Cara Mendapatkan Sertifikat Halal untuk UMKM Makanan dan Minuman

Cara Mendapatkan Sertifikat Halal untuk UMKM Makanan dan Minuman – Pentingnya Sertifikat Halal bagi UMKM Makanan dan Minuman Perkembangan bisnis makanan dan minuman di Indonesia semakin meningkat, terutama dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Banyak pelaku usaha mulai menjual produk seperti makanan ringan, minuman kemasan, frozen food, katering, hingga produk olahan rumahan.

Namun, di tengah persaingan yang semakin luas, legalitas produk menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen. Salah satu legalitas yang semakin diperhatikan oleh masyarakat adalah sertifikat halal.

Sertifikat halal memberikan kepastian bahwa produk telah melalui proses pemeriksaan sesuai ketentuan jaminan produk halal. Bagi UMKM makanan dan minuman, memiliki sertifikat halal dapat membantu meningkatkan daya saing, memperluas pasar, serta memberikan rasa aman kepada konsumen.

Selain aspek halal, pelaku usaha makanan juga perlu memperhatikan legalitas produk lainnya agar bisnis dapat berkembang secara profesional. Salah satunya melalui Jasa Izin BPOM Makanan yang membantu pelaku usaha mempersiapkan kebutuhan perizinan produk sesuai ketentuan yang berlaku.

Apa Itu Sertifikat Halal untuk Produk Makanan dan Minuman?

Sertifikat halal adalah dokumen resmi yang menyatakan bahwa suatu produk telah memenuhi standar kehalalan berdasarkan ketentuan penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia.

Sertifikat ini tidak hanya melihat bahan utama produk, tetapi juga memperhatikan berbagai aspek seperti:

  • Sumber bahan baku.
  • Proses produksi.
  • Peralatan yang digunakan.
  • Penyimpanan produk.
  • Sistem pengendalian kehalalan.

Bagi UMKM makanan dan minuman, sertifikasi halal menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan pelanggan karena konsumen dapat mengetahui bahwa produk telah memiliki jaminan kehalalan secara resmi.

Mengapa UMKM Makanan dan Minuman Perlu Memiliki Sertifikat Halal?

Meningkatkan Kepercayaan Konsumen

Saat membeli produk makanan dan minuman, banyak konsumen mempertimbangkan aspek keamanan dan kehalalan produk.

Adanya sertifikat halal dapat memberikan keyakinan kepada pelanggan bahwa produk telah melalui proses sesuai standar yang berlaku.

Hal ini menjadi nilai tambah bagi UMKM yang ingin membangun pelanggan jangka panjang.

Membuka Peluang Pasar yang Lebih Luas

Produk dengan sertifikat halal memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke berbagai saluran pemasaran.

Legalitas halal dapat menjadi salah satu persyaratan ketika bekerja sama dengan:

  • Toko retail.
  • Distributor makanan.
  • Marketplace.
  • Mitra bisnis.
  • Jaringan usaha yang lebih besar.

Meningkatkan Profesionalitas Bisnis

UMKM yang memperhatikan legalitas menunjukkan bahwa bisnis tersebut dikelola secara serius.

Tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga memperhatikan kualitas, proses produksi, dan kepercayaan konsumen.

Syarat Mendapatkan Sertifikat Halal untuk UMKM Makanan dan Minuman

Memiliki Data Pelaku Usaha yang Jelas

Tahap awal sertifikasi halal membutuhkan informasi mengenai pemilik usaha atau perusahaan.

Data yang umumnya perlu disiapkan meliputi:

  • Identitas pemilik usaha.
  • Nomor Induk Berusaha (NIB).
  • Data lokasi usaha.
  • Informasi kegiatan produksi.

Legalitas usaha membantu proses pendaftaran agar data pemohon dapat diverifikasi dengan baik.

Menyiapkan Data Produk Makanan dan Minuman

Pelaku usaha perlu memberikan informasi lengkap mengenai produk yang akan disertifikasi.

Data produk biasanya meliputi:

  • Nama produk.
  • Jenis produk.
  • Komposisi bahan.
  • Proses pembuatan.
  • Kemasan produk.

Informasi tersebut menjadi dasar dalam proses pemeriksaan kehalalan produk.

Memastikan Bahan Baku Memiliki Kejelasan Status Halal

Bahan yang digunakan dalam proses produksi harus dapat ditelusuri sumbernya.

UMKM perlu menyiapkan informasi mengenai:

  • Bahan utama.
  • Bahan tambahan.
  • Bahan pendukung produksi.

Kejelasan bahan menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan produk memenuhi standar halal.

Memiliki Sistem Produksi yang Terjaga

Selain bahan baku, proses produksi juga menjadi perhatian dalam sertifikasi halal.

Pelaku usaha perlu memastikan:

  • Area produksi bersih.
  • Peralatan tidak tercampur dengan bahan yang tidak sesuai ketentuan halal.
  • Penyimpanan bahan dilakukan dengan baik.
  • Proses produksi berjalan sesuai prosedur.
Cara Mendapatkan Sertifikat Halal untuk UMKM Makanan dan Minuman
Cara Mendapatkan Sertifikat Halal untuk UMKM Makanan dan Minuman

Cara Mendapatkan Sertifikat Halal untuk UMKM Makanan dan Minuman

1. Menyiapkan Dokumen dan Informasi Usaha

Sebelum melakukan pendaftaran, UMKM perlu menyiapkan seluruh data yang diperlukan.

Persiapan dokumen sejak awal membantu proses pengajuan berjalan lebih lancar dan mengurangi kemungkinan perbaikan.

2. Melakukan Pendaftaran Sertifikasi Halal

Pengajuan sertifikat halal dilakukan melalui sistem yang telah disediakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Pada tahap ini, pelaku usaha mengisi data usaha, produk, bahan, serta informasi proses produksi.

3. Melakukan Pemeriksaan dan Verifikasi Produk

Setelah pengajuan dilakukan, proses dilanjutkan dengan pemeriksaan terhadap data dan sistem produksi.

Pemeriksaan bertujuan memastikan kesesuaian antara informasi yang diberikan dengan kondisi usaha sebenarnya.

4. Penetapan Kehalalan Produk

Apabila seluruh proses pemeriksaan telah selesai dan memenuhi ketentuan, produk akan masuk ke tahap penetapan halal sesuai mekanisme yang berlaku.

5. Sertifikat Halal Diterbitkan

Setelah seluruh tahapan selesai, sertifikat halal dapat diterbitkan sebagai bukti bahwa produk telah memenuhi persyaratan halal.

Pilihan Jalur Sertifikasi Halal untuk UMKM

Sertifikasi Halal Reguler

Jalur reguler dapat digunakan oleh pelaku usaha yang membutuhkan proses pemeriksaan lebih lengkap.

Biasanya jalur ini digunakan untuk produk dengan proses produksi yang lebih kompleks.

Sertifikasi Halal Self Declare

UMKM tertentu dapat mengikuti jalur pernyataan halal mandiri apabila memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.

Jalur ini membantu usaha kecil mendapatkan sertifikat halal dengan proses yang lebih sederhana.

Kesalahan yang Sering Membuat Pengajuan Sertifikat Halal Terhambat

Data Produk Tidak Lengkap

Informasi produk yang kurang jelas dapat menyebabkan proses pemeriksaan berjalan lebih lama.

Pastikan data bahan, proses produksi, dan informasi usaha sudah dipersiapkan dengan baik.

Tidak Memahami Komposisi Bahan

Beberapa pelaku usaha belum memiliki catatan lengkap mengenai bahan yang digunakan.

Padahal, seluruh bahan dalam produk perlu diketahui asal dan statusnya.

Proses Produksi Belum Tertata

Sistem produksi yang belum rapi dapat menjadi kendala ketika dilakukan pemeriksaan.

UMKM sebaiknya mulai menerapkan pencatatan dan prosedur produksi yang lebih teratur.

Peran Jasa Sertifikasi Halal dalam Membantu UMKM

Banyak UMKM mengalami kendala bukan karena produknya tidak memenuhi standar, tetapi karena belum memahami alur dan dokumen yang diperlukan.

Menggunakan pendamping profesional dapat membantu pelaku usaha mempersiapkan proses sertifikasi dengan lebih terarah.

Melalui Jasa Sertifikasi Halal Makanan, UMKM dapat memperoleh bantuan mulai dari pengecekan dokumen, persiapan data bahan, pendampingan proses pengajuan, hingga membantu memahami tahapan sertifikasi halal.

PERMATAMAS Membantu Pengurusan Sertifikat Halal UMKM Makanan dan Minuman

PERMATAMAS membantu pelaku usaha makanan dan minuman dalam proses pengurusan sertifikat halal secara profesional.

Pendampingan dilakukan mulai dari persiapan dokumen usaha, pengecekan bahan, penyusunan kebutuhan sertifikasi, hingga proses pengajuan.

Dengan pengalaman menangani kebutuhan legalitas bisnis, PERMATAMAS membantu UMKM mempersiapkan produk agar lebih siap bersaing di pasar.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ Cara Mendapatkan Sertifikat Halal untuk UMKM Makanan dan Minuman

1. Apakah UMKM Makanan dan Minuman Wajib Memiliki Sertifikat Halal?

UMKM makanan dan minuman perlu memperhatikan kewajiban sertifikasi halal sesuai ketentuan pemerintah yang berlaku agar produk memiliki jaminan kehalalan.

2. Apa Saja Syarat Sertifikat Halal untuk UMKM?

Syaratnya meliputi data usaha, informasi produk, daftar bahan, proses produksi, serta dokumen pendukung lainnya.

3. Bagaimana Cara Mengajukan Sertifikat Halal UMKM?

Pengajuan dilakukan melalui sistem sertifikasi halal dengan mengisi data usaha, produk, bahan, dan mengikuti tahapan pemeriksaan yang berlaku.

4. Apakah Produk Rumahan Bisa Mendapatkan Sertifikat Halal?

Bisa. Produk rumahan dapat mengajukan sertifikasi halal selama memenuhi persyaratan yang ditentukan.

5. Berapa Lama Proses Sertifikasi Halal UMKM?

Lama proses tergantung pada kelengkapan dokumen, jenis produk, serta tahapan pemeriksaan yang dilakukan.

6. Apakah Semua Bahan Makanan Harus Memiliki Dokumen Pendukung?

Bahan yang digunakan perlu memiliki informasi yang jelas mengenai sumber dan statusnya sesuai ketentuan halal.

7. Apakah Minuman Kemasan UMKM Perlu Sertifikat Halal?

Ya, produk minuman juga termasuk kategori yang perlu memperhatikan sertifikasi halal.

8. Apa Penyebab Pengajuan Sertifikat Halal Bisa Terhambat?

Beberapa penyebabnya antara lain dokumen kurang lengkap, data bahan tidak jelas, atau proses produksi belum sesuai persyaratan.

9. Apa Manfaat Sertifikat Halal bagi UMKM?

Sertifikat halal membantu meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas pemasaran, dan meningkatkan profesionalitas usaha.

10. Mengapa Menggunakan Jasa Pengurusan Sertifikat Halal untuk UMKM?

Karena pendamping profesional dapat membantu mempersiapkan dokumen, memahami proses pengajuan, dan mengurangi risiko kesalahan administrasi.

Kategori Produk PIRT Apa Saja Di Tahun 2026

Kategori Produk PIRT Apa Saja Di Tahun 2026Masih banyak pelaku usaha makanan rumahan yang bingung menentukan apakah produknya termasuk kategori yang bisa mendapatkan izin edar PIRT atau tidak. Padahal, kesalahan dalam memahami kategori ini bisa membuat proses pengajuan ditolak atau bahkan menghambat perkembangan bisnis. Di sisi lain, permintaan pasar terhadap produk makanan yang sudah memiliki legalitas semakin meningkat, terutama di marketplace dan retail modern.

Izin edar PIRT merupakan bentuk legalitas resmi bagi produk pangan industri rumah tangga dengan risiko rendah. Artinya, tidak semua produk makanan bisa menggunakan PIRT. Ada standar tertentu yang harus dipenuhi, mulai dari jenis produk, proses produksi, hingga masa simpan. Inilah yang sering menjadi kendala bagi pelaku usaha yang baru memulai bisnis.

Melalui pemahaman kategori produk PIRT yang tepat, pelaku usaha dapat menentukan langkah strategis untuk mengurus legalitas sejak awal. Dengan menggunakan Jasa Pengurusan Izin Edar PIRT, proses ini bisa dilakukan lebih cepat, tepat, dan minim kesalahan karena didampingi oleh tim profesional yang berpengalaman.

Berikut manfaat penting memiliki izin edar PIRT untuk bisnis Anda:

  • Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk
  • Mempermudah masuk ke marketplace dan retail modern
  • Menjadi nilai tambah dalam persaingan pasar
  • Menghindari risiko hukum dan penarikan produk
  • Membuka peluang pengembangan ke izin BPOM

PERMATAMAS hadir sebagai solusi bagi pelaku usaha yang ingin memastikan produknya legal, aman, dan siap bersaing di pasar yang lebih luas.

|Baca Juga : Cara Mengurus Izin Edar PIRT Tahun 2026

Apa Saja Kategori Produk PIRT yang Bisa Didaftarkan?

Kategori produk PIRT mencakup berbagai jenis makanan olahan dengan tingkat risiko rendah dan masa simpan tertentu. Produk-produk ini umumnya tidak memerlukan proses pengolahan yang kompleks seperti sterilisasi tinggi, sehingga cocok untuk industri rumah tangga. Memahami kategori ini sangat penting agar proses pengajuan tidak mengalami kendala.

Produk yang termasuk kategori PIRT biasanya adalah makanan kering atau semi basah yang stabil pada suhu ruang. Contohnya seperti keripik, kue kering, makanan ringan, bumbu kering, hingga minuman serbuk. Produk-produk ini memiliki risiko yang relatif kecil terhadap kesehatan jika diproduksi dengan standar kebersihan yang baik.

Selain itu, produk seperti abon, kacang olahan, dan camilan tradisional juga termasuk dalam kategori yang bisa diajukan. Namun, penting untuk memastikan bahwa semua produk telah memenuhi standar label dan komposisi sesuai ketentuan yang berlaku.

Berikut contoh kategori produk PIRT yang umum:

  1. Hasil Olahan Daging & Unggas Kering
  • Rendang daging/ayam
  • Paru goreng
  • Kerupuk kulit
  • Abon
  1. Hasil Olahan Ikan (Kering & Olahan)
  • Ikan asap
  • Keripik ikan
  • Terasi kering
  • Serundeng ikan
  1. Hasil Olahan Buah, Sayur, & Rumput Laut
  • Keripik (pisang, singkong, talas, tempe)
  • Acar & asinan
  • Selai buah
  • Manisan
  1. Tepung & Hasil Olahannya
  • Tepung tapioka/kedelai
  • Kue kering/cookies/wafer
  • Roti (yang tahan lebih dari 7 hari)
  • Bagelen
  1. Minuman & Serbuk
  • Sirup buah alami
  • Minuman herbal/botanikal (jahe, kunyit)
  • Teh bubuk/hijau
  • Kopi bubuk
  1. Bumbu & Rempah
  • Sambal kering/basah (tahan lama)
  • Bumbu tabur/seasoning
  • Bawang goreng
  • Bubuk rempah (jahe/putih)
  1. Lain-lain
  • Gula, madu, kembang gula/permen
  • Kelapa parut kering/serundeng kelapa
  • Cokelat

Namun, untuk produk seperti susu cair, makanan beku, atau produk dengan proses sterilisasi tinggi, biasanya tidak termasuk PIRT dan memerlukan izin lanjutan. Dalam hal ini, Anda bisa mempertimbangkan Jasa Izin BPOM Makanan/Minuman agar produk tetap dapat dipasarkan secara legal.

Menggunakan Jasa PIRT akan membantu memastikan produk Anda masuk kategori yang tepat sebelum diajukan.

Kategori Produk PIRT Apa Saja
Kategori Produk PIRT Apa Saja

Bagaimana Cara Menentukan Produk Anda Termasuk PIRT atau Tidak?

Menentukan apakah suatu produk termasuk kategori PIRT atau tidak memerlukan analisis yang tepat. Banyak pelaku usaha yang salah menilai produknya sehingga pengajuan izin menjadi terhambat. Oleh karena itu, penting memahami beberapa indikator utama yang digunakan dalam penilaian.

Secara umum, produk PIRT memiliki karakteristik tertentu, seperti tidak mudah rusak, tidak memerlukan pendingin, dan memiliki proses produksi yang sederhana. Selain itu, produk juga harus memiliki masa simpan yang cukup lama pada suhu ruang.

Berikut langkah menentukan kategori produk PIRT:

  1. Identifikasi jenis produk (kering, semi basah, atau basah)
  2. Analisis proses produksi (sederhana atau kompleks)
  3. Periksa masa simpan produk di suhu ruang
  4. Pastikan bahan baku aman dan tidak berisiko tinggi
  5. Evaluasi kebutuhan penyimpanan (perlu pendingin atau tidak)

Jika produk Anda memenuhi sebagian besar kriteria di atas, maka kemungkinan besar dapat diajukan sebagai PIRT. Namun, tetap diperlukan pengecekan lebih lanjut agar tidak terjadi kesalahan dalam pengajuan.

Menggunakan Jasa Pembuatan PIRT akan sangat membantu dalam proses ini. Tim profesional akan melakukan analisis menyeluruh terhadap produk Anda, sehingga proses pengajuan menjadi lebih aman dan efisien.

Dengan pendekatan yang tepat, pelaku usaha dapat menghindari penolakan dan mempercepat proses mendapatkan izin edar secara resmi.

|Baca Juga : Cara Cek Izin Edar PIRT Terbaru 2026: Lindungi Bisnis dan Konsumen Anda

Mengapa Legalitas PIRT Penting untuk Perkembangan Bisnis?

Legalitas PIRT bukan hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi fondasi penting dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Tanpa izin edar, produk akan sulit bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Bahkan, risiko penarikan produk oleh pihak berwenang bisa saja terjadi.

Dengan memiliki izin edar PIRT, produk Anda akan lebih dipercaya oleh konsumen. Hal ini sangat penting karena konsumen saat ini semakin peduli terhadap keamanan dan legalitas produk yang mereka konsumsi.

Selain itu, legalitas juga membuka peluang distribusi yang lebih luas. Produk dengan izin PIRT lebih mudah masuk ke marketplace besar, supermarket, hingga kerja sama dengan distributor.

Berikut manfaat legalitas PIRT untuk bisnis:

  • Meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan pasar
  • Mempermudah ekspansi ke berbagai channel penjualan
  • Mengurangi risiko hukum dan sanksi
  • Meningkatkan nilai jual produk
  • Mendukung branding bisnis jangka panjang

Dalam proses branding, penting juga untuk melindungi identitas usaha Anda melalui Jasa Daftar Merek agar tidak digunakan oleh pihak lain. Selain itu, untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, Anda juga dapat mengurus Jasa Sertifikasi Halal sebagai nilai tambah yang sangat penting di pasar Indonesia.

Dengan kombinasi legalitas dan strategi branding yang tepat, bisnis Anda akan lebih siap bersaing dan berkembang secara maksimal.

Bagaimana Proses Pengurusan Izin Edar PIRT Secara Online?

Proses pengurusan izin edar PIRT saat ini telah dilakukan secara online melalui sistem OSS berbasis risiko yang terintegrasi dengan aplikasi SPP-IRT. Meskipun sistem ini memudahkan, tetap diperlukan pemahaman yang baik agar proses berjalan lancar.

Langkah pertama adalah memastikan Anda memiliki NIB sebagai identitas usaha. Setelah itu, Anda perlu menyiapkan data produk secara lengkap, termasuk label, komposisi, dan proses produksi.

Berikut tahapan pengurusan izin PIRT:

  1. Membuat akun dan login di OSS RBA
  2. Mengajukan perizinan sesuai bidang usaha
  3. Mengisi data produk secara lengkap
  4. Melakukan sinkronisasi ke sistem SPP-IRT
  5. Mengunggah dokumen dan menyelesaikan komitmen

Setelah semua data lengkap, sistem akan melakukan verifikasi. Jika tidak ada kendala, nomor PIRT dapat terbit dan produk Anda resmi memiliki izin edar.

Namun, dalam praktiknya banyak pelaku usaha mengalami kendala seperti kesalahan data, label tidak sesuai, atau dokumen kurang lengkap. Oleh karena itu, menggunakan Jasa Pengurusan izin Edar PIRT menjadi solusi terbaik untuk mempercepat proses dan meminimalisir risiko penolakan.

Pentingnya Izin Edar PIRT untuk Masa Depan Bisnis

Memahami kategori produk PIRT adalah langkah awal yang sangat penting bagi pelaku usaha makanan rumahan. Dengan mengetahui apakah produk Anda memenuhi syarat, proses pengurusan izin akan menjadi lebih mudah dan terarah.

PERMATAMAS telah berpengalaman sejak tahun 2011 dalam membantu pelaku usaha mengurus berbagai legalitas, termasuk izin edar PIRT. Semua proses dilakukan secara profesional dan transparan, sehingga memberikan rasa aman bagi setiap klien.

Kami juga memberikan garansi 100% uang kembali apabila legalitas tidak terbit karena kesalahan tim kami. Hal ini menjadi bukti komitmen dalam memberikan layanan terbaik.

Jika Anda ingin memastikan produk Anda sudah sesuai kategori dan siap mendapatkan izin edar, Anda bisa mulai dengan konsultasi terlebih dahulu. Legalitas bukan hanya kewajiban, tetapi investasi penting untuk masa depan bisnis yang lebih besar dan terpercaya.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Berapa lama proses pengurusan izin edar PIRT?
Proses izin edar PIRT bisa sangat cepat, bahkan 1 hari kerja sudah terbit jika semua dokumen lengkap dan dibantu oleh tim profesional kami.

2. Apakah benar izin PIRT bisa terbit dalam 1 hari?
Ya, dengan sistem OSS RBA dan pengalaman tim kami, proses bisa dipercepat sehingga Anda langsung mendapatkan nomor PIRT resmi.

3. Berapa biaya jasa pengurusan PIRT?
Biaya sangat terjangkau dan sebanding dengan kemudahan serta kecepatan proses yang Anda dapatkan. Konsultasikan produk Anda untuk penawaran terbaik.

4. Apakah usaha rumahan wajib memiliki izin PIRT?
Wajib, terutama jika ingin menjual produk secara luas di marketplace, toko modern, atau bekerja sama dengan distributor.

5. Produk saya apakah bisa didaftarkan PIRT?
Kami bantu cek gratis apakah produk Anda masuk kategori PIRT atau harus ke BPOM, sehingga tidak salah langkah.

6. Apa keuntungan menggunakan jasa dibanding urus sendiri?
Lebih cepat, minim risiko penolakan, tidak ribet, dan Anda didampingi dari awal sampai izin benar-benar terbit.

7. Apakah ada garansi jika izin tidak terbit?
Ya, kami memberikan garansi 100% uang kembali jika gagal karena kesalahan dari tim kami.

8. Apakah bisa konsultasi sebelum mulai pengurusan?
Tentu, kami menyediakan konsultasi gratis untuk memastikan produk Anda siap dan memenuhi syarat sebelum diajukan.

9. Setelah PIRT, apakah bisa lanjut ke izin lain?
Bisa, kami juga bantu upgrade ke BPOM, sertifikasi halal, hingga pendaftaran merek untuk memperkuat bisnis Anda.

10. Bagaimana cara mulai pengurusan sekarang?
Sangat mudah, cukup hubungi tim kami, kirim data produk, dan kami akan langsung bantu proses hingga izin edar PIRT Anda resmi terbit.

 

jasa urus izin edar pkrt
jasa urus izin edar pkrt
permatamas

Konsultasi Gratis Sekarang!

Jangan ragu untuk menghubungi kami dan dapatkan konsultasi gratis untuk kebutuhan izin usaha Anda. Permatamas Indonesia, solusi lengkap untuk perizinan dan sertifikasi usaha Anda!

Legalitas Usaha Kami
Akta Pendirian No.15
SK AHU-0032144-AH,01,15 Tahun 2021
NPWP : 76,011,954,5-427,000
SIUP : 510/PM277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp :  021-89253417
HP/WA : 085777630555
Email : maspermatha@gmail.com
Website : www.permatamas.co.id

Copyright © 2011 PERMATAMAS INDONESIA – All Rights Reserved
a Support by Dokter Website Indonesia