Jasa Izin BPOM Skincare: Legalitas Krim, Serum, Lotion & Minyak Wajah Resmi PERMATAMAS

Jasa Izin BPOM Skincare: Legalitas Krim, Serum, Lotion & Minyak Wajah Resmi PERMATAMAS – Industri skincare di Indonesia terus berkembang dengan banyaknya produk seperti krim wajah, serum, lotion, moisturizer, hingga minyak wajah yang dipasarkan melalui berbagai platform. Namun, sebelum produk kosmetik beredar secara luas, pelaku usaha perlu memastikan legalitas produk telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Salah satu legalitas utama yang harus dimiliki produk skincare adalah izin edar BPOM kosmetik. Izin ini menjadi bukti bahwa produk telah memenuhi standar keamanan, mutu, dan persyaratan kosmetika yang ditetapkan oleh pemerintah.

Banyak pemilik brand skincare masih mengira bahwa memiliki formula dan kemasan menarik sudah cukup untuk menjual produk. Padahal, industri kosmetik juga membutuhkan kesiapan fasilitas produksi, pemenuhan standar CPKB, dokumen teknis, hingga proses notifikasi kosmetik BPOM.

PERMATAMAS hadir sebagai penyedia Jasa Izin BPOM Skincare yang membantu pengurusan legalitas kosmetik secara menyeluruh, mulai dari pembuatan denah industri kosmetik, pengurusan SPA CPKB atau Sertifikat CPKB, izin edar BPOM kosmetik, hingga Sertifikasi Halal Kosmetik.

Dengan pengalaman dalam pendampingan legalitas usaha, PERMATAMAS membantu brand skincare mendapatkan legalitas secara lebih mudah, profesional, dan sesuai regulasi. Kami juga memberikan garansi 100% uang kembali apabila proses gagal akibat kesalahan dari tim PERMATAMAS.

Mengapa Produk Skincare Membutuhkan Izin BPOM?

Produk skincare seperti krim wajah, serum, lotion, dan minyak wajah termasuk dalam kategori kosmetik yang penggunaannya berhubungan langsung dengan kulit konsumen.

Karena digunakan secara langsung pada tubuh, produk skincare harus memenuhi standar keamanan agar tidak menimbulkan risiko seperti iritasi, reaksi alergi, atau penggunaan bahan yang tidak sesuai ketentuan.

Izin edar BPOM kosmetik menjadi salah satu bentuk perlindungan bagi konsumen sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap suatu brand.

Beberapa alasan produk skincare membutuhkan izin BPOM yaitu:

  1. Memastikan produk memenuhi standar keamanan kosmetik.
  2. Memberikan legalitas resmi sebelum produk dipasarkan.
  3. Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand.
  4. Membantu produk bersaing di pasar yang lebih luas.

Dengan memiliki izin BPOM, produk skincare memiliki nilai lebih dibandingkan produk yang belum memiliki legalitas.

Apa Saja Produk Skincare yang Bisa Diurus Izin BPOM?

Hampir seluruh produk perawatan kulit yang beredar di Indonesia wajib memenuhi ketentuan kosmetik sesuai kategori produknya.

PERMATAMAS membantu pengurusan legalitas berbagai jenis produk skincare baik untuk brand baru maupun perusahaan yang ingin memperluas pasar.

Produk skincare yang dapat dibantu proses legalitasnya antara lain:

  1. Krim wajah dan cream treatment.
  2. Serum wajah.
  3. Lotion badan dan body lotion.
  4. Minyak wajah atau facial oil.
  5. Moisturizer dan pelembap.
  6. Produk perawatan kulit lainnya.

Setiap produk memiliki persyaratan dokumen dan proses yang perlu disesuaikan dengan karakteristik formulanya.

Tahapan Pengurusan Izin BPOM Skincare Bersama PERMATAMAS

Pengurusan izin BPOM kosmetik tidak hanya dilakukan melalui pendaftaran produk, tetapi membutuhkan beberapa tahapan persiapan agar produk memenuhi standar yang ditetapkan.

PERMATAMAS membantu proses legalitas skincare dari awal hingga produk siap mendapatkan izin edar.

Tahapan layanan yang kami bantu meliputi:

  1. Konsultasi awal mengenai jenis produk dan kebutuhan legalitas.
  2. Persiapan fasilitas produksi dan denah industri kosmetik.
  3. Pengurusan SPA CPKB atau Sertifikat CPKB.
  4. Persiapan dokumen teknis kosmetik.
  5. Pengajuan izin edar BPOM kosmetik.
  6. Pendampingan Sertifikasi Halal Kosmetik.

Dengan alur yang terstruktur, proses pengurusan menjadi lebih mudah dipahami oleh pemilik brand.

Jasa Izin BPOM Skincare: Legalitas Krim, Serum, Lotion & Minyak Wajah Resmi PERMATAMAS
Jasa Izin BPOM Skincare: Legalitas Krim, Serum, Lotion & Minyak Wajah Resmi PERMATAMAS

Pembuatan Denah Industri Kosmetik Sesuai Standar CPKB

Sebelum mengurus legalitas produksi kosmetik, industri perlu memiliki fasilitas yang sesuai dengan standar Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB).

Salah satu bagian penting dalam persiapan tersebut adalah pembuatan denah industri kosmetik.

Denah industri kosmetik berfungsi untuk menggambarkan tata letak fasilitas produksi, pembagian ruangan, serta alur kerja agar sesuai dengan prinsip keamanan dan mutu produk.

PERMATAMAS membantu menyiapkan denah industri kosmetik dengan memperhatikan:

  1. Area penerimaan bahan baku.
  2. Ruang penyimpanan bahan dan produk.
  3. Area produksi kosmetik.
  4. Ruang pengemasan.
  5. Area pengawasan mutu.

Dengan denah yang sesuai, industri lebih siap dalam memenuhi persyaratan CPKB.

Pengurusan SPA CPKB dan Sertifikat CPKB untuk Industri Skincare

CPKB atau Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik merupakan standar wajib bagi industri kosmetik agar proses produksi dilakukan secara aman dan terkendali.

Untuk mendapatkan legalitas produksi kosmetik, industri dapat membutuhkan SPA CPKB atau Sertifikat CPKB sesuai kategori dan kebutuhan usaha.

PERMATAMAS membantu pengurusan:

  1. SPA CPKB untuk pemenuhan aspek CPKB secara bertahap.
  2. Sertifikat CPKB untuk industri yang memenuhi standar penerapan CPKB.
  3. Penyusunan dokumen sistem mutu kosmetik.
  4. Persiapan dokumen pendukung produksi.

Dengan pendampingan yang tepat, industri skincare dapat lebih siap dalam memenuhi persyaratan BPOM.

Proses Izin Edar BPOM Kosmetik untuk Produk Skincare

Izin edar BPOM kosmetik dilakukan melalui proses notifikasi kosmetik sesuai ketentuan yang berlaku.

Setiap produk skincare yang ingin dipasarkan perlu memiliki data produk yang lengkap agar proses pengajuan dapat berjalan dengan baik.

Dokumen dan informasi yang biasanya diperlukan meliputi:

  1. Data perusahaan atau pelaku usaha.
  2. Data produk kosmetik.
  3. Komposisi bahan yang digunakan.
  4. Informasi kemasan dan label produk.
  5. Dokumen pendukung lainnya.

PERMATAMAS membantu memastikan dokumen produk telah dipersiapkan dengan benar sebelum proses pengajuan izin edar BPOM.

Sertifikasi Halal Kosmetik untuk Produk Skincare

Selain izin BPOM, banyak brand skincare saat ini juga membutuhkan Sertifikasi Halal Kosmetik untuk memberikan nilai tambah dan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Sertifikasi halal memastikan bahwa bahan dan proses produksi kosmetik telah memenuhi standar halal yang berlaku.

PERMATAMAS membantu proses Sertifikasi Halal Kosmetik mulai dari persiapan dokumen hingga pendampingan pengajuan.

Manfaat memiliki sertifikasi halal kosmetik yaitu:

  1. Memberikan rasa aman bagi konsumen.
  2. Meningkatkan kredibilitas brand.
  3. Mendukung pemasaran produk lebih luas.
  4. Memenuhi kebutuhan pasar halal.

Legalitas lengkap membuat produk skincare lebih siap berkembang.

Syarat Mengurus Izin BPOM Skincare

Untuk mengurus izin BPOM skincare, pelaku usaha perlu menyiapkan beberapa persyaratan administrasi dan teknis.

Persyaratan dapat berbeda tergantung jenis usaha, fasilitas produksi, dan jalur legalitas yang digunakan.

Beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan antara lain:

  1. Legalitas usaha.
  2. Data produk skincare.
  3. Formula produk.
  4. Informasi bahan baku.
  5. Data fasilitas produksi.
  6. Dokumen CPKB.

PERMATAMAS membantu mengevaluasi kebutuhan dokumen agar proses pengurusan lebih terarah.

Kesalahan Umum Saat Mengurus Legalitas Skincare

Banyak brand skincare mengalami kendala karena memulai produksi tanpa memahami persyaratan legalitas kosmetik.

Kesalahan tersebut dapat menyebabkan proses pengurusan menjadi lebih lama.

Beberapa kesalahan yang sering terjadi yaitu:

  1. Membuat produk sebelum memahami standar BPOM.
  2. Menggunakan bahan yang tidak sesuai ketentuan kosmetik.
  3. Dokumen produk belum lengkap.
  4. Fasilitas produksi belum memenuhi standar CPKB.

Dengan pendampingan profesional, risiko kesalahan dapat diminimalkan.

Keunggulan Jasa Izin BPOM Skincare PERMATAMAS

PERMATAMAS memberikan layanan lengkap untuk membantu brand skincare mendapatkan legalitas dari tahap awal hingga produk siap dipasarkan.

Kami tidak hanya membantu pengurusan izin edar, tetapi juga mendampingi persiapan industri kosmetik secara menyeluruh.

Keunggulan layanan PERMATAMAS:

  1. Mengurus denah industri kosmetik.
  2. Membantu SPA CPKB dan Sertifikat CPKB.
  3. Mendampingi izin edar BPOM kosmetik.
  4. Membantu Sertifikasi Halal Kosmetik.
  5. Memberikan garansi 100% uang kembali apabila gagal karena kesalahan tim PERMATAMAS.

Kami berkomitmen membantu pelaku usaha skincare mendapatkan legalitas secara aman dan profesional.

Kesimpulan

Memiliki izin BPOM skincare merupakan langkah penting bagi brand yang ingin membangun bisnis kosmetik secara profesional dan terpercaya. Produk seperti krim wajah, serum, lotion, dan minyak wajah harus memenuhi standar legalitas agar dapat dipasarkan secara resmi.

PERMATAMAS menyediakan layanan lengkap mulai dari pembuatan denah industri kosmetik, pengurusan SPA CPKB atau Sertifikat CPKB, izin edar BPOM kosmetik, hingga Sertifikasi Halal Kosmetik.

Dengan pendampingan PERMATAMAS, proses legalitas skincare menjadi lebih mudah, terarah, dan sesuai regulasi. Kami memberikan garansi 100% uang kembali apabila kegagalan terjadi akibat kesalahan dari tim PERMATAMAS.

Percayakan pengurusan legalitas skincare Anda kepada PERMATAMAS untuk membangun brand kosmetik yang aman, resmi, dan siap berkembang.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ Jasa Izin BPOM Skincare PERMATAMAS

1. Apa itu jasa izin BPOM skincare?

Jasa izin BPOM skincare adalah layanan pendampingan untuk membantu pengurusan legalitas produk kosmetik seperti krim, serum, lotion, dan minyak wajah agar sesuai standar BPOM.

2. Produk skincare apa saja yang bisa diurus izin BPOM?

Produk seperti serum wajah, krim, lotion, moisturizer, facial oil, dan berbagai produk perawatan kulit lainnya dapat dibantu proses legalitasnya.

3. Apakah PERMATAMAS mengurus SPA CPKB?

Ya, PERMATAMAS membantu pengurusan SPA CPKB maupun Sertifikat CPKB sesuai kebutuhan industri kosmetik.

4. Apakah PERMATAMAS membantu membuat denah industri kosmetik?

Ya, PERMATAMAS membantu pembuatan denah industri kosmetik sesuai standar fasilitas produksi kosmetik.

5. Apakah setelah CPKB langsung mendapatkan izin BPOM?

CPKB merupakan salah satu persyaratan pendukung industri kosmetik. Setelah memenuhi persyaratan, produk dapat dilanjutkan ke proses izin edar BPOM kosmetik.

6. Apakah PERMATAMAS membantu Sertifikasi Halal Kosmetik?

Ya, PERMATAMAS membantu proses Sertifikasi Halal Kosmetik untuk produk skincare.

7. Berapa lama proses pengurusan izin BPOM skincare?

Waktu proses tergantung kesiapan dokumen, fasilitas, dan proses evaluasi dari pihak terkait.

8. Apakah usaha skincare kecil bisa mengurus izin BPOM?

Bisa, selama memenuhi persyaratan legalitas dan standar yang ditentukan.

9. Apakah ada garansi dari PERMATAMAS?

Ya, PERMATAMAS memberikan garansi 100% uang kembali apabila proses gagal akibat kesalahan dari tim PERMATAMAS.

10. Mengapa memilih PERMATAMAS untuk legalitas skincare?

Karena PERMATAMAS membantu seluruh proses legalitas mulai dari denah industri, CPKB, izin BPOM kosmetik, hingga sertifikasi halal secara terpadu.

Konsultan SPA CPKB BPOM Pengalaman untuk Industri Kosmetik

Konsultan SPA CPKB BPOM Pengalaman untuk Industri Kosmetik – Industri kosmetik di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Banyak pelaku usaha mulai membangun brand skincare, body care, kosmetik dekoratif, hingga produk perawatan pribadi dengan target pasar yang semakin luas. Namun, sebelum produk kosmetik dapat memperoleh izin edar resmi dari BPOM, perusahaan harus memenuhi berbagai persyaratan, salah satunya adalah SPA CPKB.

Bagi sebagian pelaku usaha, proses pengurusan SPA CPKB sering kali menjadi tantangan karena melibatkan persiapan dokumen, penyesuaian fasilitas produksi, sistem mutu, hingga pemahaman terhadap regulasi BPOM yang berlaku. Kesalahan kecil dalam persiapan dapat menyebabkan proses pengajuan menjadi lebih lama atau memerlukan perbaikan tambahan.

Karena itu, banyak perusahaan memilih menggunakan konsultan SPA CPKB BPOM yang berpengalaman agar proses persiapan dan pengajuan dapat berjalan lebih efektif. Dengan pendampingan yang tepat, pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan produk dan bisnis kosmetiknya tanpa harus kebingungan menghadapi persyaratan teknis yang cukup kompleks.

Apa Itu SPA CPKB?

SPA CPKB merupakan singkatan dari Sertifikat Pemenuhan Aspek Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik. Dokumen ini diterbitkan sebagai bukti bahwa fasilitas produksi kosmetik telah memenuhi standar tertentu dalam proses pembuatan produk kosmetik yang aman, higienis, dan memiliki mutu yang terjaga.

SPA CPKB menjadi salah satu dokumen penting bagi industri kosmetik karena berkaitan langsung dengan legalitas sarana produksi yang digunakan.

Melalui penerapan standar tersebut, perusahaan diharapkan mampu menghasilkan produk yang konsisten serta meminimalkan risiko kontaminasi selama proses produksi.

Mengapa SPA CPKB Penting bagi Industri Kosmetik?

Banyak pelaku usaha baru fokus pada pengurusan izin edar produk, padahal legalitas fasilitas produksi juga memiliki peran yang sangat penting.

Beberapa alasan mengapa SPA CPKB diperlukan antara lain:

  • Menunjukkan kesiapan fasilitas produksi kosmetik.
  • Mendukung proses pengajuan izin edar BPOM.
  • Membantu menjaga mutu produk secara konsisten.
  • Meminimalkan risiko kontaminasi selama produksi.
  • Meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata mitra bisnis dan konsumen.

Dengan memiliki SPA CPKB, perusahaan memiliki fondasi yang lebih kuat dalam mengembangkan bisnis kosmetik secara legal.

Fungsi Utama SPA CPKB

SPA CPKB bukan hanya sekadar dokumen administratif.

Dokumen ini memiliki fungsi penting dalam memastikan bahwa proses produksi berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Menjamin Kualitas Produksi

Sistem yang diterapkan membantu menjaga kualitas produk dari tahap bahan baku hingga produk jadi.

Mengurangi Risiko Kontaminasi

Proses produksi yang terstruktur membantu menghindari pencemaran silang yang dapat memengaruhi kualitas produk.

Mendukung Pengajuan Izin Edar BPOM

SPA CPKB menjadi salah satu persyaratan yang sering dibutuhkan dalam proses legalisasi produk kosmetik.

Meningkatkan Kepercayaan Pasar

Legalitas yang lengkap dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan ketika menjalin kerja sama dengan distributor maupun mitra bisnis lainnya.

Perbedaan SPA CPKB dan Sertifikat CPKB

Masih banyak pelaku usaha yang menganggap SPA CPKB dan Sertifikat CPKB adalah dokumen yang sama.

Padahal keduanya memiliki fungsi dan tahapan yang berbeda.

SPA CPKB

SPA CPKB umumnya diberikan kepada industri kosmetik yang sedang mempersiapkan atau menerapkan standar Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik secara bertahap.

Dokumen ini menjadi bukti bahwa perusahaan telah memenuhi aspek tertentu yang dipersyaratkan dalam regulasi.

Sertifikat CPKB

Sertifikat CPKB diberikan kepada perusahaan yang telah menerapkan seluruh persyaratan dan sistem Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik secara menyeluruh.

Sertifikat ini menunjukkan tingkat pemenuhan yang lebih lengkap dibandingkan SPA CPKB.

Konsultan SPA CPKB BPOM Pengalaman untuk Industri Kosmetik
Konsultan SPA CPKB BPOM Pengalaman untuk Industri Kosmetik

Golongan Industri dalam SPA CPKB

Dalam penerapannya, industri kosmetik dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan skala usaha dan jenis produk yang diproduksi.

Golongan A

Golongan A umumnya ditujukan untuk industri yang memiliki cakupan produksi lebih luas.

Persyaratan yang harus dipenuhi juga lebih banyak karena mencakup berbagai aspek sistem mutu dan pengendalian produksi.

Biasanya kategori ini digunakan oleh:

  • Industri kosmetik skala besar.
  • Pabrik dengan berbagai jenis sediaan kosmetik.
  • Perusahaan manufaktur dengan kapasitas produksi tinggi.

Golongan B

Golongan B ditujukan untuk industri kosmetik dengan ruang lingkup yang lebih terbatas.

Kategori ini banyak digunakan oleh:

  • UMKM kosmetik.
  • Industri dengan jenis sediaan tertentu.
  • Perusahaan yang masih dalam tahap pengembangan produksi.

Persyaratan yang diterapkan disesuaikan dengan karakteristik usaha yang dijalankan.

Persyaratan Umum Pengurusan SPA CPKB

Sebelum mengajukan SPA CPKB, perusahaan perlu mempersiapkan berbagai aspek pendukung.

Di antaranya:

Legalitas Perusahaan

  • NIB.
  • Akta perusahaan.
  • NPWP.
  • Dokumen usaha lainnya.

Fasilitas Produksi

  • Denah bangunan.
  • Tata letak ruang produksi.
  • Area penyimpanan bahan baku.
  • Gudang produk jadi.

Peralatan Produksi

  • Mesin produksi.
  • Peralatan pengemasan.
  • Peralatan pendukung operasional.

Sistem Mutu

  • Prosedur kerja.
  • Dokumentasi produksi.
  • Sistem pengawasan mutu.

Tahapan Pengurusan SPA CPKB

Secara umum, proses pengajuan SPA CPKB meliputi beberapa tahapan berikut:

  1. Konsultasi dan identifikasi kebutuhan perusahaan.
  2. Evaluasi kesiapan fasilitas produksi.
  3. Penyusunan dokumen yang dipersyaratkan.
  4. Pembuatan atau revisi denah industri kosmetik.
  5. Persiapan sistem mutu.
  6. Pengajuan permohonan.
  7. Pemeriksaan dan verifikasi.
  8. Tindak lanjut hasil evaluasi.
  9. Penerbitan SPA CPKB.

Setiap tahapan memerlukan ketelitian agar proses berjalan lancar.

Mengapa Menggunakan Konsultan SPA CPKB BPOM yang Berpengalaman?

Banyak perusahaan memilih menggunakan konsultan karena proses pengurusan SPA CPKB melibatkan aspek teknis dan administratif yang cukup detail.

Keuntungan menggunakan konsultan antara lain:

  • Mendapatkan arahan sesuai regulasi terbaru.
  • Dibantu menyiapkan dokumen.
  • Dibantu menyusun sistem mutu.
  • Dibantu membuat denah industri kosmetik.
  • Mengurangi risiko kesalahan pengajuan.
  • Mempermudah proses persiapan pemeriksaan.

Dengan pendampingan yang tepat, perusahaan dapat lebih fokus menjalankan kegiatan bisnis dan pengembangan produk.

Konsultan SPA CPKB BPOM oleh PERMATAMAS

PERMATAMAS menyediakan layanan konsultasi dan pendampingan SPA CPKB untuk industri kosmetik, baik skala UMKM maupun perusahaan besar.

Layanan yang tersedia meliputi:

  • Konsultasi SPA CPKB.
  • Pendampingan pengurusan SPA CPKB.
  • Jasa pembuatan Sertifikat CPKB.
  • Pembuatan denah industri kosmetik Golongan A dan B.
  • Penyusunan dokumen sistem mutu.
  • Persiapan audit dan pemeriksaan.
  • Pendampingan hingga dokumen terbit.

Dengan pengalaman dalam bidang legalitas kosmetik, PERMATAMAS membantu pelaku usaha memahami setiap tahapan yang diperlukan sesuai regulasi BPOM yang berlaku.

Kesimpulan

SPA CPKB merupakan dokumen penting yang menunjukkan bahwa fasilitas produksi kosmetik telah memenuhi aspek Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik. Dokumen ini memiliki peran besar dalam mendukung legalitas usaha serta menjadi salah satu persyaratan penting dalam proses pengurusan izin edar kosmetik.

Memahami perbedaan antara SPA CPKB dan Sertifikat CPKB, mengetahui kategori Golongan A dan Golongan B, serta mempersiapkan dokumen sejak awal dapat membantu memperlancar proses pengajuan. Karena prosesnya melibatkan banyak aspek teknis, tidak sedikit perusahaan yang memilih menggunakan konsultan profesional agar proses berjalan lebih efektif.

Jika Anda membutuhkan konsultan SPA CPKB BPOM yang berpengalaman, PERMATAMAS siap membantu mulai dari konsultasi, penyusunan dokumen, pembuatan denah industri kosmetik, persiapan audit, hingga pendampingan sampai SPA CPKB diterbitkan.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Apa itu SPA CPKB?

SPA CPKB adalah Sertifikat Pemenuhan Aspek Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik yang menunjukkan bahwa fasilitas produksi kosmetik telah memenuhi standar tertentu sesuai ketentuan BPOM.

2. Apakah SPA CPKB wajib untuk industri kosmetik?

SPA CPKB menjadi salah satu dokumen penting yang diperlukan dalam proses legalitas industri kosmetik dan pengurusan izin edar produk.

3. Apa perbedaan SPA CPKB dan Sertifikat CPKB?

SPA CPKB merupakan tahap pemenuhan aspek tertentu CPKB, sedangkan Sertifikat CPKB diberikan kepada perusahaan yang telah menerapkan seluruh standar CPKB secara menyeluruh.

4. Apa itu Golongan A dalam SPA CPKB?

Golongan A umumnya diperuntukkan bagi industri kosmetik yang memiliki cakupan produksi lebih luas dan wajib memenuhi lebih banyak aspek sistem mutu.

5. Apa itu Golongan B dalam SPA CPKB?

Golongan B biasanya ditujukan untuk UMKM kosmetik atau industri dengan jenis sediaan tertentu yang memiliki ruang lingkup produksi lebih terbatas.

6. Apakah UMKM kosmetik dapat mengurus SPA CPKB?

Ya, UMKM kosmetik dapat mengajukan SPA CPKB sesuai kategori usaha dan jenis produk yang diproduksi.

7. Apakah PERMATAMAS membantu pembuatan denah industri kosmetik?

Ya, PERMATAMAS membantu pembuatan denah industri kosmetik untuk kebutuhan Golongan A maupun Golongan B.

8. Dokumen apa saja yang diperlukan untuk pengajuan SPA CPKB?

Umumnya meliputi legalitas usaha, denah bangunan, data fasilitas produksi, data peralatan, dan dokumen sistem mutu.

9. Mengapa menggunakan konsultan SPA CPKB?

Konsultan dapat membantu mempersiapkan dokumen, sistem mutu, fasilitas produksi, serta mengurangi risiko kesalahan selama proses pengajuan.

10. Bagaimana cara mengurus SPA CPKB melalui PERMATAMAS?

PERMATAMAS menyediakan layanan konsultasi, penyusunan dokumen, pembuatan denah industri kosmetik, pendampingan pemeriksaan, hingga pengurusan SPA CPKB sampai dokumen resmi diterbitkan.

jasa izin pkrtjasa izin pkrt

Cara Mengurus SPA CPKB

Cara Mengurus SPA CPKB – SPA CPKB adalah singkatan dari Sertifikat Pemenuhan Aspek Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik. Sertifikat ini menjadi salah satu syarat wajib bagi industri kosmetik yang ingin memperoleh izin edar dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Tujuan utama dari SPA CPKB adalah memastikan bahwa proses pembuatan kosmetik dilakukan sesuai standar mutu, kebersihan, dan keamanan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dengan kata lain, sertifikat ini membuktikan bahwa sarana produksi kosmetik sudah memenuhi kaidah Good Manufacturing Practice (GMP) dalam konteks kosmetika.

Dalam praktiknya, pengurusan SPA CPKB tidak hanya sekadar melengkapi dokumen administratif, tetapi juga melibatkan pemeriksaan sarana dan fasilitas produksi, serta kompetensi penanggung jawab teknis (PJT) di perusahaan. Proses ini cukup kompleks, sebab BPOM akan melakukan audit untuk menilai apakah perusahaan benar-benar telah menerapkan standar CPKB dengan baik di seluruh aspek — mulai dari bangunan, personel, hingga pengawasan mutu produk. Oleh karena itu, banyak pelaku usaha kosmetik memilih untuk menggunakan jasa konsultan pengurusan SPA CPKB agar prosesnya berjalan cepat, tepat, dan tidak tertunda karena kekurangan dokumen.

Bagi perusahaan yang baru terjun ke industri kosmetik, memahami cara mengurus SPA CPKB menjadi hal penting. Tanpa sertifikat ini, izin edar kosmetik tidak dapat diproses di sistem e-BPOM. Jadi, sebelum mengajukan pendaftaran produk kosmetik, pastikan perusahaan sudah memiliki sertifikat SPA CPKB. Sertifikat ini berlaku untuk satu lokasi produksi, dan setiap fasilitas yang berbeda wajib mengajukan SPA CPKB tersendiri. Dengan memahami alur dan persyaratan yang benar, proses pengurusan SPA CPKB bisa diselesaikan dengan lebih efisien dan minim hambatan administratif.

Apa Itu SPA CPKB dan Fungsinya

SPA CPKB atau Sertifikat Pemenuhan Aspek Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik merupakan sertifikasi dari BPOM yang diberikan kepada perusahaan kosmetik yang telah memenuhi seluruh persyaratan teknis dan administratif sesuai standar Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB). Sertifikat ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti legal bahwa perusahaan memiliki sistem produksi yang konsisten menghasilkan produk kosmetik yang aman, bermutu, dan bermanfaat bagi konsumen. Dengan kata lain, SPA CPKB adalah tanda bahwa fasilitas produksi kosmetik Anda sudah diakui oleh BPOM sebagai sarana yang layak beroperasi secara resmi.

Fungsi utama SPA CPKB adalah menjamin keamanan dan mutu produk kosmetik yang beredar di pasaran. Melalui mekanisme audit, BPOM memastikan bahwa setiap tahap produksi — mulai dari bahan baku, proses pencampuran, pengemasan, hingga penyimpanan — dilakukan sesuai standar higienis dan teknis yang benar. Apabila ditemukan pelanggaran, seperti sarana tidak memenuhi standar kebersihan, dokumen mutu tidak lengkap, atau penanggung jawab teknis tidak kompeten, maka permohonan SPA CPKB dapat ditolak atau ditangguhkan. Karena itu, sertifikat ini juga berfungsi sebagai alat pengawasan dan kontrol mutu nasional di sektor kosmetik.

Selain sebagai dasar legalitas, SPA CPKB juga memiliki fungsi strategis dalam meningkatkan kepercayaan pasar dan daya saing produk kosmetik. Perusahaan yang telah memiliki sertifikat ini umumnya lebih dipercaya oleh konsumen dan mitra bisnis, baik di dalam maupun luar negeri. Bahkan, untuk ekspor produk kosmetik, SPA CPKB sering menjadi salah satu dokumen pendukung utama yang diminta oleh otoritas negara tujuan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa SPA CPKB bukan hanya sekadar syarat izin, tapi juga merupakan simbol profesionalisme dan komitmen perusahaan terhadap kualitas produksi kosmetik.

Dasar Hukum dan Regulasi SPA CPKB

Pelaksanaan dan kewajiban kepemilikan SPA CPKB diatur oleh beberapa regulasi yang dikeluarkan oleh BPOM dan Kementerian Kesehatan. Salah satu dasar hukumnya adalah Peraturan Kepala BPOM Nomor 34 Tahun 2018 tentang Pedoman Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik. Dalam regulasi tersebut dijelaskan secara rinci tentang tata cara penerapan CPKB, aspek-aspek yang harus dipenuhi, serta mekanisme audit sarana produksi sebelum sertifikat diterbitkan. Regulasi ini juga mengatur tentang kriteria penilaian terhadap personel, bangunan, peralatan, hingga dokumentasi yang wajib tersedia dalam fasilitas produksi kosmetik.

Selain peraturan dari BPOM, ketentuan mengenai izin operasional industri kosmetik juga merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1176/MENKES/PER/VIII/2010 tentang Notifikasi Kosmetika. Dalam peraturan tersebut dijelaskan bahwa setiap industri kosmetik wajib memiliki sertifikat CPKB sebelum melakukan notifikasi produk ke BPOM. Dengan kata lain, SPA CPKB adalah prasyarat mutlak sebelum mengajukan izin edar kosmetik secara resmi. Tanpa sertifikat ini, sistem e-Notifikasi BPOM akan otomatis menolak permohonan produk kosmetik yang diajukan oleh perusahaan.

Dasar hukum ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mengandung aspek perlindungan konsumen dan tanggung jawab hukum perusahaan. Artinya, apabila suatu perusahaan memproduksi kosmetik tanpa memiliki SPA CPKB, maka kegiatan tersebut dapat dianggap ilegal dan melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap regulasi SPA CPKB merupakan bentuk tanggung jawab hukum sekaligus komitmen perusahaan terhadap standar keamanan kosmetik nasional.

Siapa yang Wajib Mengurus SPA CPKB

Setiap perusahaan kosmetik yang memiliki fasilitas produksi sendiri wajib mengurus dan memiliki SPA CPKB. Ini berlaku bagi seluruh skala usaha, baik industri besar, menengah, maupun home industry (UMKM) yang telah memenuhi syarat dasar untuk memproduksi kosmetik. Apabila perusahaan hanya berperan sebagai pemegang merek (maklon), maka kewajiban mengurus SPA CPKB berada di pihak pabrik maklon yang melakukan proses produksi. Jadi, SPA CPKB selalu melekat pada alamat dan lokasi sarana produksi, bukan pada merek atau pemilik usaha.

Bagi pelaku usaha yang baru akan mendirikan pabrik kosmetik, pengurusan SPA CPKB wajib dilakukan sebelum produksi dimulai. Proses ini biasanya dilakukan bersamaan dengan tahap persiapan dokumen seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Usaha Industri (IUI), serta penunjukan Penanggung Jawab Teknis (PJT) yang memenuhi kualifikasi. Sedangkan bagi perusahaan yang sudah beroperasi, pengurusan SPA CPKB dilakukan sebagai bentuk legalisasi ulang atau pembaruan untuk memastikan seluruh aspek produksi tetap memenuhi standar CPKB.

Sertifikat ini memiliki masa berlaku tertentu dan harus diperbarui secara berkala, terutama jika ada perubahan fasilitas atau manajemen. Selain perusahaan kosmetik lokal, SPA CPKB juga wajib dimiliki oleh pabrik kosmetik asing yang bekerja sama dengan importir Indonesia. Dalam konteks ini, sertifikat CPKB dari negara asal harus diakui oleh BPOM atau diverifikasi kesetaraannya. Hal ini bertujuan agar setiap produk kosmetik yang beredar di Indonesia — baik produksi lokal maupun impor — tetap mengikuti standar keamanan yang sama. Jadi, siapa pun yang ingin menjalankan usaha kosmetik di Indonesia, wajib memahami dan mengurus SPA CPKB sebagai dasar legalitas utama dalam proses produksi.

Cara Mengurus SPA CPKB
Cara Mengurus SPA CPKB

Syarat Dokumen Pengajuan SPA CPKB

Untuk mengajukan Sertifikat Pemenuhan Aspek CPKB, perusahaan wajib menyiapkan sejumlah dokumen administratif dan teknis sesuai pedoman BPOM. Dokumen-dokumen ini akan diperiksa dan diverifikasi sebelum dilakukan audit lapangan oleh petugas BPOM.

Berikut syarat dokumen pengajuan SPA CPKB:

1. Sarana Produksi
Fasilitas produksi merupakan aspek paling krusial dalam pengajuan SPA CPKB. Perusahaan harus memiliki sarana produksi yang memenuhi kriteria kebersihan, keamanan, dan tata letak sesuai pedoman CPKB. Bangunan harus terpisah antara area produksi, penyimpanan bahan baku, dan area administrasi. Selain itu, sistem ventilasi, pencahayaan, dan sanitasi juga harus memenuhi standar kesehatan lingkungan industri kosmetik. Semua peralatan produksi wajib terkalibrasi dengan baik dan terdokumentasi secara lengkap untuk memastikan mutu hasil produksi tetap konsisten.

2. Denah Bangunan Industri Kosmetik
BPOM mensyaratkan agar denah bangunan industri kosmetik disusun sesuai dengan kaidah CPKB. Denah ini harus menggambarkan alur proses produksi dari bahan baku hingga produk jadi, tanpa adanya potensi kontaminasi silang antar-ruang. Tata letak ruangan harus efisien namun tetap memperhatikan aspek higienis dan keselamatan kerja. Dalam pengajuan dokumen, denah bangunan ini harus dilengkapi dengan ukuran, fungsi ruang, serta arah aliran material dan personel yang jelas. Denah yang tidak sesuai dengan pedoman CPKB bisa menyebabkan permohonan SPA ditolak atau dikembalikan untuk revisi.

3. Penanggung Jawab Teknis (PJT) Minimal Lulusan D3 Farmasi
Setiap industri kosmetik wajib menunjuk seorang PJT yang bertanggung jawab terhadap keseluruhan proses produksi. Sesuai ketentuan BPOM, PJT minimal harus berpendidikan Diploma III (D3) Farmasi atau bidang terkait yang relevan dengan produksi kosmetik. PJT inilah yang memastikan seluruh prosedur pembuatan kosmetik sesuai standar CPKB dan menjadi penanggung jawab langsung saat audit dilakukan. Dokumen seperti ijazah, surat pengalaman kerja, dan surat penunjukan resmi dari perusahaan harus dilampirkan dalam berkas pengajuan SPA CPKB.

4. Dokumen Aspek SPA CPKB
Dokumen aspek ini meliputi berbagai manual dan prosedur standar yang digunakan dalam proses produksi, seperti SOP (Standard Operating Procedure), manual CPKB, catatan mutu, dan dokumen pengawasan bahan baku. Semua dokumen ini menjadi bukti bahwa perusahaan telah menerapkan sistem manajemen mutu yang sesuai dengan pedoman CPKB. BPOM akan menilai kelengkapan dan konsistensi dokumen tersebut sebelum memberikan rekomendasi untuk audit lapangan. Jika ditemukan kekurangan atau ketidaksesuaian, perusahaan harus melakukan perbaikan sebelum SPA CPKB diterbitkan.

Tahapan Proses Pengajuan SPA CPKB ke BPOM

Mengurus Sertifikat Pemenuhan Aspek Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (SPA CPKB) membutuhkan pemahaman terhadap sistem perizinan berusaha yang terintegrasi dengan platform pemerintah, yaitu Online Single Submission (OSS). Melalui sistem ini, BPOM memastikan bahwa setiap industri kosmetik yang mengajukan SPA CPKB sudah memiliki izin usaha resmi dan fasilitas produksi yang sesuai dengan kaidah CPKB.

Prosesnya dilakukan secara daring, sehingga memudahkan pelaku usaha untuk mengajukan, memantau, dan memperbarui pengajuan tanpa harus datang langsung ke kantor BPOM. Namun, tetap diperlukan ketelitian agar seluruh data yang diinput dan dokumen yang diunggah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Tahapan pengajuan ini umumnya melibatkan dua pihak: pelaku usaha dan auditor BPOM. Setelah berkas dikirim melalui OSS, BPOM akan melakukan verifikasi dokumen administratif, lalu dilanjutkan dengan audit lapangan ke lokasi pabrik. Audit ini menjadi tahap krusial karena dari hasilnya akan ditentukan apakah perusahaan dinyatakan layak memperoleh sertifikat atau harus melakukan perbaikan (corrective action).

Oleh sebab itu, pemohon perlu memastikan semua dokumen, sarana, serta personel telah memenuhi standar CPKB sebelum melakukan pengajuan resmi ke BPOM.

Berikut tahapan lengkap untuk mengajukan SPA CPKB ke BPOM:
1. Masuk ke Sistem OSS: Akses situs resmi www.oss.go.id dan login menggunakan akun OSS milik Anda.
2. Pilih Menu PB UMKU: Klik menu “PB UMKU”, kemudian lanjutkan ke submenu “Permohonan Baru” untuk membuat pengajuan baru.
3. Temukan Kode KBLI 20232: Cari dan pilih kode KBLI 20232 untuk kegiatan usaha di bidang kosmetika.
4. Mulai Proses Perizinan: Klik “Proses Perizinan Berusaha”, lalu pilih “Ajukan Perizinan Berusaha UMKU” sesuai jenis usaha Anda.
5. Tentukan Jenis Sertifikat: Pilih sertifikat yang akan diajukan, lalu isi uraian lengkap mengenai kegiatan usaha dan fasilitas produksi.
6. Unggah Dokumen Persyaratan: Siapkan seluruh berkas seperti NIB, denah bangunan, dokumen sistem mutu CPKB, dan surat izin fasilitas bersama (bila ada).
7. Kirim dan Pantau Status Pengajuan: Klik “Lanjutkan” untuk mengirim permohonan, lalu pantau perkembangannya melalui menu “Akun Saya”.

Biaya Resmi Pengurusan SPA CPKB

Salah satu hal yang sering ditanyakan oleh pelaku usaha adalah mengenai biaya pengurusan SPA CPKB. Berdasarkan ketentuan yang berlaku di BPOM, biaya permohonan SPA CPKB adalah GRATIS atau tidak dipungut biaya apapun. Artinya, BPOM tidak mengenakan tarif resmi untuk proses audit, penilaian dokumen, ataupun penerbitan sertifikat.

Kebijakan ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan industri kosmetik nasional, terutama bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) agar lebih mudah memenuhi standar produksi yang baik tanpa terbebani biaya tinggi.

Namun, meskipun proses permohonan di BPOM gratis, pelaku usaha tetap perlu menyiapkan biaya operasional internal. Biaya ini meliputi persiapan sarana produksi sesuai standar CPKB, pengadaan alat ukur dan kalibrasi, pembuatan dokumen sistem mutu, serta penggajian Penanggung Jawab Teknis (PJT). Semua itu menjadi tanggung jawab perusahaan sebagai bentuk investasi dalam membangun sistem produksi yang berkualitas. Jadi, meski tidak ada biaya resmi di BPOM, tetap ada pengeluaran yang bersifat teknis dan administratif di internal perusahaan.

Selain itu, bagi pelaku usaha yang menggunakan jasa konsultan pengurusan SPA CPKB, biasanya akan ada biaya tambahan untuk pendampingan penyusunan dokumen, pembuatan SOP CPKB, dan bimbingan menghadapi audit BPOM. Biaya ini bersifat opsional dan tergantung pada tingkat kesiapan perusahaan. Dengan bantuan konsultan berpengalaman, prosesnya bisa berjalan lebih cepat, dokumen lebih lengkap, dan potensi penolakan bisa dihindari. Jadi dapat disimpulkan, secara resmi biaya di BPOM gratis, namun biaya implementasi di lapangan tetap perlu disiapkan sesuai kondisi perusahaan.

Berapa Lama Proses Persetujuan SPA CPKB

Proses penerbitan SPA CPKB biasanya memakan waktu sekitar 1 hingga 2 bulan, tergantung pada kelengkapan dokumen dan kesiapan fasilitas produksi. Setelah dokumen pengajuan dikirim melalui sistem OSS dan diverifikasi oleh BPOM, petugas akan menjadwalkan audit lapangan. Dalam audit tersebut, tim BPOM akan menilai apakah semua aspek telah memenuhi standar, mulai dari bangunan, peralatan, personel, hingga sistem mutu.

Jika seluruh aspek dinyatakan sesuai, maka sertifikat akan diterbitkan dalam waktu relatif singkat.
Namun, jika pada saat audit ditemukan temuan atau catatan (corrective action), maka perusahaan harus melakukan perbaikan terlebih dahulu. Lamanya proses penyelesaian tergantung pada kecepatan perusahaan dalam melengkapi kekurangan tersebut. BPOM baru akan menerbitkan sertifikat setelah hasil verifikasi perbaikan disetujui.

Oleh karena itu, penting bagi pelaku usaha untuk mempersiapkan seluruh persyaratan dengan matang sejak awal agar proses pengurusan tidak memakan waktu terlalu lama. Secara umum, semakin lengkap dan tertib dokumen perusahaan, semakin cepat pula proses penerbitan SPA CPKB.

Kesalahan Umum dalam Pengajuan SPA CPKB

Banyak pengajuan SPA CPKB yang tertunda atau bahkan ditolak karena kesalahan teknis yang sebenarnya bisa dihindari. Kesalahan pertama yang paling sering terjadi adalah tidak memiliki Penanggung Jawab Teknis (PJT) yang sesuai kualifikasi. PJT wajib memiliki latar belakang pendidikan minimal D3 Farmasi dan memahami sistem CPKB.

Tanpa adanya PJT, BPOM akan langsung menolak permohonan karena dianggap tidak memenuhi standar kompetensi dalam pengawasan mutu produksi. Kesalahan berikutnya adalah layout atau denah bangunan industri kosmetik tidak sesuai dengan kaidah CPKB. Banyak pelaku usaha masih menggunakan layout bangunan campuran (misalnya satu gedung digunakan untuk rumah dan pabrik sekaligus), yang tidak diperbolehkan.

Tata letak ruangan produksi, gudang bahan baku, dan area pengemasan harus terpisah jelas untuk mencegah kontaminasi silang. BPOM juga akan memeriksa arah alur produksi dan sistem sanitasi pabrik untuk memastikan kebersihan terjaga.

Kesalahan terakhir yang cukup fatal adalah alamat pabrik tidak sesuai dengan yang tertera di Nomor Induk Berusaha (NIB). Data administratif seperti alamat, nama perusahaan, dan kode KBLI harus konsisten antara dokumen NIB, OSS, dan berkas pengajuan SPA. Ketidaksesuaian data ini seringkali menyebabkan proses verifikasi ditolak oleh sistem. Oleh sebab itu, sebelum mengajukan, pastikan semua informasi sudah sinkron antara dokumen perusahaan dan OSS agar proses audit berjalan lancar dan cepat disetujui oleh BPOM.

Jasa Pengurusan SPA CPKB Pengalaman

Mengurus SPA CPKB secara mandiri bukan hal mudah — terutama bagi pelaku usaha yang baru pertama kali mendirikan pabrik kosmetik. Prosesnya tidak hanya administratif, tapi juga teknis dan strategis. Karena itu, banyak perusahaan memilih untuk menggunakan jasa konsultan pengurusan SPA CPKB yang sudah berpengalaman.

Tim profesional akan membantu dari awal hingga sertifikat diterbitkan, termasuk mempersiapkan seluruh dokumen, layout bangunan, hingga mendampingi saat audit BPOM dilakukan.

Layanan jasa pengurusan SPA CPKB berpengalaman biasanya meliputi beberapa tahap penting berikut:
• Analisis Awal dan Konsultasi Gratis:
Tim konsultan akan menganalisis kondisi fasilitas produksi dan dokumen yang dimiliki klien. Dari sini, akan diberikan saran langkah-langkah yang harus dilakukan agar sesuai dengan pedoman CPKB.
• Penyusunan Dokumen dan SOP CPKB:
Penyusunan dokumen sistem mutu menjadi bagian paling krusial. Konsultan akan menyiapkan manual CPKB, SOP produksi, kontrol mutu, pelatihan karyawan, serta formulir pendukung lain yang sesuai dengan standar BPOM.
• Pendampingan Penataan Layout Pabrik:
Banyak pengajuan tertolak karena tata letak bangunan tidak memenuhi syarat. Tim konsultan membantu menyusun ulang denah agar sesuai kaidah CPKB dan siap diaudit.
• Bantuan Upload Dokumen ke OSS:
Pengisian dan pengunggahan data di sistem OSS sering membuat bingung pelaku usaha baru. Konsultan akan mengurus semua proses administrasi hingga pengajuan resmi terkirim dan teregistrasi.
• Simulasi Audit Internal:
Sebelum BPOM datang, dilakukan simulasi audit untuk memastikan semua aspek sudah siap. Hal ini meningkatkan peluang lolos audit 100% tanpa perbaikan besar.
• Pendampingan Audit Lapangan BPOM:
Tim akan hadir mendampingi perusahaan saat dilakukan pemeriksaan langsung oleh auditor BPOM, memastikan setiap pertanyaan dan pemeriksaan berjalan lancar.
• Monitoring dan Follow Up Sertifikat:
Setelah audit, konsultan juga membantu memantau proses penerbitan sertifikat dan menindaklanjuti bila ada catatan dari BPOM.

Dengan dukungan jasa pengurusan SPA CPKB berpengalaman, perusahaan dapat menghemat waktu, menghindari kesalahan administratif, dan mempercepat terbitnya sertifikat. Layanan seperti ini cocok untuk industri kosmetik baru maupun pabrik maklon yang ingin memastikan seluruh prosesnya sesuai standar BPOM.

Konsultan juga dapat membantu pembaruan sertifikat bagi pabrik yang sudah memiliki SPA lama agar tetap valid dan sesuai regulasi terbaru. Dengan pengalaman panjang menangani berbagai jenis usaha kosmetik di seluruh Indonesia, tim profesional kami siap membantu Anda memperoleh SPA CPKB secara cepat, legal, dan sesuai standar BPOM — mulai dari konsultasi, audit, hingga sertifikat diterbitkan.

Konsultasi Gratis

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat: Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61, Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
Telp Kantor: 021-89253417
WhatsApp: 0857-7763-0555

 

jasa pengurusan sertifikasi halal

 

permatamas

Konsultasi Gratis Sekarang!

Jangan ragu untuk menghubungi kami dan dapatkan konsultasi gratis untuk kebutuhan izin usaha Anda. Permatamas Indonesia, solusi lengkap untuk perizinan dan sertifikasi usaha Anda!

Legalitas Usaha Kami
Akta Pendirian No.15
SK AHU-0032144-AH,01,15 Tahun 2021
NPWP : 76,011,954,5-427,000
SIUP : 510/PM277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp :  021-89253417
HP/WA : 085777630555
Email : maspermatha@gmail.com
Website : www.permatamas.co.id

Copyright © 2011 PERMATAMAS INDONESIA – All Rights Reserved
a Support by Dokter Website Indonesia