Jasa Pendaftaran Merek Kelas 25 Pakaian, Busana Fashion, Sepatu, Sandal, Topi, dan Hijab Resmi PERMATAMAS – Membangun brand fashion membutuhkan lebih dari sekadar desain yang menarik. Nama merek, logo, koleksi pakaian, sepatu, sandal, topi, hijab, dan aksesori fashion merupakan bagian penting dari identitas bisnis yang perlu dipersiapkan perlindungannya. Jasa Pendaftaran Merek Kelas 25 PERMATAMAS membantu pelaku usaha fashion mempersiapkan pendaftaran merek untuk berbagai produk pakaian, busana, alas kaki, penutup kepala, serta perlengkapan tertentu yang berkaitan dengan Kelas 25.
Kelas 25 dalam klasifikasi merek mencakup berbagai barang seperti pakaian, alas kaki, dan penutup kepala. Contohnya meliputi kaos, kemeja, gamis, celana, jaket, pakaian olahraga, sepatu, sandal, topi, hijab, syal, kaos kaki, sarung tangan pakaian, dan berbagai produk fashion lainnya.
Bagi pemilik clothing brand, butik, brand hijab, produsen sepatu, toko fashion, konveksi, UMKM fashion, hingga perusahaan apparel, pendaftaran merek sejak awal dapat menjadi bagian penting dalam membangun aset bisnis jangka panjang.
Informasi mengenai sistem kekayaan intelektual dan layanan resmi pemerintah dapat dipelajari melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Apa Itu Merek Kelas 25?
Merek Kelas 25 adalah klasifikasi merek untuk berbagai produk pakaian, alas kaki, dan penutup kepala. Kategori ini sangat relevan untuk bisnis fashion karena mencakup banyak produk yang digunakan sebagai pakaian dan perlengkapan berbusana.
Produk yang berkaitan dengan Kelas 25 antara lain kaos, kemeja, batik, busana muslim, gamis, abaya, blus, gaun, celana, jeans, jaket, jas, pakaian olahraga, pakaian dalam, pakaian renang, seragam, kebaya, rok, sepatu, boots, sandal, topi, peci, hijab, jilbab, kerudung, syal, dasi, kaos kaki, sarung tangan pakaian, ikat pinggang, celemek pakaian, pakaian adat, dan berbagai produk sejenis.
Namun, tidak semua barang yang berhubungan dengan fashion otomatis memiliki klasifikasi yang sama. Aksesori tertentu, perhiasan, tas, kosmetik, perlengkapan olahraga, atau barang fashion yang memiliki fungsi khusus dapat berada pada kelas berbeda.
Karena itu, penyusunan daftar barang ketika mendaftarkan merek perlu disesuaikan dengan produk yang benar-benar dijual atau diproduksi.
Mengapa Brand Fashion Perlu Mendaftarkan Merek Kelas 25?
Persaingan industri fashion sangat dinamis. Sebuah nama brand dapat berkembang melalui marketplace, media sosial, toko fisik, reseller, distributor, hingga jaringan ritel.
Semakin besar investasi untuk membangun brand, semakin penting identitas tersebut dipersiapkan secara hukum.
Pendaftaran merek dapat memberikan sejumlah manfaat bagi bisnis fashion, antara lain:
- Memberikan dasar perlindungan hukum terhadap merek yang didaftarkan.
- Membantu membangun identitas brand yang lebih kuat.
- Mengurangi risiko konflik dengan pihak lain terkait penggunaan merek.
- Mendukung ekspansi bisnis melalui marketplace, toko online, dan jaringan ritel.
- Meningkatkan nilai aset tidak berwujud perusahaan.
- Membantu pengembangan lisensi, franchise, kolaborasi, dan kerja sama komersial.
Bagi pemilik brand yang sudah mengeluarkan biaya untuk produksi, fotografi, endorsement, iklan, kemasan, marketplace, dan promosi, kehilangan nama brand karena persoalan merek dapat menimbulkan biaya rebranding yang tidak kecil.
Produk Fashion yang Berkaitan dengan Merek Kelas 25
Kelas 25 memiliki cakupan produk yang luas. Berikut pengelompokan produk fashion yang dapat menjadi bagian dari portofolio pendaftaran merek.

Pakaian, Busana Pria, Wanita, dan Fashion Harian
Kategori pakaian merupakan salah satu bagian terbesar dalam Kelas 25. Produk yang dapat dikembangkan dengan merek sendiri antara lain kaos polos dan kaos sablon (T-shirt), kemeja lengan panjang dan lengan pendek, kemeja batik dan baju batik, baju koko dan busana muslim pria, baju gamis dan abaya, baju tunik wanita, blus wanita (Blouse), gaun dan gaun malam (Dresses), serta gaun pengantin (Wedding dress).
Untuk kategori bawahan terdapat celana panjang dan celana chino, celana jeans dan celana denim, celana pendek dan celana kargo, celana kulot, celana legging dan celana ketat, serta celana olahraga (Sweatpants / Jogger).
Produk outerwear juga sangat beragam, seperti jaket dan jaket bomber, jaket hoodie dan sweater, jaket kulit, jaket jeans / denim, mantol dan mantel hangat (Overcoat), jas pria dan tuksido, rompi (Vest), blazer wanita, serta baju hangat dan cardigan.
Kategori pakaian rumahan dan kebutuhan khusus mencakup baju tidur dan piyama, daster wanita, baju hamil dan menyusui, baju bayi dan romper bayi, serta jumper bayi dan babygrow.
Pakaian Dalam, Olahraga, Renang, dan Pakaian Khusus
Brand fashion juga dapat mengembangkan lini pakaian yang memiliki fungsi khusus. Contohnya pakaian dalam pria (Celana dalam dan singlet), pakaian dalam wanita (Bra, celana dalam, dan korset pakaian), pakaian renang dan baju selam (Swimwear), bikini dan pakaian pantai, pakaian senam dan pakaian yoga, serta baju olahraga dan jersey.
Produk untuk kebutuhan perlindungan terhadap cuaca juga mencakup jas hujan dan ponco.
Untuk kebutuhan seragam tersedia seragam sekolah, seragam kerja dan pakaian dinas, seragam medis dan baju scrub, serta pakaian kerja industri / Wearpack (Overall).
Sementara untuk kebutuhan hiburan dan budaya, produk dapat berupa kostum pesta dan kostum karnaval, kimono dan yukata, kebaya dan kain sarung kebaya, sarung dan kain sarung, serta pakaian adat dan busana tradisional.
Pakaian Fashion Wanita dan Busana Tradisional
Segmen fashion wanita memiliki banyak produk yang dapat dikembangkan sebagai koleksi bermerek. Selain blus, tunik, gamis, abaya, dan gaun, terdapat rok wanita (Skirt) dan rok mini/maksi, kebaya dan kain sarung kebaya, serta berbagai busana tradisional.
Produk seperti kimono dan yukata juga dapat menjadi bagian dari lini fashion yang memiliki karakter budaya tertentu.
Untuk brand yang mengembangkan pakaian adat, busana tradisional, atau fashion modest, penyusunan nama produk secara spesifik dapat membantu menggambarkan portofolio barang yang ditawarkan.
Sepatu, Sandal, Boots, dan Alas Kaki
Kelas 25 juga sangat penting bagi bisnis alas kaki. Produk yang dapat dikembangkan meliputi sepatu olahraga dan sepatu lari (Running shoes), sepatu kasual dan sneakers, sepatu formal dan sepatu pantofel, sepatu boot dan boot kulit, sepatu hak tinggi (High heels), sepatu flat (Flat shoes / Ballerina), serta sepatu wedges.
Kategori sandal mencakup sepatu sandal dan sandal selop (Slippers), sandal jepit (Flip-flops), serta sandal gunung dan sandal outdoor.
Untuk alas kaki olahraga terdapat sepatu bola dan sepatu futsal, sepatu basket, dan sepatu golf.
Produk khusus anak juga mencakup sepatu bayi dan sepatu prewalker.
Sementara produk pendukung dan komponen tertentu yang berkaitan dengan alas kaki dapat meliputi sol sepatu dan alas dalam sepatu (Insoles), tumit sepatu dan pelindung tumit, bakiak dan bakiak kayu (Clogs), tali sepatu [aksesori alas kaki terpasang], serta kulit sepatu [bagian luar sepatu / uppers].
Untuk produk seperti safety shoes, uraian dan karakter barang perlu diperiksa secara tepat. Produk yang dipasarkan sebagai alas kaki dapat berkaitan dengan Kelas 25, tetapi fungsi dan spesifikasi barang tetap menjadi pertimbangan dalam menentukan klasifikasi yang tepat.
Topi, Peci, Hijab, dan Penutup Kepala
Bisnis penutup kepala juga memiliki peluang besar untuk membangun brand fashion.
Produk yang termasuk dalam portofolio antara lain topi kasual dan topi baseball, topi rimba dan topi kupluk (Beanie), topi fedora dan topi baret, peci, kopiah, dan songkok, helm keselamatan kain / penutup kepala kain, topi koki / topi katering, topi pantai dan topi matahari, serta topi bayi dan kupluk bayi.
Untuk bisnis modest fashion, produk utama dapat berupa hijab, jilbab, dan kerudung, pasmina dan syal leher, serta syal hangat dan selendang.
Brand hijab dapat mengembangkan berbagai koleksi berdasarkan material, motif, warna, ukuran, maupun gaya pemakaian dengan tetap menggunakan identitas merek yang konsisten.
Aksesori Pakaian dan Pelengkap Fashion
Selain pakaian utama, Kelas 25 juga berkaitan dengan berbagai pelengkap yang dikenakan sebagai bagian dari busana.
Produk yang dapat menjadi bagian dari portofolio antara lain dasi dan dasi kupu-kupu, kaos kaki pria, wanita, dan anak, kaos kaki olahraga, stoking dan tights wanita, sarung tangan pakaian dan sarung tangan kulit, serta sarung tangan hangat / sarung tangan rajut.
Aksesori pakaian lainnya mencakup ikat pinggang dan sabuk kulit [pakaian], gesper pakaian, suspender / tali kodok pengikat celana, manset tangan dan manset lengan (Sleeves), bandana dan bando kain, serta penutup telinga hangat (Earmuffs) [pakaian].
Produk pelengkap lainnya adalah celemek (Apron) [pakaian], bib bayi / kain tatakan liur bayi, kimono mandi / baju mandi (Bathrobes), pakaian hangat dari bulu (Faux fur clothing), serta ponco hangat dan pashmina.
Pakaian Olahraga dan Kostum Pertunjukan
Brand olahraga dapat mengembangkan produk seperti pakaian pencak silat / karate / judo (Gi), baju ketat atletik (Compression wear), baju kostum tari dan balet (Leotard), serta tutu balet.
Produk olahraga lainnya yang sudah disebutkan sebelumnya mencakup pakaian olahraga dan jersey, pakaian senam dan pakaian yoga, serta berbagai alas kaki olahraga seperti sepatu lari, sepatu bola, sepatu futsal, sepatu basket, dan sepatu golf.
Untuk produk olahraga, klasifikasi merek tetap perlu dilihat berdasarkan barang yang dijual. Peralatan olahraga yang bukan pakaian atau alas kaki dapat masuk dalam kelas lain.
Pelengkap Topi dan Produk Tekstil yang Dipakai sebagai Bagian Busana
Beberapa produk memiliki fungsi sebagai bagian atau pelengkap pakaian dan penutup kepala. Contohnya rangka topi dan visor topi serta pelindung dahi kain / Sweatband kepala dan pergelangan tangan.
Produk seperti ini perlu dituliskan dengan uraian yang sesuai karakter barang. Dalam pendaftaran merek, ketepatan spesifikasi membantu menghindari daftar barang yang terlalu umum atau tidak sesuai dengan produk yang sebenarnya dipasarkan.
Contoh Produk Yang Terdapat di Merek Kelas 25
Untuk memastikan seluruh portofolio yang direncanakan tercakup, kategori produk yang Anda berikan meliputi kaos polos dan kaos sablon, kemeja lengan panjang dan pendek, kemeja batik, baju batik, baju koko, busana muslim pria, gamis, abaya, tunik wanita, blus wanita, gaun, gaun malam, gaun pengantin, celana panjang, celana chino, celana jeans, celana denim, celana pendek, celana kargo, celana kulot, celana legging, celana ketat, celana olahraga, baju olahraga, jersey, jaket, jaket bomber, hoodie, sweater, jaket kulit, jaket jeans, jaket denim, mantol, mantel hangat, jas pria, tuksido, rompi, baju hangat, cardigan, baju tidur, piyama, daster wanita, baju hamil, baju menyusui, baju bayi, romper bayi, jumper bayi, babygrow, pakaian dalam pria, pakaian dalam wanita, pakaian renang, baju selam, bikini, pakaian pantai, pakaian senam, pakaian yoga, jas hujan, ponco, seragam sekolah, seragam kerja, pakaian dinas, seragam medis, baju scrub, wearpack, kostum pesta, kostum karnaval, kimono, yukata, kebaya, kain sarung kebaya, sarung, kain sarung, blazer wanita, rok wanita, rok mini, rok maksi.
Kategori alas kaki meliputi sepatu olahraga, sepatu lari, sepatu kasual, sneakers, sepatu formal, pantofel, sepatu boot, boot kulit, high heels, flat shoes, ballerina, wedges, sepatu sandal, sandal selop, slippers, sandal jepit, sandal gunung, sandal outdoor, sepatu bola, sepatu futsal, sepatu basket, sepatu golf, sepatu bayi, sepatu prewalker, safety shoes, sol sepatu, alas dalam sepatu, tumit sepatu, pelindung tumit, bakiak, bakiak kayu, tali sepatu, serta kulit sepatu / uppers.
Kategori penutup kepala dan aksesori mencakup topi kasual, topi baseball, topi rimba, kupluk, beanie, topi fedora, topi baret, peci, kopiah, songkok, helm keselamatan kain / penutup kepala kain, topi koki, topi katering, topi pantai, topi matahari, topi bayi, kupluk bayi, hijab, jilbab, kerudung, pasmina, syal leher, syal hangat, selendang, dasi, dasi kupu-kupu, kaos kaki pria, wanita dan anak, kaos kaki olahraga, stoking, tights wanita, sarung tangan pakaian, sarung tangan kulit, sarung tangan hangat, sarung tangan rajut, ikat pinggang, sabuk kulit, gesper pakaian, suspender, tali kodok, manset tangan, manset lengan, bandana, bando kain, earmuffs, celemek, bib bayi, kimono mandi, baju mandi, pakaian faux fur, ponco hangat, pashmina, pakaian pencak silat, karate, judo, rangka topi, visor topi, sweatband kepala dan pergelangan tangan, compression wear, leotard, tutu balet, serta pakaian adat dan busana tradisional.
Dengan cakupan produk yang luas tersebut, pelaku usaha sebaiknya tidak sekadar memasukkan sebanyak mungkin barang. Daftar barang harus dipilih berdasarkan produk yang benar-benar digunakan atau akan dikembangkan oleh pemilik merek.
Cara Daftar Merek Kelas 25 untuk Brand Fashion
Proses pendaftaran merek sebaiknya dimulai dengan persiapan yang terstruktur.
Tahapan yang dapat dilakukan meliputi:
- Konsultasi mengenai nama merek dan produk fashion yang akan dilindungi.
- Pemeriksaan awal terhadap potensi persamaan atau kemiripan merek.
- Menentukan klasifikasi dan spesifikasi barang yang sesuai.
- Menyiapkan data pemohon, logo, dan dokumen pendukung.
- Mengajukan permohonan melalui sistem DJKI dan mendapatkan bukti pengajuan setelah proses berhasil.
Untuk informasi tambahan mengenai layanan pendaftaran merek, Anda dapat melihat layanan Jasa Daftar Merek HAKI.
Dokumen yang Perlu Dipersiapkan
Dokumen yang dibutuhkan dapat berbeda sesuai status pemohon dan kondisi permohonan. Secara umum, persiapan dapat mencakup:
- Identitas pemohon.
- Data pemilik merek.
- Nama merek.
- Logo merek apabila digunakan.
- Alamat pemohon.
- Daftar produk yang akan dilindungi.
- Uraian barang sesuai produk.
- Dokumen badan usaha apabila pemohon merupakan perusahaan.
- Dokumen pendukung lain sesuai kebutuhan permohonan.
Persiapan data sejak awal akan membantu mengurangi kesalahan administratif ketika proses pengajuan dilakukan.
Pentingnya Pemeriksaan Merek Sebelum Pendaftaran
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan pemilik brand fashion adalah langsung mengajukan nama merek tanpa melakukan pemeriksaan awal.
Nama yang terlihat unik belum tentu tersedia secara hukum. Bisa saja terdapat merek lain yang memiliki kemiripan pada nama, bunyi, susunan kata, logo, atau barang terkait.
Pemeriksaan awal dapat membantu melihat potensi masalah sebelum biaya produksi dan promosi semakin besar.
Untuk pemeriksaan dan persiapan pendaftaran, pemilik usaha dapat mempertimbangkan layanan pendampingan profesional agar pemilihan merek dan spesifikasi produk lebih terarah.
Berapa Lama Pendaftaran Merek Kelas 25?
Waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan bukti pengajuan berbeda dengan waktu sampai merek memperoleh status terdaftar.
Setelah dokumen dan data dinyatakan siap, permohonan dapat diajukan. Setelah pengajuan berhasil, pemohon dapat memperoleh bukti pengajuan.
PERMATAMAS juga menyediakan layanan dengan informasi “1 Hari Langsung Dapat Bukti Pendaftaran Merek” setelah proses pengajuan berhasil. Istilah tersebut mengacu pada bukti pengajuan, bukan jaminan bahwa sertifikat merek terbit dalam satu hari.
Tahapan setelah pengajuan tetap mengikuti pemeriksaan administratif dan substantif sesuai mekanisme DJKI.
Biaya Pendaftaran Merek Kelas 25
Biaya pendaftaran merek dapat dipengaruhi oleh jenis pemohon, jumlah kelas, dan layanan pendampingan yang digunakan.
Pemilik brand fashion sebaiknya tidak hanya membandingkan harga, tetapi juga melihat cakupan layanan yang diperoleh.
Beberapa hal yang perlu ditanyakan antara lain:
- Apakah ada pemeriksaan awal merek?
- Apakah klasifikasi produk diperiksa?
- Apakah spesifikasi barang dibantu?
- Apakah pengajuan dilakukan dengan pendampingan?
- Apakah bukti pengajuan diberikan?
- Bagaimana penanganan jika muncul kendala dalam proses?
Dengan memahami cakupan layanan, pemilik brand dapat menentukan kebutuhan secara lebih terukur.
Jasa Pendaftaran Merek Kelas 25 PERMATAMAS
PERMATAMAS membantu pelaku usaha mempersiapkan pendaftaran merek untuk berbagai bisnis fashion, mulai dari clothing brand, butik, konveksi, brand hijab, produsen sepatu, brand sandal, produsen topi, hingga perusahaan apparel.
Pendampingan dapat mencakup:
- Konsultasi merek.
- Pemeriksaan awal nama merek.
- Penyusunan daftar barang.
- Pemeriksaan klasifikasi.
- Persiapan dokumen.
- Pengajuan permohonan.
- Pemantauan proses.
- Pendampingan ketika terdapat kendala sesuai ruang lingkup layanan.
Pendaftaran merek juga dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan brand ketika bisnis mulai masuk marketplace, toko fisik, reseller, distributor, atau jaringan ritel.
Merek Fashion Bisa Menjadi Aset Bisnis
Merek bukan hanya tulisan yang ditempel pada label pakaian.
Ketika sebuah brand fashion mulai dikenal, merek dapat memiliki nilai ekonomi yang semakin penting. Konsumen dapat mengasosiasikan nama tersebut dengan kualitas, desain, gaya, reputasi, dan pengalaman pembelian.
Karena itu, pengusaha fashion perlu memikirkan perlindungan merek bersamaan dengan strategi pemasaran.
Selain pendaftaran awal, perubahan kepemilikan atau struktur bisnis juga perlu ditangani secara administratif. Untuk kebutuhan pengalihan hak atas merek, informasi layanan dapat dipelajari melalui Jasa Pengalihan Merek HAKI.
Apa Risiko Brand Fashion Tidak Mendaftarkan Merek?
Brand fashion sering membutuhkan waktu lama untuk membangun popularitas. Nama brand dapat dipromosikan melalui Instagram, TikTok, marketplace, website, influencer, pameran, reseller, dan toko fisik.
Jika perlindungan merek tidak dipersiapkan, beberapa risiko bisnis yang perlu diperhitungkan antara lain:
- Potensi konflik dengan pemilik merek lain.
- Kesulitan mempertahankan identitas brand ketika terjadi sengketa.
- Biaya rebranding apabila nama tidak dapat digunakan.
- Hilangnya investasi pemasaran yang telah dikeluarkan.
- Hambatan ketika melakukan ekspansi.
- Kesulitan mengembangkan nilai merek sebagai aset bisnis.
Karena itu, pendaftaran merek sebaiknya dilakukan sebelum brand berkembang terlalu jauh.
Bagaimana Jika Merek Kelas 25 Ditolak?
Penolakan merek bukan berarti pemilik usaha tidak memiliki pilihan.
Langkah yang tepat bergantung pada alasan penolakan, jenis pemberitahuan, tahap proses, serta dasar hukum yang digunakan dalam pemeriksaan.
Pemohon perlu membaca alasan penolakan dengan cermat sebelum menentukan tindakan selanjutnya.
Dalam kondisi tertentu, dapat tersedia mekanisme tanggapan atau upaya hukum sesuai prosedur yang berlaku. Untuk kebutuhan pendampingan terkait proses banding merek, informasi dapat dipelajari melalui Jasa Banding Merek HAKI.
Yang paling penting adalah tidak mengambil keputusan dengan mengganti nama brand secara terburu-buru sebelum memahami alasan penolakannya.
Pentingnya Legalitas PT untuk Bisnis Fashion
Brand fashion yang berkembang membutuhkan struktur bisnis yang semakin kuat. Ketika usaha mulai bekerja sama dengan distributor, marketplace, vendor, investor, reseller, jaringan toko, atau perusahaan lain, legalitas badan usaha menjadi bagian penting dalam pengelolaan bisnis.
Merek dan badan usaha memiliki fungsi yang berbeda. Merek melindungi identitas brand sesuai ruang lingkup pendaftarannya, sedangkan badan usaha menjadi wadah legal bagi aktivitas perusahaan.
Bagi pengusaha fashion yang membutuhkan informasi pendirian badan usaha, layanan Jasa Pendirian PT PERMATAMAS dapat menjadi salah satu referensi.
Dengan legalitas bisnis yang tertata, pemilik brand dapat lebih siap ketika mengembangkan usaha dari skala UMKM menuju bisnis fashion dengan jaringan distribusi yang lebih luas.
Kesimpulan
Jasa Pendaftaran Merek Kelas 25 sangat relevan bagi pelaku bisnis pakaian, busana fashion, sepatu, sandal, topi, hijab, dan berbagai produk yang termasuk dalam kategori pakaian, alas kaki, serta penutup kepala.
Mulai dari kaos, kemeja, batik, gamis, abaya, celana, jaket, jas, pakaian olahraga, pakaian bayi, seragam, kebaya, hingga sepatu, sandal, boots, topi, hijab, syal, kaos kaki, dan berbagai aksesori pakaian, pemilihan uraian barang harus disesuaikan dengan produk yang benar-benar dijual.
Jangan hanya fokus pada desain logo dan kemasan. Pastikan nama brand juga dipersiapkan dari sisi perlindungan merek.
Jika Anda sedang membangun clothing brand, butik, brand hijab, bisnis sepatu, sandal, topi, konveksi, atau apparel, konsultasikan pendaftaran merek Kelas 25 kepada PERMATAMAS agar proses persiapan dapat dilakukan lebih terarah.
KONSULTASI GRATIS
PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555
FAQ Jasa Pendaftaran Merek Kelas 25 Pakaian, Busana Fashion, Sepatu, Sandal, Topi, dan Hijab
1. Apa itu Merek Kelas 25?
Merek Kelas 25 merupakan klasifikasi yang berkaitan dengan berbagai produk pakaian, alas kaki, dan penutup kepala. Contohnya pakaian fashion, sepatu, sandal, topi, hijab, kaos kaki, dan produk sejenis.
2. Apakah kaos termasuk Kelas 25?
Ya, kaos merupakan salah satu jenis pakaian yang berkaitan dengan Kelas 25. Uraian barang sebaiknya disesuaikan dengan produk yang benar-benar dijual.
3. Apakah hijab dan jilbab termasuk Kelas 25?
Hijab, jilbab, dan kerudung merupakan produk penutup kepala yang dapat berkaitan dengan Kelas 25.
4. Apakah sepatu dan sandal masuk Kelas 25?
Sepatu dan sandal merupakan kategori alas kaki yang berkaitan dengan Kelas 25, termasuk berbagai jenis sepatu olahraga, sneakers, boots, high heels, flat shoes, dan sandal.
5. Apakah merek clothing brand perlu didaftarkan?
Bagi pemilik clothing brand yang ingin membangun bisnis jangka panjang, pendaftaran merek dapat menjadi bagian penting dari strategi perlindungan identitas brand.
6. Apakah satu merek dapat digunakan untuk banyak produk fashion?
Satu merek dapat digunakan untuk berbagai produk dalam satu kelas sepanjang barang tersebut sesuai dengan cakupan pendaftaran dan strategi bisnis pemilik merek. Daftar barang sebaiknya disusun secara tepat.
7. Apakah topi termasuk Kelas 25?
Topi merupakan salah satu kategori penutup kepala yang berkaitan dengan Kelas 25. Contohnya topi baseball, fedora, baret, kupluk, peci, dan berbagai penutup kepala lainnya.
8. Berapa lama mendapatkan bukti pengajuan merek Kelas 25?
Setelah data dan dokumen siap serta permohonan berhasil diajukan, pemohon dapat memperoleh bukti pengajuan. Layanan “1 Hari Langsung Dapat Bukti Pendaftaran Merek” mengacu pada bukti pengajuan setelah proses submit berhasil, bukan jaminan sertifikat merek terbit dalam satu hari.
9. Bagaimana jika merek fashion ditolak DJKI?
Pemohon perlu melihat alasan penolakan terlebih dahulu. Tindakan selanjutnya dapat berupa tanggapan atau upaya hukum tertentu sesuai alasan dan tahapan proses yang berlaku.
10. Mengapa sebaiknya menggunakan jasa pendaftaran merek Kelas 25?
Pendampingan dapat membantu pemeriksaan awal merek, penyusunan spesifikasi produk, penentuan klasifikasi, persiapan dokumen, pengajuan, dan pemantauan proses sehingga pemilik brand dapat lebih fokus mengembangkan bisnis fashion.
