus, plastik, dan bahan non-logam lainnya.
Produk yang sering berkaitan dengan Kelas 20 antara lain:
- meja dan kursi;
- sofa;
- lemari;
- rak;
- tempat tidur;
- kasur;
- bantal;
- cermin;
- bingkai foto;
- furnitur kayu;
- furnitur rotan;
- furnitur bambu;
- furnitur plastik;
- kotak dan wadah tertentu;
- perlengkapan interior non-logam;
- dekorasi dari kayu atau material non-logam.
Namun, tidak berarti setiap barang yang terbuat dari kayu atau plastik otomatis masuk Kelas 20. Fungsi, karakter, penggunaan, serta bentuk produk perlu diperhatikan dalam menentukan klasifikasi dan uraian barang.
Karena itu, pemeriksaan produk sebelum pengajuan menjadi bagian penting dari strategi pendaftaran merek.
Mengapa Merek Furnitur dan Mebel Perlu Didaftarkan?
Industri furnitur memiliki persaingan yang tinggi. Banyak produsen menjual produk dengan bentuk, fungsi, dan target pasar yang serupa.
Nama brand menjadi salah satu pembeda utama.
Bayangkan sebuah usaha telah menghabiskan waktu bertahun-tahun membangun reputasi untuk sofa, meja makan, lemari, kasur, atau produk dekorasi kayu. Ketika brand semakin dikenal, nama tersebut memiliki nilai komersial yang semakin besar.
Pendaftaran merek membantu pemilik usaha mempersiapkan perlindungan hukum atas identitas mereknya sesuai ruang lingkup barang yang diajukan.
Membangun identitas furniture brand
Brand yang konsisten membuat pelanggan lebih mudah mengenali produk. Hal ini sangat penting bagi bisnis furniture yang memiliki banyak model dan varian.
Mendukung pemasaran online
Produk furnitur sekarang banyak dipasarkan melalui marketplace, media sosial, website, dan katalog digital. Nama brand menjadi bagian penting dari strategi pemasaran tersebut.
Meningkatkan kesiapan ekspansi bisnis
Brand yang telah dipersiapkan sejak awal akan lebih mudah dikembangkan ketika bisnis masuk ke reseller, distributor, showroom, proyek interior, hotel, restoran, kantor, atau marketplace.
Mengurangi risiko konflik merek
Pemeriksaan awal dapat membantu mengetahui apakah terdapat merek yang memiliki persamaan atau kemiripan dengan brand yang ingin diajukan.

Contoh Produk yang Berkaitan dengan Merek Kelas 20
Berikut contoh produk yang Anda cantumkan, dikelompokkan berdasarkan karakter dan penggunaan agar lebih mudah dipahami.
Furnitur rumah dan kantor
Kelompok utama Kelas 20 mencakup perabotan rumah tangga dan kantor (furnitur), meja makan dan meja kerja, kursi kantor dan kursi makan, sofa dan sofa bed, lemari pakaian (wardrobe), lemari penyimpanan dan lemari hias, tempat tidur dan rangka tempat tidur dari kayu/plastik, rak buku dan rak pajangan, meja rias, bangku dan kursi lipat, bangku bakso (stool) dari kayu atau plastik, kursi goyang, kursi malas (recliner), lemari dapur (kitchen set), meja TV dan credenza, serta meja lipat portable.
Produk furnitur untuk kebutuhan khusus juga meliputi meja komputer dan meja laptop, podium dan mimbar kayu, meja kasir kayu, meja bar dan kursi bar (barstool), meja rias lipat dinding, papan pengumuman kayu [furnitur], papan catur kayu [furnitur/papan dekoratif], papan alas tulis kayu (writing desk), serta kaki furnitur dari kayu atau plastik.
Furnitur bayi dan perlengkapan tidur
Untuk kebutuhan bayi dan keluarga terdapat ranjang bayi dan boks bayi, kursi tinggi bayi untuk makan (high chair), matras ganti popok bayi, serta penyangga kasur (bed bases/slats) dari kayu.
Produk tempat tidur lainnya meliputi kasur busa, kasur pegas (springbed), dan kasur latex, bantal tidur dan guling, bantal sofa dan bantal dekoratif, kasur angin/kasur tiup [bukan untuk medis], bantal tiup perjalanan, headboard/papan kepala tempat tidur, serta bantal penyangga leher.
Untuk bisnis kasur, penting memastikan uraian barang sesuai karakter produk yang sebenarnya, karena produk tertentu dapat memiliki pertimbangan klasifikasi berbeda berdasarkan fungsi khususnya.
Rak, lemari, kotak, dan sistem penyimpanan
Produk penyimpanan mencakup lemari plastik bongkar pasang, rak susun plastik, kotak penyimpanan dari kayu atau plastik, kontainer plastik penyimpanan barang, palet kayu dan palet plastik untuk industri, lemari arsip (filing cabinet) dari kayu/plastik, serta rak bumbu kayu/plastik.
Untuk kebutuhan rumah tangga terdapat wadah tempat sampah kayu/plastik, keranjang baju dari rotan, bambu, atau plastik, serta peti-peti kayu dan kotak kemasan kayu.
Produk wadah berukuran besar mencakup tangki air non-logam (toren air), waskom dan ember plastik besar untuk industri, drum dan tong non-logam, tangki penyimpanan gas/cairan dari plastik [wadah besar], tabung vakum plastik untuk penyimpanan, serta kaleng susu/minyak dari plastik [wadah besar].
Furnitur rotan, bambu, kayu, dan sintetis
Bagi pengusaha furniture natural terdapat furnitur dari rotan dan sintetis, furnitur bambu, ornamen hiasan dari kayu atau rotan, pembatas ruangan/sekat ruangan (partisi) dari kayu/rotan, serta penyangga cermin kayu.
Kategori dekorasi juga mencakup tirai bambu dan tirai gulung interior non-logam (blinds), batang gorden dan rel gorden non-logam, cincin gorden dan kait gorden dari plastik/kayu, gantungan baju (hanger) dari kayu atau plastik, serta kapstok gantungan pakaian non-logam.
Furnitur outdoor dan perlengkapan taman
Untuk penggunaan luar ruangan terdapat gazebo plastik/furnitur taman plastik, kursi pantai dan kursi jemur (sunbed), meja lipat kemping non-logam, kursi kemping lipat non-logam, serta pasak kemah non-logam.
Produk dekorasi luar ruang juga dapat berkaitan dengan berbagai elemen furnitur dan perlengkapan non-logam sesuai karakter barang.
Cermin, bingkai, dekorasi, dan ornamen
Kategori dekorasi meliputi cermin kaca dan cermin dinding, bingkai foto dan bingkai gambar, meja rias akrilik dan wadah organizer akrilik, patung dan figurin dari kayu, lilin, gipsum, atau plastik, ornaments hiasan dari kayu atau rotan, plakat hadiah dari kayu, akrilik, atau resin, serta medali dari kayu atau plastik.
Produk identitas rumah dan dekorasi lainnya mencakup papan petunjuk nama dan nomor rumah dari kayu/plastik, kotak surat non-logam, serta penyangga cermin kayu.
Komponen dan aksesori furnitur non-logam
Dalam kelompok aksesori terdapat kaster/roda furnitur non-logam, engsel dan pengunci furnitur non-logam, gagang pintu dan pegangan furnitur dari kayu/plastik, penutup lubang kabel meja dari plastik, klip kabel dari plastik, sekrup dan mur dari plastik, pasak kayu (dowel pins), serta kaki furnitur dari kayu atau plastik.
Produk tertentu yang berkaitan dengan perlengkapan furnitur dan interior perlu diperiksa fungsi serta karakter barangnya sebelum dimasukkan ke dalam uraian pendaftaran.
Gantungan, manekin, dan perlengkapan display
Produk display mencakup manekin dan patung penjahit, gantungan baju (hanger) dari kayu atau plastik, kapstok gantungan pakaian non-logam, serta papan petunjuk nama dan nomor rumah dari kayu/plastik.
Bagi pemilik toko fashion, showroom, butik, dan usaha retail, pemilihan kelas untuk produk display juga perlu dibedakan dari barang fashion yang dijual.
Perlengkapan rumah tangga dan barang non-logam tertentu
Produk yang Anda cantumkan juga meliputi sumbat botol dari gabus atau plastik, tutup botol non-logam, sedotan minum dari bambu atau kayu, papan alas potong kayu (cutting board besar furnitur/dekoratif), serta wadah galon air minum tiup/plastik.
Terdapat pula dudukan kran/galon air dari kayu atau plastik, segel pengaman plastik (plastic seals), gantungan kunci kayu atau plastik [bukan logam mulia], serta wadah pakan hewan otomatis dari plastik [non-elektronik].
Untuk produk yang fungsi utamanya bukan furnitur, penentuan kelas perlu dilakukan lebih hati-hati agar uraian barang sesuai dengan karakter produk.
Produk untuk hewan peliharaan
Bisnis pet furniture dapat mencakup rumah/kandang hewan peliharaan indoor dari kayu/plastik, tempat tidur hewan peliharaan (pet beds), pohon cakaran kucing (cat tree) dari kayu/kain, keranjang pembawa hewan non-logam, serta sarang burung buatan dari kayu.
Produk tersebut perlu dikaji berdasarkan fungsi dan karakter spesifik sebelum ditentukan sebagai uraian barang dalam permohonan merek.
Perlengkapan penyimpanan dan perlindungan barang
Kelompok lainnya mencakup kontainer plastik penyimpanan barang, peti-peti kayu dan kotak kemasan kayu, palet kayu dan palet plastik untuk industri, tangki penyimpanan gas/cairan dari plastik [wadah besar], serta tabung vakum plastik untuk penyimpanan.
Dengan daftar produk yang sangat beragam, pengusaha tidak disarankan memasukkan seluruh jenis barang hanya karena sama-sama berbahan kayu atau plastik.
Apakah Semua Produk Kayu dan Plastik Masuk Kelas 20?
Tidak selalu.
Ini merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika mendaftarkan merek.
Material bukan satu-satunya dasar penentuan kelas. Fungsi, tujuan penggunaan, karakter produk, dan posisi barang dalam klasifikasi juga perlu diperhatikan.
Contohnya, furnitur kayu jelas berbeda dengan produk kayu yang digunakan untuk tujuan lain. Begitu pula produk plastik untuk penyimpanan, komponen mesin, alat kesehatan, perlengkapan rumah tangga, atau barang lainnya dapat mempunyai klasifikasi yang berbeda.
Karena itu, daftar produk di atas sebaiknya dipandang sebagai contoh produk sesuai daftar yang diberikan, sedangkan klasifikasi final harus disesuaikan dengan spesifikasi produk dan ketentuan klasifikasi yang berlaku saat pengajuan.
Cara Daftar Merek Kelas 20 ke DJKI
Proses pendaftaran merek sebaiknya dimulai dengan persiapan yang benar.
Konsultasi nama merek dan produk
Pemilik usaha memberikan nama brand, logo jika ada, serta daftar produk yang dipasarkan.
Pemeriksaan awal merek
Pemeriksaan awal membantu mengidentifikasi potensi persamaan atau kemiripan dengan merek yang sudah ada.
Menentukan kelas dan uraian barang
Produk furniture perlu dipetakan berdasarkan karakter dan fungsi agar uraian barang yang digunakan dalam permohonan sesuai kebutuhan bisnis.
Menyiapkan dokumen
Data pemohon dan dokumen pendukung disiapkan sesuai kondisi pemohon.
Pengajuan permohonan
Permohonan merek diajukan melalui sistem yang ditetapkan DJKI.
Pemantauan proses
Setelah pengajuan dilakukan, proses selanjutnya mengikuti tahapan pemeriksaan yang berlaku.
PERMATAMAS membantu proses persiapan tersebut, tetapi keputusan mengenai permohonan tetap berada pada kewenangan DJKI sesuai hasil pemeriksaan dan ketentuan yang berlaku.
Dokumen yang Perlu Dipersiapkan
Dokumen dapat berbeda sesuai status pemohon. Secara umum, informasi yang perlu disiapkan meliputi:
- nama pemohon;
- alamat pemohon;
- identitas pemohon;
- nama merek;
- logo apabila digunakan;
- uraian barang;
- dokumen pendukung sesuai kondisi pemohon.
Jika pemohon merupakan badan usaha, legalitas perusahaan juga perlu dipersiapkan sesuai kebutuhan administrasi.
Untuk pengusaha furniture yang sedang membangun badan usaha, informasi mengenai Jasa Pendirian PT PERMATAMAS dapat menjadi referensi untuk mempersiapkan legalitas perusahaan.
Jasa Pendaftaran Merek Kelas 20 PERMATAMAS
PERMATAMAS membantu pelaku usaha furniture dan produk interior mempersiapkan pendaftaran merek secara lebih terstruktur.
Pendampingan dapat mencakup:
- konsultasi merek;
- identifikasi produk;
- pemeriksaan awal;
- pemetaan produk;
- penyusunan uraian barang;
- persiapan data;
- pengajuan permohonan;
- pemantauan proses.
Informasi mengenai layanan Jasa Pendaftaran Merek HAKI dapat Anda lihat melalui Jasa Pendaftaran Merek HAKI PERMATAMAS.
Bagi pelaku usaha yang menjual produk melalui toko, marketplace, showroom, dan retail, tersedia pula Jasa Daftar Merek untuk Toko melalui Jasa Daftar Merek untuk Toko.
Siapa yang Membutuhkan Merek Kelas 20?
Layanan ini dapat relevan bagi:
- produsen furniture;
- pengusaha mebel;
- pengrajin furniture kayu;
- produsen sofa;
- produsen kasur;
- produsen springbed;
- produsen furnitur rotan;
- produsen furniture bambu;
- produsen furniture plastik;
- produsen lemari;
- produsen meja dan kursi;
- produsen rak;
- produsen dekorasi kayu;
- produsen bingkai;
- produsen cermin;
- produsen furniture outdoor;
- produsen pet furniture;
- toko furniture;
- distributor furniture;
- marketplace seller dengan brand sendiri.
Risiko Menunda Pendaftaran Merek Furniture
Semakin dikenal suatu brand, semakin besar nilai komersial yang melekat pada nama tersebut.
Menunda pendaftaran dapat membuat pemilik usaha kehilangan momentum dalam membangun perlindungan merek.
Selain itu, pengusaha bisa menghadapi persoalan ketika ingin melakukan ekspansi, mencari distributor, bekerja sama dengan perusahaan lain, atau mengembangkan jaringan penjualan dengan menggunakan brand yang sama.
Karena itu, pendaftaran merek sebaiknya menjadi bagian dari strategi bisnis sejak brand mulai dikembangkan.
Bangun Brand Furniture yang Siap Berkembang
Bisnis furniture membutuhkan waktu untuk membangun reputasi. Produk mungkin dimulai dari beberapa model meja dan kursi, kemudian berkembang menjadi sofa, lemari, kasur, rak, kitchen set, hingga furniture custom.
Ketika pelanggan mulai mengenal brand Anda berdasarkan kualitas, desain, harga, atau pelayanan, nama tersebut menjadi bagian penting dari bisnis.
Itulah sebabnya perlindungan merek sebaiknya tidak dianggap sebagai formalitas administratif.
Merek perlu dipikirkan sejak awal karena brand yang sudah kuat jauh lebih berharga dibanding sekadar nama pada label produk.
Pentingnya Legalitas PT untuk Bisnis Furniture dan Mebel
Selain pendaftaran merek, pengusaha furniture yang ingin membangun bisnis secara lebih terstruktur perlu mempertimbangkan legalitas badan usaha.
PT dapat menjadi salah satu bentuk badan usaha yang digunakan untuk menjalankan kegiatan bisnis sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Pendaftaran merek dan pendirian PT memiliki fungsi yang berbeda. Merek berhubungan dengan identitas brand dan perlindungannya, sedangkan PT berkaitan dengan struktur badan usaha.
Jika bisnis furniture Anda sudah memiliki produksi, gudang, showroom, karyawan, distributor, reseller, atau kontrak bisnis, persiapan legalitas perusahaan dapat dilakukan secara terencana melalui Jasa Pendirian PT PERMATAMAS.
Kesimpulan
Jasa Pendaftaran Merek Kelas 20 dapat menjadi solusi bagi produsen dan pemilik brand furniture, mebel, sofa, kasur, lemari, meja, kursi, rak, bingkai, cermin, furnitur rotan, furnitur bambu, furnitur plastik, serta berbagai barang dekorasi non-logam yang relevan.
Dengan banyaknya variasi produk dalam industri furniture, penentuan kelas dan uraian barang perlu dilakukan secara cermat. Jangan hanya melihat bahan pembuatnya, tetapi perhatikan pula fungsi dan karakter produk.
PERMATAMAS membantu mempersiapkan proses pendaftaran merek mulai dari konsultasi, pemeriksaan awal, penyusunan uraian barang, persiapan dokumen, pengajuan, hingga pemantauan proses.
Sudah memiliki brand furniture sendiri? Jangan tunggu sampai brand semakin dikenal baru mulai memikirkan perlindungannya. Konsultasikan pendaftaran merek Kelas 20 bersama PERMATAMAS sekarang.
KONSULTASI GRATIS
PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555
FAQ Jasa Pendaftaran Merek Kelas 20
1. Apa itu Merek Kelas 20?
Kelas 20 secara umum mencakup furnitur, cermin, bingkai, serta berbagai barang tertentu dari kayu, rotan, bambu, gabus, plastik, dan bahan non-logam lainnya.
2. Apakah furniture kayu termasuk Kelas 20?
Furniture kayu seperti meja, kursi, lemari, rak, dan tempat tidur pada umumnya berkaitan dengan Kelas 20.
3. Apakah sofa dapat didaftarkan dalam Kelas 20?
Sofa dan sofa bed merupakan contoh produk furnitur yang berkaitan dengan Kelas 20.
4. Apakah kasur termasuk Kelas 20?
Jenis kasur tertentu seperti kasur busa, springbed, dan kasur latex dapat berkaitan dengan Kelas 20 sesuai karakter dan penggunaannya.
5. Apakah bingkai foto termasuk Kelas 20?
Bingkai foto dan bingkai gambar merupakan contoh barang yang berkaitan dengan Kelas 20.
6. Apakah furniture rotan dan bambu termasuk Kelas 20?
Furniture rotan dan bambu merupakan contoh produk yang dapat berkaitan dengan Kelas 20.
7. Apakah semua produk plastik masuk Kelas 20?
Tidak. Produk plastik dapat berada pada kelas berbeda tergantung fungsi, karakter, dan tujuan penggunaannya.
8. Apakah semua 100 produk di atas otomatis masuk Kelas 20?
Tidak otomatis. Daftar tersebut merupakan contoh produk yang diberikan untuk kebutuhan artikel. Klasifikasi final perlu disesuaikan dengan karakter dan fungsi masing-masing produk serta ketentuan klasifikasi yang berlaku.
9. Apakah PERMATAMAS membantu pemeriksaan merek sebelum pendaftaran?
Ya. Pemeriksaan awal dapat dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum permohonan diajukan.
10. Apakah pendaftaran merek Kelas 20 pasti disetujui DJKI?
Tidak ada jaminan persetujuan. Permohonan tetap melalui tahapan pemeriksaan DJKI dan keputusan mengikuti ketentuan yang berlaku.
