Kelas 28 Merek HAKI: Mainan, Game & Olahraga | PERMATAMAS – Memiliki bisnis mainan, game, perlengkapan olahraga, atau produk hiburan tetapi mereknya belum terdaftar? Jangan menunggu sampai merek Anda dikenal luas kemudian baru mengurus perlindungannya.
Pendaftaran merek pada Kelas 28 dapat menjadi langkah penting untuk memberikan perlindungan hukum terhadap nama dan identitas brand yang digunakan pada produk mainan, permainan, serta berbagai perlengkapan olahraga.
Dalam klasifikasi merek, Kelas 28 mencakup mainan, peralatan untuk bermain, peralatan olahraga, barang-barang hiburan dan barang baru, serta barang tertentu yang berkaitan dengan pohon Natal.
Bagi pelaku usaha, memahami kelas merek sejak awal sangat penting karena kesalahan menentukan kelas dapat membuat perlindungan merek tidak sesuai dengan produk yang sebenarnya dijual.
PERMATAMAS membantu pelaku usaha memahami pilihan kelas, melakukan pengecekan merek, menyiapkan proses pendaftaran, hingga membantu pengurusan merek agar lebih terarah.
Apa Itu Kelas 28 Merek HAKI?
Kelas 28 merupakan salah satu kelas barang dalam klasifikasi merek yang berkaitan dengan mainan, permainan, olahraga, hiburan, serta produk tertentu yang digunakan untuk kegiatan rekreasi.
Contohnya dapat berupa boneka, puzzle, permainan papan, kartu permainan, kendaraan mainan, bola olahraga, raket, peralatan senam, perlengkapan fitness, skateboard, sepatu roda, hingga berbagai perlengkapan permainan lainnya.
Data publikasi merek resmi DJKI juga menunjukkan banyak produk seperti bola basket, bola golf, bola mainan, peralatan olahraga kebugaran, alat olahraga, game elektronik, boneka, puzzle, raket, permainan kartu dan berbagai jenis mainan berada dalam Kelas 28.
Karena itu, pemilik usaha sebaiknya tidak hanya menentukan kelas berdasarkan nama produknya. Jenis barang, fungsi, karakteristik, serta uraian barang yang digunakan dalam permohonan merek juga perlu diperhatikan.
10 Contoh Produk Mainan Kelas 28
Berikut beberapa contoh produk mainan yang dapat berkaitan dengan Kelas 28:
1. Boneka Mainan
Boneka merupakan salah satu produk yang sangat umum ditemukan dalam Kelas 28. Produk dapat berupa boneka karakter, boneka bayi, boneka binatang, hingga boneka koleksi.
Jika Anda memproduksi atau menjual boneka dengan brand sendiri, merek tersebut sebaiknya dipertimbangkan untuk didaftarkan agar identitas produknya memiliki perlindungan merek.
2. Mobil-Mobilan
Mobil mainan, kendaraan mainan, serta kendaraan mainan yang dikendalikan dengan remote merupakan contoh produk yang tercantum dalam berbagai publikasi merek Kelas 28 DJKI.
Produk seperti mobil RC juga dapat menjadi bagian dari bisnis mainan dengan potensi pengembangan brand yang besar.
3. Puzzle
Puzzle termasuk permainan yang digunakan untuk hiburan maupun aktivitas edukatif.
Produk puzzle dapat hadir dalam berbagai bentuk, ukuran, tingkat kesulitan, serta tema sehingga menjadi salah satu kategori yang banyak dikembangkan oleh produsen mainan.
4. Balok Susun
Balok susun atau construction toys digunakan anak-anak untuk menyusun berbagai bentuk dan bangunan.
Jika dipasarkan dengan merek sendiri, produk tersebut perlu diperhatikan klasifikasinya ketika melakukan pendaftaran merek.
5. Mainan Edukatif
Mainan edukatif dirancang untuk membantu anak belajar melalui aktivitas bermain.
Contohnya permainan mengenal angka, huruf, bentuk, warna, atau permainan yang melatih kemampuan motorik.
6. Mainan Bayi
Produk mainan bayi dapat mencakup berbagai jenis permainan yang dirancang untuk aktivitas bayi.
Karena segmen produk bayi memiliki karakteristik tersendiri, pemilik bisnis tetap perlu memastikan uraian barang yang digunakan sesuai dengan produk sebenarnya.
7. Mainan Outdoor Anak
Produk seperti permainan anak untuk aktivitas luar ruangan juga dapat berkaitan dengan Kelas 28.
Contohnya berbagai jenis mainan bermain di luar ruangan yang dipasarkan dengan merek tertentu. Publikasi DJKI juga memuat berbagai peralatan bermain luar ruangan untuk anak dalam Kelas 28.
8. Mainan Robot
Robot mainan merupakan produk yang cukup populer pada bisnis mainan modern.
Produk dapat berbentuk robot manual, robot elektronik, maupun robot yang dikendalikan dengan remote.
9. Layang-Layang
Layang-layang merupakan produk permainan yang digunakan untuk aktivitas rekreasi.
Produk tersebut juga ditemukan dalam uraian barang Kelas 28 pada publikasi merek DJKI.
10. Yo-Yo
Yo-yo merupakan salah satu produk permainan yang sederhana tetapi dapat dikembangkan sebagai produk dengan brand sendiri.
Untuk bisnis mainan yang memiliki banyak SKU, pemilik usaha sebaiknya melakukan pemetaan produk terlebih dahulu sebelum mengajukan pendaftaran merek.

10 Contoh Produk Game Kelas 28
Selain mainan, Kelas 28 juga mencakup berbagai jenis permainan dan game.
1. Board Game
Board game merupakan permainan yang menggunakan papan sebagai media utama permainan.
Contohnya permainan strategi, permainan keluarga, permainan edukasi, dan berbagai permainan papan lainnya.
2. Kartu Permainan
Kartu permainan dapat digunakan untuk berbagai jenis game.
Kartu permainan dan kartu perdagangan untuk permainan juga tercantum dalam publikasi barang Kelas 28 DJKI.
3. Game Elektronik
Produk tertentu berupa perangkat game elektronik dapat masuk dalam Kelas 28.
Contohnya konsol genggam untuk bermain video game dan berbagai peralatan permainan elektronik tertentu.
4. Game Arcade
Mesin permainan arcade merupakan salah satu produk hiburan yang dapat termasuk dalam Kelas 28.
Bisnis penyedia mesin arcade dengan brand sendiri perlu memperhatikan perlindungan merek sejak awal.
5. Puzzle Game
Puzzle game menggabungkan unsur permainan dengan tantangan logika.
Produk seperti ini dapat dikembangkan dalam bentuk permainan fisik maupun format permainan tertentu yang masuk dalam klasifikasi barang Kelas 28.
6. Permainan Kartu Strategi
Permainan kartu strategi merupakan jenis permainan yang mengandalkan kombinasi kartu dan aturan tertentu.
Produk yang dijual dalam bentuk fisik dengan merek sendiri dapat dipertimbangkan untuk perlindungan pada Kelas 28.
7. Permainan Papan Anak
Permainan papan khusus anak dapat menjadi bagian dari bisnis edukasi dan entertainment.
Pemilik brand perlu memastikan uraian barang menggambarkan produk yang benar.
8. Permainan Peran
Permainan peran atau role-playing game dapat menjadi produk hiburan yang dikembangkan dalam bentuk permainan fisik.
Produk seperti playset dan action figure juga dapat ditemukan dalam uraian Kelas 28 pada publikasi DJKI.
9. Permainan Dart
Dart dan berbagai perlengkapan permainan dart termasuk contoh produk yang berkaitan dengan Kelas 28.
10. Permainan Tradisional
Berbagai permainan tradisional juga dapat dikembangkan menjadi produk komersial dengan merek sendiri.
Jika produk diproduksi secara massal dan dipasarkan menggunakan brand tertentu, pendaftaran merek dapat menjadi bagian dari strategi perlindungan bisnis.
10 Contoh Produk Olahraga Kelas 28
Kelas 28 juga sangat relevan bagi bisnis perlengkapan olahraga. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua barang yang berhubungan dengan olahraga otomatis masuk Kelas 28. Klasifikasi ditentukan berdasarkan jenis dan fungsi barang.
1. Bola Sepak Bola
Bola sepak bola merupakan salah satu contoh produk olahraga yang dapat termasuk dalam Kelas 28.
Brand yang digunakan pada bola olahraga dapat didaftarkan untuk membangun identitas produk.
2. Bola Basket
Bola basket termasuk contoh barang olahraga yang tercantum dalam berbagai publikasi merek Kelas 28 DJKI.
3. Bola Voli
Bola voli merupakan produk olahraga yang umum dipasarkan dengan merek tertentu.
Produsen maupun pemilik brand perlengkapan olahraga dapat mempertimbangkan pendaftaran merek untuk produk tersebut.
4. Raket Badminton
Raket merupakan perlengkapan olahraga yang dapat berkaitan dengan Kelas 28.
Bagi bisnis perlengkapan badminton, merek menjadi salah satu aset penting karena produk dapat dikembangkan menjadi berbagai lini perlengkapan.
5. Raket Tenis
Raket tenis juga termasuk contoh barang olahraga yang tercantum dalam publikasi Kelas 28 DJKI.
6. Peralatan Fitness
Peralatan olahraga kebugaran dan latihan fisik termasuk dalam berbagai uraian barang Kelas 28.
Produk dapat berupa berbagai alat latihan yang dipasarkan dengan brand tertentu.
7. Skateboard
Skateboard beserta perlengkapan tertentu yang berkaitan dengan aktivitas skateboard juga dapat masuk Kelas 28.
Bisnis skateboard dapat membangun brand melalui produk, apparel, komunitas, dan berbagai lini pendukung lainnya.
8. Sepatu Roda
Sepatu roda merupakan salah satu barang yang tercantum dalam uraian Kelas 28 pada publikasi DJKI.
9. Peralatan Panahan
Busur, anak panah, dan perlengkapan tertentu untuk aktivitas panahan juga dapat ditemukan dalam uraian barang Kelas 28.
10. Peralatan Senam
Peralatan senam dan olahraga merupakan bagian penting dari cakupan Kelas 28.
Untuk produsen peralatan olahraga, penentuan uraian barang secara tepat sangat penting agar perlindungan merek sesuai dengan produk yang dijual.
Mengapa Merek Mainan, Game dan Olahraga Perlu Didaftarkan?
Bisnis mainan dan perlengkapan olahraga sangat bergantung pada identitas brand.
Bayangkan Anda sudah menghabiskan waktu membangun reputasi sebuah merek mainan. Produk mulai dikenal, penjualan meningkat, kemudian muncul pihak lain menggunakan nama yang sama atau sangat mirip.
Tanpa strategi perlindungan merek yang tepat, kondisi tersebut dapat menimbulkan masalah bagi perkembangan bisnis.
Pendaftaran merek memberikan posisi hukum yang lebih kuat kepada pemilik merek dibandingkan sekadar menggunakan nama tersebut dalam kegiatan perdagangan.
Untuk informasi mengenai sistem dan layanan kekayaan intelektual, pelaku usaha dapat melihat informasi resmi melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Manfaat Pendaftaran Merek Kelas 28
1. Melindungi Identitas Brand
Merek bukan hanya nama produk. Merek merupakan identitas yang membedakan produk Anda dengan kompetitor.
2. Membangun Kepercayaan Konsumen
Brand yang dikelola secara serius dapat membantu meningkatkan kepercayaan konsumen.
Hal ini semakin penting untuk bisnis mainan, game, dan perlengkapan olahraga yang memiliki banyak kompetitor.
3. Menjadi Aset Bisnis
Merek terdaftar dapat menjadi salah satu aset yang memiliki nilai ekonomi.
Ketika bisnis berkembang, merek dapat menjadi bagian dari strategi lisensi, kerja sama, distribusi, maupun ekspansi.
4. Mendukung Pengembangan Bisnis
Jika brand sudah memiliki identitas yang kuat, pemilik bisnis dapat lebih mudah mengembangkan lini produk baru.
Cara Daftar Merek Kelas 28
Proses pendaftaran merek sebaiknya dimulai dengan pemeriksaan dan pemetaan produk.
1. Tentukan Produk yang Akan Dilindungi
Buat daftar produk yang benar-benar diproduksi atau dipasarkan.
Jangan hanya menggunakan istilah umum seperti “mainan” apabila produk Anda memiliki karakteristik yang lebih spesifik.
2. Tentukan Kelas Merek
Pastikan produk yang akan dilindungi berada pada kelas yang tepat.
Untuk Kelas 28, cakupannya antara lain mainan, permainan dan peralatan olahraga.
3. Lakukan Pengecekan Merek
Sebelum mengajukan permohonan, sebaiknya lakukan pemeriksaan terhadap merek yang sudah terdaftar atau sedang dalam proses.
Langkah ini penting untuk mengurangi risiko munculnya masalah karena adanya merek yang memiliki persamaan.
4. Siapkan Data Pemohon
Data pemohon dan dokumen yang diperlukan harus disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi pelaku usaha yang ingin membangun badan usaha sekaligus menata legalitas bisnis, proses pendirian perusahaan juga dapat dilakukan melalui layanan jasa pendirian PT perusahaan.
5. Ajukan Permohonan
Setelah data dan uraian barang disiapkan, permohonan merek dapat diajukan melalui sistem yang disediakan DJKI.
6. Pantau Proses Pendaftaran
Setelah permohonan masuk, proses tidak berhenti pada pengajuan. Status permohonan perlu dipantau sampai tahapan pemeriksaan selesai.
Apakah Satu Merek Bisa Digunakan untuk Beberapa Produk?
Bisa saja, tetapi yang perlu diperhatikan adalah klasifikasi dan uraian barangnya.
Misalnya sebuah brand menjual boneka, board game dan perlengkapan olahraga. Produk-produk tersebut perlu dipetakan berdasarkan klasifikasi yang sesuai.
Jangan berasumsi bahwa semua produk yang menggunakan satu nama otomatis terlindungi hanya karena mereknya sudah didaftarkan pada satu kelas.
Untuk mendapatkan perlindungan yang lebih sesuai dengan kegiatan bisnis, pemilik brand perlu melihat keseluruhan produk yang dipasarkan.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Daftar Merek Kelas 28
1. Tidak Melakukan Cek Merek
Kesalahan ini cukup berisiko karena nama yang dipilih bisa saja memiliki persamaan dengan merek yang sudah lebih dahulu didaftarkan.
2. Salah Menentukan Kelas
Pemilik bisnis terkadang menentukan kelas hanya berdasarkan nama produk tanpa melihat karakteristik dan fungsi barang.
3. Uraian Barang Terlalu Umum
Uraian barang perlu dibuat secara tepat agar sesuai dengan produk yang sebenarnya.
4. Baru Mendaftarkan Merek Setelah Terkenal
Menunda pendaftaran dapat meningkatkan risiko karena pihak lain bisa saja lebih dahulu mengajukan merek yang sama atau memiliki persamaan.
Jasa Pendaftaran Merek Kelas 28 PERMATAMAS
PERMATAMAS membantu pelaku usaha yang ingin mendaftarkan merek untuk produk mainan, game, perlengkapan olahraga dan berbagai produk yang berkaitan dengan Kelas 28.
Pendampingan dapat dimulai dari pemeriksaan awal merek, pemetaan produk dan kelas, persiapan data, hingga proses pendaftaran.
Bagi pemilik usaha yang ingin menggunakan layanan profesional, Anda dapat mempelajari layanan jasa daftar merek HAKI PERMATAMAS untuk mendapatkan gambaran mengenai proses pendampingan pendaftaran merek.
Bagaimana Jika Merek Mengalami Penolakan?
Penolakan atau keberatan dalam proses pendaftaran merek bukan berarti pemilik usaha tidak memiliki pilihan.
Penanganannya perlu dilihat berdasarkan alasan yang disampaikan dalam proses pemeriksaan.
Karena itu, pemilik merek sebaiknya tidak langsung mengabaikan pemberitahuan yang diterima.
Jika diperlukan proses lanjutan, termasuk upaya banding terhadap keputusan yang dapat diajukan sesuai ketentuan, PERMATAMAS juga menyediakan layanan jasa banding merek HAKI.
Apakah Merek Kelas 28 Perlu Diperpanjang?
Perlindungan merek memiliki jangka waktu tertentu sehingga pemilik merek perlu memperhatikan masa perlindungannya.
Jangan menunggu sampai perlindungan berakhir baru mencari solusi.
Pemilik merek dapat menyiapkan perpanjangan lebih awal agar administrasi merek tetap tertata. Untuk kebutuhan tersebut, tersedia layanan jasa perpanjangan merek HAKI PERMATAMAS.
Kelas 28 untuk Bisnis Mainan dan Olahraga Online
Saat ini banyak produk mainan dan perlengkapan olahraga dijual melalui marketplace, media sosial, website, serta toko online.
Kondisi tersebut membuat persaingan brand semakin tinggi.
Nama toko, logo, dan identitas produk yang sudah dibangun melalui promosi digital sebaiknya tidak hanya dianggap sebagai nama pemasaran.
Jika brand tersebut merupakan bagian penting dari bisnis, pemilik usaha perlu mempertimbangkan strategi perlindungan merek sejak awal.
Terlebih ketika produk mulai mendapatkan pelanggan, memiliki reseller, masuk marketplace besar, atau mulai didistribusikan ke berbagai daerah.
Kapan Sebaiknya Mendaftarkan Merek Kelas 28?
Waktu terbaik untuk mempertimbangkan pendaftaran merek adalah sebelum brand berkembang terlalu jauh.
Tidak perlu menunggu produk menjadi terkenal.
Jika Anda sudah memiliki nama brand dan memiliki rencana untuk memasarkan mainan, game, peralatan olahraga, atau produk hiburan secara serius, pemeriksaan merek dapat dilakukan sejak awal.
Dengan begitu, Anda dapat mengetahui potensi masalah sebelum mengeluarkan biaya besar untuk kemasan, promosi, marketplace, iklan, dan distribusi.
Konsultasi Pendaftaran Merek Kelas 28 PERMATAMAS
Menentukan Kelas 28 bukan sekadar melihat apakah produk Anda disebut “mainan”, “game”, atau “alat olahraga”.
Yang lebih penting adalah memastikan produk yang sebenarnya dipasarkan dapat dijelaskan dengan tepat dan ditempatkan pada klasifikasi yang sesuai.
DJKI sendiri memiliki publikasi merek yang menunjukkan beragam jenis barang dalam Kelas 28, mulai dari mainan, boneka, game, bola, raket, perlengkapan olahraga, skateboard, sepatu roda hingga berbagai perlengkapan permainan.
Jika Anda memiliki brand mainan, game, perlengkapan olahraga atau produk hiburan lainnya, PERMATAMAS dapat membantu Anda menyiapkan proses pendaftaran merek dengan lebih terarah.
Jangan tunggu brand Anda berkembang besar baru mulai memikirkan perlindungannya. Semakin awal merek diperiksa dan didaftarkan, semakin baik strategi perlindungan brand yang dapat disiapkan.
KONSULTASI GRATIS
PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555
FAQ Kelas 28 Merek HAKI
1. Apa saja produk yang termasuk Kelas 28?
Kelas 28 mencakup berbagai produk seperti mainan, permainan, peralatan olahraga, barang hiburan dan barang tertentu yang berkaitan dengan pohon Natal.
2. Apakah boneka masuk Kelas 28?
Ya, boneka termasuk salah satu contoh produk yang dapat diklasifikasikan dalam Kelas 28.
3. Apakah puzzle termasuk Kelas 28?
Ya. Puzzle merupakan salah satu jenis permainan yang dapat termasuk dalam Kelas 28.
4. Apakah bola olahraga masuk Kelas 28?
Berbagai jenis bola olahraga seperti bola basket, bola sepak, bola voli dan bola lainnya dapat termasuk Kelas 28.
5. Apakah raket masuk Kelas 28?
Raket olahraga seperti raket tenis dan badminton dapat berkaitan dengan Kelas 28.
6. Apakah game elektronik termasuk Kelas 28?
Perangkat dan produk game elektronik tertentu dapat masuk Kelas 28. Namun, klasifikasi perlu dilihat berdasarkan jenis produk yang sebenarnya.
7. Apakah satu merek bisa didaftarkan pada beberapa kelas?
Bisa. Jika suatu brand digunakan untuk produk yang berada pada beberapa kelas berbeda, pendaftaran dapat dilakukan pada kelas-kelas yang relevan.
8. Mengapa harus cek merek sebelum mendaftar?
Pengecekan dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat merek yang sudah terdaftar atau sedang diproses dan memiliki persamaan dengan merek yang akan diajukan.
9. Apakah merek yang sudah terdaftar perlu diperpanjang?
Ya. Pemilik merek perlu memperhatikan masa perlindungan dan melakukan perpanjangan sesuai ketentuan yang berlaku.
10. Apakah PERMATAMAS membantu pendaftaran merek Kelas 28?
Ya. PERMATAMAS dapat membantu proses persiapan dan pendampingan pendaftaran merek untuk produk yang berkaitan dengan Kelas 28.

