Jasa Pengurusan Hak Merek Mesin Perkebunan, Pompa Air Industri, Kompresor, dan Turbin Kelas 7 Resmi DJKI – Industri mesin dan peralatan mekanis memiliki peran penting dalam mendukung sektor perkebunan, manufaktur, pengolahan air, energi, dan berbagai kegiatan industri lainnya. Produk seperti mesin perkebunan, pompa air industri, kompresor, dan turbin dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, serta mendukung kelancaran proses produksi.
Di tengah persaingan pasar, merek menjadi identitas penting yang membedakan produk suatu produsen dari produk pesaing. Merek yang dikenal konsumen dapat membantu membangun reputasi, memperkuat kepercayaan distributor, dan mendukung strategi pemasaran jangka panjang. Karena itu, pelaku usaha perlu mempertimbangkan pendaftaran merek sebagai bagian dari perlindungan aset bisnis.
jasa pengurusan merek hki menjadi solusi bagi produsen, importir, distributor, dan pemilik usaha yang ingin mendapatkan pendampingan dalam proses pendaftaran merek. Pendampingan dapat mencakup pemeriksaan awal nama merek, peninjauan klasifikasi barang, persiapan dokumen, pengajuan permohonan, hingga pemantauan proses sesuai prosedur yang berlaku.
PERMATAMAS membantu pelaku usaha memahami tahapan pengurusan merek untuk produk mesin dan peralatan industri. Informasi resmi mengenai pendaftaran merek dapat diakses melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).
Mengenal Klasifikasi Merek Kelas 7 Menurut DJKI
Kelas 7 merupakan bagian dari sistem klasifikasi barang dalam pendaftaran merek. Berdasarkan klasifikasi Nice edisi ke-13 versi 2026, Kelas 7 mencakup mesin, perkakas mesin, perkakas bertenaga, motor dan mesin penggerak selain untuk kendaraan darat, komponen transmisi mesin, serta peralatan pertanian selain perkakas tangan yang dioperasikan secara manual.
Klasifikasi tersebut relevan bagi pelaku usaha yang memproduksi atau memasarkan mesin perkebunan, pompa air industri, kompresor, dan turbin. Namun, penentuan kelas tetap perlu memperhatikan fungsi, jenis, serta tujuan penggunaan produk.
Beberapa contoh kelompok produk yang dapat berkaitan dengan Kelas 7 meliputi:
- Mesin pertanian dan perkebunan yang digerakkan oleh mesin.
- Pompa air yang berfungsi sebagai mesin.
- Kompresor untuk memampatkan udara atau gas.
- Turbin hidrolik dan turbin selain untuk kendaraan darat.
- Mesin produksi dan peralatan mekanis industri.
- Komponen mesin dan transmisi tertentu yang termasuk dalam klasifikasi.
Tidak semua produk yang digunakan dalam sektor industri otomatis masuk Kelas 7. Jasa pemeliharaan mesin, instalasi pompa, dan konsultasi rekayasa merupakan layanan yang dapat memerlukan klasifikasi jasa tersendiri. Mesin yang secara khusus dirancang sebagai bagian dari kendaraan darat juga perlu diperiksa karena terdapat pengecualian dalam Kelas 7.
Untuk memastikan kesesuaian barang, pelaku usaha dapat memeriksa situs resmi DJKI dan klasifikasi Nice Kelas 7 tahun 2026.
Contoh Produk Mesin Perkebunan dan Keterangannya
Mesin perkebunan digunakan untuk membantu kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman, pemanenan, dan pengolahan hasil perkebunan. Penggunaan mesin dapat meningkatkan efisiensi kerja dan membantu mengurangi ketergantungan pada proses manual.
Berikut contoh produk mesin perkebunan yang dapat ditinjau untuk kebutuhan pendaftaran merek Kelas 7.
- Mesin pemotong rumput bermotor: mesin untuk memotong rumput di area perkebunan, taman, dan lahan pertanian.
- Mesin pencacah pelepah: mesin untuk mencacah pelepah tanaman menjadi bagian lebih kecil agar mudah ditangani atau diolah.
- Mesin pemanen kelapa sawit: mesin yang membantu proses pemanenan buah sawit sesuai desain dan metode penggunaannya.
- Mesin pemipil jagung: mesin untuk memisahkan biji jagung dari tongkol dalam proses pascapanen.
- Mesin pengupas kopi: mesin untuk membantu melepaskan kulit buah kopi pada tahap pengolahan hasil perkebunan.
- Mesin penggiling biji kopi: mesin untuk menggiling biji kopi sesuai kebutuhan pengolahan.
- Mesin pencacah kompos: mesin untuk memperkecil ukuran bahan organik yang akan diolah menjadi kompos.
- Mesin pengolah kakao: mesin untuk membantu proses pengolahan biji atau bahan kakao sesuai jenis peralatannya.
- Mesin pemecah kemiri: mesin untuk membantu memecahkan cangkang kemiri dalam proses pengolahan hasil perkebunan.
- Mesin penyortir hasil perkebunan: mesin untuk memilah hasil panen berdasarkan ukuran atau karakteristik tertentu.
Produk-produk tersebut merupakan contoh awal untuk pemetaan barang. Sebelum mengajukan merek, pemohon perlu memastikan jenis mesin dan uraian barang sesuai dengan klasifikasi resmi. Mesin yang memiliki fungsi berbeda atau termasuk dalam kategori kendaraan khusus perlu diperiksa lebih lanjut.
Contoh Produk Pompa Air Industri dan Keterangannya
Pompa air industri berfungsi memindahkan atau mengalirkan air dari satu lokasi ke lokasi lain. Produk ini digunakan dalam fasilitas manufaktur, perkebunan, pengolahan air, gedung komersial, dan berbagai kebutuhan operasional.
Pompa yang berfungsi sebagai mesin pada umumnya dapat berkaitan dengan Kelas 7. Berikut contoh produk pompa air industri yang dapat ditinjau.
- Pompa sentrifugal industri: pompa yang menggunakan gaya sentrifugal untuk mengalirkan air dalam sistem perpipaan.
- Pompa submersible: pompa yang dirancang untuk beroperasi dalam kondisi terendam sesuai spesifikasi produk.
- Pompa air bertekanan tinggi: pompa untuk sistem yang membutuhkan tekanan aliran lebih tinggi sesuai kebutuhan operasional.
- Pompa air multistage: pompa dengan beberapa tingkat impeler untuk menghasilkan karakteristik tekanan dan aliran tertentu.
- Pompa air irigasi bermotor: pompa untuk mengalirkan air ke saluran irigasi atau lahan pertanian.
- Pompa transfer air industri: pompa untuk memindahkan air antarpenampungan atau bagian dalam fasilitas industri.
- Pompa pengolahan air: pompa yang digunakan untuk mengalirkan air dalam sistem pengolahan sesuai karakteristiknya.
- Pompa air pendingin mesin: pompa untuk mengalirkan air pada sistem pendinginan peralatan industri.
- Pompa air untuk boiler: pompa yang digunakan untuk memasok air pada sistem boiler sesuai spesifikasi teknis.
- Pompa drainase industri: pompa untuk membantu membuang atau memindahkan air dari area industri yang memerlukan pengeringan.
Penentuan klasifikasi tetap harus mempertimbangkan karakteristik barang. Pompa sebagai mesin dapat masuk Kelas 7, sedangkan perangkat pengendali elektronik atau komponen tertentu dapat memerlukan pemeriksaan klasifikasi tersendiri.

Contoh Produk Kompresor dan Keterangannya
Kompresor adalah mesin yang digunakan untuk memampatkan udara atau gas. Dalam industri, kompresor mendukung sistem pneumatik, proses produksi, perawatan mesin, dan berbagai kebutuhan teknis lainnya.
Berikut 10 contoh produk kompresor yang dapat ditinjau untuk pendaftaran merek Kelas 7.
- Kompresor udara piston: kompresor yang menggunakan gerakan piston untuk memampatkan udara.
- Kompresor screw: kompresor yang menggunakan mekanisme sekrup untuk menghasilkan udara bertekanan.
- Kompresor sentrifugal: kompresor yang menggunakan impeler berputar untuk meningkatkan tekanan gas.
- Kompresor rotary vane: kompresor yang menggunakan rotor dan bilah untuk memampatkan udara.
- Kompresor bebas oli: kompresor yang dirancang untuk menghasilkan udara bertekanan tanpa pelumasan oli pada ruang kompresinya.
- Kompresor industri berkapasitas besar: kompresor untuk mendukung kebutuhan udara bertekanan pada fasilitas produksi.
- Kompresor refrigerasi: kompresor yang menjadi bagian dari sistem refrigerasi tertentu.
- Kompresor gas industri: mesin untuk memampatkan gas dalam proses industri sesuai spesifikasi.
- Kompresor tekanan tinggi: kompresor untuk kebutuhan aplikasi yang memerlukan tekanan tinggi.
- Kompresor udara portabel: kompresor yang dirancang agar lebih mudah dipindahkan untuk kebutuhan kerja tertentu.
Kompresor pada umumnya termasuk dalam kelompok mesin Kelas 7. Namun, sistem refrigerasi lengkap, perangkat pengatur, dan komponen pendukung perlu diperiksa berdasarkan barang yang benar-benar akan didaftarkan.
Contoh Produk Turbin dan Keterangannya
Turbin merupakan mesin yang mengubah energi fluida, seperti air, uap, atau gas, menjadi energi mekanis. Turbin digunakan pada pembangkit energi, sistem industri, dan fasilitas yang memerlukan tenaga mekanis.
Berikut contoh produk turbin yang dapat ditinjau untuk kebutuhan pendaftaran merek Kelas 7.
- Turbin air: turbin yang memanfaatkan energi aliran atau jatuhan air untuk menghasilkan tenaga mekanis.
- Turbin hidrolik: turbin yang menggunakan energi hidraulis dalam sistem pembangkit atau aplikasi mekanis tertentu.
- Turbin uap: turbin yang memanfaatkan energi uap untuk memutar poros dan menghasilkan tenaga mekanis.
- Turbin gas industri: turbin yang memanfaatkan energi gas panas untuk menghasilkan tenaga mekanis.
- Turbin angin sebagai mesin: mesin turbin yang mengubah energi angin menjadi energi mekanis.
- Turbin mikrohidro: turbin untuk sistem pembangkit listrik tenaga air skala kecil sesuai desain instalasinya.
- Turbin Francis: turbin air yang digunakan dalam sistem pembangkit sesuai karakteristik aliran dan tinggi jatuh air.
- Turbin Kaplan: turbin air dengan karakteristik tertentu untuk kondisi aliran dan tinggi jatuh air yang sesuai.
- Turbin Pelton: turbin impuls yang digunakan pada sistem tenaga air dengan karakteristik tertentu.
- Turbin industri untuk pembangkit: turbin yang digunakan dalam fasilitas pembangkitan energi sesuai desain dan spesifikasi teknis.
Turbin selain untuk kendaraan darat pada umumnya relevan dengan Kelas 7. Namun, turbin yang menjadi bagian dari mesin atau kendaraan khusus harus diperiksa berdasarkan bentuk barang, fungsi, dan klasifikasi yang berlaku.
Regulasi Pendaftaran Merek Kelas 7 di Indonesia
Pendaftaran merek di Indonesia mengacu pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis beserta peraturan pelaksana dan ketentuan terkait yang berlaku.
Pelaku usaha yang ingin mendaftarkan merek mesin perkebunan, pompa air industri, kompresor, dan turbin perlu memperhatikan beberapa prinsip penting.
1. Merek harus memenuhi persyaratan hukum
Merek yang diajukan harus memenuhi persyaratan pendaftaran dan tidak termasuk alasan penolakan berdasarkan peraturan, termasuk alasan yang berkaitan dengan daya pembeda atau persamaan dengan merek terdahulu.
2. Klasifikasi barang harus tepat
Produk harus didaftarkan sesuai jenis dan fungsi barangnya. Mesin perkebunan, pompa, kompresor, dan turbin dapat berkaitan dengan Kelas 7, tetapi tidak seluruh produk industri otomatis berada di kelas tersebut.
3. Penelusuran awal merek perlu dilakukan
Penelusuran membantu mengidentifikasi kemungkinan persamaan dengan merek yang sudah terdaftar atau diajukan. Hasil penelusuran bukan jaminan bahwa permohonan akan disetujui.
4. Dokumen permohonan harus disiapkan
Identitas pemohon, nama atau label merek, serta daftar barang harus disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku. Ketidaksesuaian data dapat menimbulkan kendala dalam proses.
5. Pemohon perlu memantau proses pendaftaran
Setelah permohonan diajukan, pemohon perlu memperhatikan statusnya dan menindaklanjuti pemberitahuan atau keberatan sesuai prosedur dan tenggat waktu yang berlaku.
Informasi mengenai peraturan, prosedur, dan layanan pendaftaran merek dapat diperiksa melalui situs resmi DJKI.
Persyaratan Umum Pengurusan Merek Kelas 7
Sebelum menggunakan jasa pengurusan merek hki, pelaku usaha sebaiknya menyiapkan informasi dasar yang diperlukan untuk pemeriksaan awal dan proses permohonan.
Persyaratan umum dapat mencakup:
- Identitas pemohon perorangan atau badan usaha.
- Nama merek yang akan diajukan.
- Logo atau label merek jika menggunakan unsur visual.
- Daftar produk yang akan dilindungi.
- Keterangan fungsi dan penggunaan mesin.
- Alamat serta informasi kontak pemohon.
- Surat kuasa apabila pengajuan dilakukan melalui kuasa.
- Dokumen tambahan sesuai persyaratan yang berlaku.
Bagi perusahaan yang memiliki beragam produk, daftar barang perlu disusun dengan jelas. Misalnya, mesin perkebunan, pompa air industri, kompresor, dan turbin dapat memiliki uraian barang berbeda meskipun dipasarkan oleh satu perusahaan.
Pemeriksaan awal membantu memastikan bahwa daftar produk sesuai dengan kebutuhan bisnis dan klasifikasi yang relevan.
Tahapan Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 7
Menggunakan jasa pengurusan merek hki dapat membantu pemohon memahami tahapan pendaftaran dan menyiapkan dokumen secara lebih terstruktur.
1. Konsultasi awal
Pemohon menyampaikan nama merek, identitas pemilik, dan daftar produk yang akan dilindungi. Informasi tersebut digunakan untuk memahami kebutuhan permohonan.
2. Penelusuran awal merek
Dilakukan pemeriksaan awal terhadap kemungkinan persamaan dengan merek lain. Tahap ini membantu pemohon mempertimbangkan risiko sebelum pengajuan, tetapi tidak menjamin persetujuan.
3. Pemeriksaan klasifikasi barang
Daftar produk ditinjau berdasarkan jenis dan fungsinya agar sesuai dengan klasifikasi yang relevan. Pemeriksaan ini penting bagi perusahaan yang memasarkan berbagai mesin industri.
4. Persiapan dokumen
Data pemohon, label merek, dan daftar barang dipersiapkan sesuai kebutuhan permohonan.
5. Pengajuan permohonan
Permohonan diajukan melalui mekanisme resmi DJKI. Pemohon perlu menyimpan bukti pengajuan dan informasi terkait.
6. Pemantauan status permohonan
Perkembangan permohonan dipantau untuk mengetahui tahapan pemeriksaan dan kebutuhan tindak lanjut.
7. Tindak lanjut pemberitahuan
Jika terdapat pemberitahuan, keberatan, atau permintaan klarifikasi, pemohon perlu menindaklanjutinya sesuai prosedur dan tenggat waktu yang berlaku.
Pendampingan profesional dapat membantu mengurangi kesalahan administratif, tetapi keputusan akhir tetap berada pada DJKI.
Faktor yang Memengaruhi Biaya Pengurusan Merek Kelas 7
Biaya pengurusan merek dapat terdiri atas biaya resmi permohonan dan biaya jasa pendampingan apabila menggunakan konsultan. Besarnya biaya dapat berbeda menurut kebutuhan setiap pemohon.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan meliputi:
- Jumlah kelas yang diajukan.
- Kategori pemohon sesuai ketentuan tarif resmi.
- Ruang lingkup layanan yang dipilih.
- Kebutuhan pemeriksaan dan penanganan tambahan.
- Kelengkapan dokumen serta kondisi permohonan.
Sebelum menggunakan layanan, pemohon sebaiknya meminta rincian biaya resmi dan biaya jasa secara terpisah. Pastikan pula bahwa ruang lingkup pekerjaan dan ketentuan pembayaran dijelaskan sejak awal.
Hindari memilih penyedia jasa hanya berdasarkan janji bahwa merek pasti disetujui atau sertifikat pasti terbit dalam waktu tertentu. Persetujuan merek tetap bergantung pada pemeriksaan dan keputusan DJKI.
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Mendaftarkan Merek Kelas 7
Beberapa kesalahan yang perlu dihindari oleh pelaku usaha antara lain:
- Tidak melakukan penelusuran awal nama merek.
- Memilih kelas hanya berdasarkan bidang industri.
- Menggunakan daftar barang yang tidak sesuai dengan produk sebenarnya.
- Tidak memeriksa klasifikasi mesin dan komponennya secara spesifik.
- Menggunakan identitas pemohon yang tidak konsisten.
- Menganggap bukti pengajuan sama dengan sertifikat merek.
- Mengabaikan pemberitahuan dan tenggat waktu dari DJKI.
- Menganggap semua barang yang menggunakan tenaga mesin otomatis masuk Kelas 7.
Dengan persiapan yang baik, pemohon dapat mengurangi risiko kesalahan administratif dan menyusun permohonan secara lebih terarah.
Hubungan Pendirian PT dengan Pendaftaran Merek
Bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis mesin perkebunan, pompa air industri, kompresor, atau turbin, pendirian badan usaha dapat menjadi bagian dari strategi pengembangan bisnis.
Pelaku usaha yang membutuhkan informasi mengenai pendirian perusahaan dapat mengakses layanan Jasa Pendirian PT dari PERMATAMAS.
Pendirian PT dan pendaftaran merek merupakan dua proses hukum yang berbeda. Pendirian PT berkaitan dengan pembentukan badan usaha, sedangkan pendaftaran merek berkaitan dengan perlindungan identitas barang atau jasa. Oleh karena itu, pemilik usaha perlu menentukan pihak yang akan menjadi pemohon dan pemegang hak atas merek secara jelas.
Jasa Pendaftaran Merek untuk Produk Mesin dan Peralatan Industri
Merek yang digunakan pada mesin perkebunan, pompa air industri, kompresor, dan turbin perlu dipersiapkan dengan mempertimbangkan jenis produk serta kebutuhan perlindungan usaha.
Melalui Jasa Pendaftaran Merek, pelaku usaha dapat memperoleh informasi mengenai layanan pendampingan pengurusan permohonan merek.
Sebelum menggunakan layanan, pastikan penyedia menjelaskan proses pemeriksaan awal, daftar barang, biaya, ruang lingkup pekerjaan, dan kemungkinan risiko penolakan secara transparan. Pendampingan membantu pemohon memahami proses, tetapi tidak menggantikan kewenangan DJKI.
Pentingnya Memperpanjang Merek yang Telah Terdaftar
Merek terdaftar memiliki jangka waktu perlindungan yang perlu dipantau oleh pemiliknya. Berdasarkan ketentuan umum dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016, perlindungan merek terdaftar berlaku selama 10 tahun sejak tanggal penerimaan permohonan dan dapat diperpanjang sesuai persyaratan yang berlaku.
Pemilik merek mesin dan peralatan industri sebaiknya menyimpan dokumen pendaftaran, mencatat masa berlaku, dan menyiapkan persyaratan perpanjangan sesuai ketentuan resmi.
Untuk memperoleh informasi mengenai pendampingan perpanjangan merek, pelaku usaha dapat mengunjungi Jasa Perpanjang Merek.
Pemantauan masa berlaku merupakan bagian penting dari pengelolaan aset kekayaan intelektual, terutama bagi perusahaan yang telah membangun reputasi dan jaringan distribusi dalam jangka panjang.
Mengapa Memilih PERMATAMAS?
PERMATAMAS membantu pelaku usaha memahami kebutuhan administrasi pendaftaran merek melalui konsultasi dan pendampingan sesuai ruang lingkup layanan yang disepakati.
Untuk produk mesin dan peralatan industri Kelas 7, pendampingan dapat mencakup:
- Konsultasi awal mengenai nama merek dan jenis produk.
- Penelusuran awal kemungkinan persamaan merek.
- Peninjauan klasifikasi dan uraian barang.
- Persiapan dokumen permohonan.
- Informasi tahapan pendaftaran dan tindak lanjut.
- Penjelasan biaya serta ruang lingkup layanan.
Pelaku usaha tetap disarankan memverifikasi informasi dan ketentuan terbaru melalui kanal resmi DJKI. Hasil akhir pendaftaran bergantung pada pemeriksaan dan keputusan otoritas yang berwenang.
Kesimpulan
Mesin perkebunan, pompa air industri, kompresor, dan turbin merupakan kelompok produk yang dapat berkaitan dengan Kelas 7 sesuai jenis barang dan klasifikasi yang berlaku. Pendaftaran merek menjadi langkah strategis untuk membangun identitas produk sekaligus memperoleh perlindungan hukum sesuai ketentuan.
Dengan menggunakan jasa pengurusan merek hki, pelaku usaha dapat memperoleh pendampingan dalam penelusuran awal, persiapan dokumen, pemeriksaan klasifikasi, dan pemantauan proses permohonan.
PERMATAMAS siap membantu pelaku usaha merencanakan pengurusan merek secara lebih terarah. Konsultasikan nama merek dan daftar produk Anda sebelum pengajuan agar kebutuhan perlindungan merek dapat ditinjau sejak awal.
KONSULTASI GRATIS
FAQ – Jasa Pengurusan Merek HKI Kelas 7
1. Apa itu jasa pengurusan merek HKI Kelas 7?
Jasa pengurusan merek HKI Kelas 7 adalah layanan pendampingan untuk membantu pemohon mempersiapkan dan mengajukan pendaftaran merek bagi barang yang sesuai dengan klasifikasi Kelas 7, seperti mesin perkebunan, pompa air industri, kompresor, dan turbin.
2. Apakah mesin perkebunan termasuk Kelas 7?
Pada umumnya, mesin pertanian dan perkebunan yang digerakkan oleh mesin termasuk dalam cakupan Kelas 7. Peralatan tangan manual dan kendaraan tertentu dapat memiliki klasifikasi berbeda.
3. Apakah pompa air industri termasuk Kelas 7?
Pompa air yang berfungsi sebagai mesin pada umumnya termasuk Kelas 7. Namun, perangkat tambahan dan sistem yang memiliki fungsi berbeda perlu diperiksa berdasarkan klasifikasi barangnya.
4. Apakah kompresor termasuk Kelas 7?
Kompresor udara dan gas pada umumnya termasuk kelompok mesin Kelas 7. Uraian barang perlu disesuaikan dengan jenis dan fungsi produk yang akan didaftarkan.
5. Apakah turbin dapat didaftarkan pada Kelas 7?
Turbin hidrolik dan turbin selain untuk kendaraan darat pada umumnya relevan dengan Kelas 7. Turbin yang menjadi bagian dari kendaraan atau sistem khusus perlu diperiksa lebih lanjut.
6. Apa saja persyaratan pendaftaran merek Kelas 7?
Persyaratan umum meliputi identitas pemohon, nama atau logo merek, daftar barang, informasi kontak, dan dokumen pendukung sesuai ketentuan yang berlaku.
7. Berapa biaya jasa pengurusan merek Kelas 7?
Biaya bergantung pada tarif resmi berdasarkan kategori pemohon dan jumlah kelas, serta biaya pendampingan jika menggunakan jasa konsultan. Mintalah rincian biaya sebelum proses dimulai.
8. Berapa lama proses pendaftaran merek di DJKI?
Durasi proses bergantung pada tahapan pemeriksaan, kelengkapan dokumen, dan kondisi permohonan. Pemohon sebaiknya memeriksa prosedur terkini melalui kanal resmi DJKI.
9. Apakah merek pasti disetujui jika menggunakan jasa pengurusan merek?
Tidak. Pendampingan dapat membantu persiapan dan administrasi, tetapi keputusan persetujuan tetap berada pada DJKI berdasarkan pemeriksaan dan ketentuan hukum yang berlaku.
10. Bagaimana cara mendaftarkan merek mesin perkebunan, pompa air industri, kompresor, atau turbin melalui PERMATAMAS?
Siapkan nama merek, identitas pemohon, dan daftar produk yang ingin dilindungi. Selanjutnya, konsultasikan pemeriksaan awal, klasifikasi barang, persyaratan dokumen, dan biaya pendampingan sebelum permohonan diajukan.

