Jasa Sertifikasi CPKB & Pengurusan Izin BPOM Kosmetik Perawatan kulit badan dan/atau tangan

Jasa Sertifikasi CPKB & Pengurusan Izin BPOM Kosmetik Perawatan kulit badan dan/atau tangan

Jasa Sertifikasi CPKB & Pengurusan Izin BPOM Kosmetik Perawatan kulit badan dan/atau tangan – Memiliki produk kosmetik untuk perawatan kulit badan dan/atau tangan tetapi masih bingung mengenai sertifikasi CPKB dan proses pengurusan izin BPOM? Persiapan sejak awal sangat penting agar fasilitas produksi, dokumen mutu, formula, label, hingga proses pengajuan produk dapat disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, ketentuan sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) mengacu pada PerBPOM Nomor 8 Tahun 2026 tentang Sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik. Peraturan tersebut berlaku sejak 29 April 2026 dan mencabut PerBPOM Nomor 33 Tahun 2021.

Untuk produk kosmetik yang akan diedarkan di Indonesia, aspek produksi dan perizinan produk perlu dipersiapkan secara tepat. CPKB berkaitan dengan penerapan sistem dan fasilitas produksi kosmetik, sedangkan untuk peredaran produk kosmetik dikenal mekanisme notifikasi kosmetik kepada BPOM.

Melalui pendampingan yang tepat, pelaku usaha dapat mempersiapkan proses dari sisi badan usaha, fasilitas, dokumen, formula, produksi, sampai pengajuan produk secara lebih terstruktur.

Apa Itu Sertifikasi CPKB untuk Industri Kosmetik?

CPKB adalah standar yang diterapkan dalam seluruh kegiatan pembuatan kosmetik untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi persyaratan mutu sesuai tujuan penggunaannya. PerBPOM 8 Tahun 2026 mendefinisikan Sertifikat CPKB sebagai dokumen sah yang menjadi bukti bahwa industri kosmetik telah menerapkan CPKB dalam pembuatan kosmetik.

Dengan demikian, CPKB bukan sekadar dokumen administratif. Penerapannya berkaitan dengan bagaimana industri mengelola proses produksi agar mutu kosmetik dapat dikendalikan secara konsisten.

Untuk perusahaan yang memproduksi kosmetik perawatan badan, tangan, wajah, rambut, atau kategori kosmetik lainnya, ruang lingkup sertifikasi perlu disesuaikan dengan kegiatan dan fasilitas produksi yang dijalankan.

BPOM melalui PerBPOM 8 Tahun 2026 juga melakukan sejumlah penyederhanaan dalam proses sertifikasi, termasuk penghapusan persetujuan denah bangunan kosmetik dan penerapan mekanisme clock on dan clock off dalam perhitungan timeline layanan sertifikasi. (Pom Indonesia)

Kosmetik Perawatan Kulit Badan dan Tangan yang Dapat Dipersiapkan

Produk perawatan kulit badan dan tangan memiliki banyak bentuk sediaan. Beberapa contoh yang umum dikembangkan pelaku usaha antara lain:

  • Body lotion
  • Body cream
  • Body butter
  • Hand cream
  • Hand lotion
  • Body serum
  • Body oil
  • Body scrub
  • Hand scrub
  • Body wash
  • Hand wash kosmetik
  • Body moisturizer
  • Hand moisturizer
  • Body mist
  • Produk perawatan kulit badan lainnya sesuai fungsi kosmetiknya

Setiap produk perlu diperiksa dari sisi formula, komposisi bahan, klaim, penandaan, kemasan, proses produksi, dan dokumen pendukung sebelum masuk ke tahapan perizinan.

Apabila produk dibuat sendiri di fasilitas produksi, kesiapan CPKB menjadi bagian penting dalam membangun sistem produksi kosmetik yang memenuhi ketentuan.

Sementara itu, pelaku usaha yang menggunakan jasa maklon dapat memiliki skema berbeda. Pemilik merek yang melakukan kontrak produksi dengan industri kosmetik tidak otomatis harus menjadi pemegang Sertifikat CPKB karena kegiatan produksinya dilakukan oleh industri kosmetik yang memenuhi persyaratan.

Hubungan CPKB dengan Pengurusan Izin BPOM Kosmetik

Istilah “izin BPOM kosmetik” sering digunakan masyarakat untuk menyebut legalitas produk kosmetik sebelum dipasarkan. Secara teknis, kosmetik yang diedarkan di Indonesia menggunakan mekanisme notifikasi kosmetik.

Karena itu, CPKB dan notifikasi merupakan dua hal yang saling berkaitan tetapi tidak sama.

CPKB berfokus pada sistem dan fasilitas pembuatan kosmetik. Sementara notifikasi berkaitan dengan produk kosmetik yang akan diedarkan.

PerBPOM 8 Tahun 2026 mengatur persyaratan dan tata cara sertifikasi CPKB, termasuk dokumen penerapan sistem mutu CPKB dan ketentuan sertifikat. (Pom Indonesia)

Pelaku usaha sebaiknya tidak hanya mempersiapkan produk, tetapi juga memastikan siapa yang bertanggung jawab terhadap kegiatan produksi, fasilitas yang digunakan, dokumen mutu, serta proses pengajuan produk.

Jasa Sertifikasi CPKB & Pengurusan Izin BPOM Kosmetik Perawatan kulit badan dan/atau tangan
Jasa Sertifikasi CPKB & Pengurusan Izin BPOM Kosmetik Perawatan kulit badan dan/atau tangan

Tahapan Persiapan Sertifikasi CPKB

Persiapan sertifikasi sebaiknya dilakukan secara sistematis agar kekurangan dapat diketahui sebelum proses sertifikasi berjalan.

1. Pemeriksaan Profil Usaha

Tahap pertama adalah memeriksa bentuk dan status badan usaha, kegiatan usaha kosmetik, lokasi fasilitas, serta rencana produksi.

Jika badan usaha belum tersedia atau perlu disesuaikan dengan kegiatan usaha yang dijalankan, pelaku usaha dapat mempersiapkannya sejak awal melalui layanan Jasa Pendirian PT PERMATAMAS.

2. Pemeriksaan Fasilitas Produksi

Fasilitas produksi perlu disiapkan agar mendukung kegiatan pembuatan kosmetik secara higienis, terkontrol, dan sesuai sistem mutu yang diterapkan.

Pemeriksaan dapat mencakup area produksi, penyimpanan, pengawasan mutu, kebersihan, alur kegiatan, peralatan, dan aspek pendukung lainnya sesuai ruang lingkup sertifikasi.

3. Penyusunan Dokumen Mutu

Dokumen merupakan bagian penting dalam penerapan CPKB. Industri perlu memiliki prosedur dan catatan yang menggambarkan bagaimana kegiatan produksi, pengawasan, sanitasi, dokumentasi, penyimpanan, serta aktivitas terkait lainnya dikendalikan.

4. Persiapan Personel

Personel yang terlibat dalam produksi kosmetik perlu memiliki tugas, tanggung jawab, kompetensi, dan pemahaman yang sesuai dengan pekerjaannya.

5. Pemeriksaan Formula dan Produk

Formula produk perlu ditinjau sebelum produksi komersial. Hal ini termasuk pemeriksaan bahan yang digunakan, fungsi bahan, spesifikasi, serta kesesuaian klaim produk.

6. Pendampingan Menuju Sertifikasi

Setelah kesiapan fasilitas dan dokumen diperiksa, proses dapat dilanjutkan sesuai mekanisme sertifikasi yang berlaku.

PERMATAMAS dapat membantu pelaku usaha melakukan persiapan dan pendampingan agar tahapan yang diperlukan dapat dipetakan sejak awal.

Mengapa Persiapan CPKB Tidak Sebaiknya Dilakukan Mendadak?

Kesalahan yang sering terjadi adalah perusahaan baru mulai mempersiapkan dokumen ketika sudah ingin mengajukan sertifikasi.

Padahal, CPKB menyangkut sistem secara menyeluruh. Dokumen harus sesuai dengan kegiatan nyata di fasilitas, personel harus memahami prosedur, fasilitas harus mendukung kegiatan produksi, dan proses produksi harus dapat dikendalikan.

Karena itu, gap analysis dapat dilakukan terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi fasilitas dan sistem saat ini dibandingkan dengan persyaratan yang perlu dipenuhi.

Pendekatan ini membantu perusahaan menentukan bagian mana yang perlu diperbaiki sebelum masuk ke tahapan sertifikasi.

Contoh Produk Pembersih Muka yang Dapat Dikembangkan

Walaupun judul artikel berfokus pada perawatan kulit badan dan/atau tangan, berikut contoh produk pembersih muka sesuai permintaan. Produk-produk tersebut dapat dikembangkan sebagai kosmetik sepanjang fungsi, formula, klaim, bahan, dan penggunaannya sesuai dengan ketentuan kosmetik.

1. Facial Wash

Facial wash merupakan pembersih wajah berbentuk cair atau gel yang digunakan untuk membersihkan kotoran, minyak, dan residu pada permukaan kulit wajah.

Produk ini biasanya digunakan sebagai pembersih harian dan dapat dikembangkan untuk berbagai karakteristik kulit sesuai formula dan klaim yang diperbolehkan.

2. Facial Foam

Facial foam merupakan pembersih wajah yang menghasilkan busa ketika digunakan. Produk ini dirancang untuk membantu membersihkan permukaan kulit dari kotoran dan minyak.

Tekstur berbusa menjadi salah satu karakteristik yang membedakannya dari pembersih wajah berbentuk gel atau lotion.

3. Cleansing Gel

Cleansing gel adalah pembersih wajah dengan tekstur gel. Formulanya dapat dirancang untuk memberikan sensasi ringan ketika diaplikasikan pada wajah.

Produk ini banyak digunakan sebagai pembersih harian dan dapat dikembangkan untuk berbagai konsep perawatan kulit.

4. Cleansing Milk

Cleansing milk merupakan pembersih wajah dengan tekstur seperti susu atau emulsi. Produk ini digunakan untuk membantu mengangkat kotoran dan residu dari permukaan kulit.

Tekstur yang lebih lembut membuat jenis ini sering diposisikan sebagai pembersih untuk penggunaan sehari-hari.

5. Micellar Water

Micellar water adalah pembersih berbasis cairan yang digunakan dengan kapas atau media aplikasi lainnya untuk membantu mengangkat kotoran, minyak, dan residu kosmetik dari permukaan kulit.

Produk ini populer sebagai pembersih praktis, terutama dalam rutinitas pembersihan wajah.

6. Cleansing Balm

Cleansing balm merupakan pembersih wajah dengan tekstur balm yang umumnya berubah menjadi lebih mudah diratakan ketika diaplikasikan pada kulit.

Produk ini dapat digunakan untuk membantu membersihkan kotoran serta residu kosmetik dari wajah.

7. Cleansing Oil

Cleansing oil adalah produk pembersih berbasis minyak yang digunakan untuk membantu mengangkat kotoran dan residu produk kosmetik dari permukaan kulit.

Karakteristik utama produk ini adalah teksturnya yang berbasis minyak sehingga berbeda dari facial wash berbasis air.

8. Cleansing Cream

Cleansing cream merupakan produk pembersih dengan tekstur krim. Produk dapat diformulasikan untuk membantu membersihkan permukaan kulit dengan sensasi penggunaan yang lebih creamy.

9. Make Up Remover

Make up remover merupakan produk yang dirancang untuk membantu mengangkat sisa kosmetik dekoratif dari permukaan kulit.

Tergantung formulanya, produk dapat berbentuk cair, gel, krim, balm, atau dua fase.

10. Cleansing Lotion

Cleansing lotion adalah produk pembersih wajah berbentuk lotion yang digunakan untuk membantu mengangkat kotoran dan residu dari kulit.

Jenis ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan lini pembersih wajah dengan karakteristik tekstur yang berbeda.

11. Deep Cleansing Facial Gel

Deep cleansing facial gel merupakan pembersih wajah berbentuk gel yang diposisikan untuk membantu membersihkan kulit secara lebih menyeluruh.

Klaim produk tetap perlu disesuaikan dengan ketentuan kosmetik dan tidak boleh mengarah pada klaim yang menjadikan produk seolah-olah sebagai obat.

12. Gentle Facial Cleanser

Gentle facial cleanser merupakan pembersih wajah yang dikembangkan dengan konsep pembersihan yang lembut.

Pemilihan bahan, formula, dan klaim perlu disesuaikan dengan karakteristik produk yang sebenarnya sehingga informasi pada kemasan tidak menyesatkan konsumen.

Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Mengurus Produk Kosmetik

Sebelum mengajukan produk, pelaku usaha sebaiknya mempersiapkan beberapa informasi dasar seperti:

  • Nama dan jenis produk
  • Formula atau komposisi
  • Fungsi produk
  • Bentuk sediaan
  • Jenis dan ukuran kemasan
  • Informasi produsen
  • Informasi pemilik produk atau pihak yang melakukan kontrak produksi
  • Desain penandaan atau label
  • Klaim produk
  • Dokumen bahan dan spesifikasi yang diperlukan
  • Data fasilitas produksi
  • Dokumen penerapan sistem mutu apabila memproduksi sendiri

Persiapan tersebut akan membantu proses pemeriksaan menjadi lebih terarah.

Untuk kebutuhan usaha yang juga ingin melindungi identitas produknya, pendaftaran merek dapat dipertimbangkan sejak awal melalui Pendaftaran Merek HAKI PERMATAMAS.

CPKB dan Pengembangan Produk Kosmetik Harus Berjalan Bersamaan

Salah satu kesalahan dalam pengembangan kosmetik adalah menganggap bahwa sertifikasi hanya berkaitan dengan bangunan atau dokumen.

Dalam praktiknya, sistem mutu harus berjalan bersama proses pengembangan produk. Formula, bahan baku, produksi, pengawasan mutu, dokumentasi, penyimpanan, hingga penanganan produk harus memiliki sistem pengendalian yang jelas.

Hal ini penting karena tujuan CPKB adalah memastikan kosmetik dibuat secara konsisten dengan memenuhi persyaratan mutu sesuai tujuan penggunaannya.

Bagi perusahaan yang ingin membangun lini kosmetik jangka panjang, sistem tersebut dapat menjadi fondasi untuk pengembangan berbagai produk, baik perawatan badan, tangan, wajah maupun kategori kosmetik lainnya sesuai ruang lingkup fasilitas.

Dukungan Pengurusan Sertifikasi CPKB dan Produk Kosmetik

PERMATAMAS membantu pelaku usaha dalam mempersiapkan kebutuhan sertifikasi dan perizinan kosmetik secara bertahap.

Pendampingan dapat diarahkan mulai dari pemeriksaan awal usaha, kesiapan fasilitas, dokumen mutu, persiapan produk, hingga tahapan pengajuan sesuai kebutuhan dan kondisi perusahaan.

Untuk kebutuhan khusus sertifikasi, informasi layanan dapat dilihat melalui Jasa Sertifikasi CPKB PERMATAMAS.

Apabila produk akan dikembangkan sebagai kosmetik yang memiliki klaim berkaitan dengan kehalalan, pelaku usaha juga dapat mempersiapkan sertifikasi halal melalui Sertifikasi Halal Kosmetik.

Kesimpulan

Jasa Sertifikasi CPKB dan pengurusan izin BPOM kosmetik dapat membantu pelaku usaha menyiapkan produk perawatan kulit badan, tangan, wajah, dan kategori kosmetik lainnya secara lebih terstruktur.

PerBPOM Nomor 8 Tahun 2026 menjadi dasar terbaru untuk sertifikasi CPKB dan telah menggantikan PerBPOM Nomor 33 Tahun 2021. Regulasi tersebut berlaku sejak 29 April 2026 dan mengatur persyaratan serta tata cara sertifikasi CPKB.

Bagi pelaku usaha yang memproduksi kosmetik sendiri, persiapan CPKB perlu dilakukan bersama pembenahan fasilitas, personel, dokumen mutu, proses produksi, dan pengawasan mutu. Sedangkan untuk produk yang dibuat melalui maklon, skema produksi dan pihak yang memenuhi persyaratan perlu ditentukan sejak awal.

Dengan pendampingan PERMATAMAS, proses persiapan dapat dilakukan berdasarkan kondisi usaha dan jenis produk yang akan dikembangkan, tanpa menjanjikan hasil otomatis karena keputusan sertifikasi dan perizinan tetap mengikuti ketentuan serta evaluasi regulator.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Apa itu sertifikasi CPKB kosmetik?

Sertifikasi CPKB merupakan bukti bahwa industri kosmetik telah menerapkan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik sesuai ketentuan yang berlaku. CPKB mencakup sistem mutu, fasilitas, personel, produksi, dokumentasi, pengawasan mutu, sanitasi, dan aspek terkait lainnya.

2. Apakah kosmetik perawatan kulit badan membutuhkan BPOM?

Produk kosmetik yang akan diedarkan di Indonesia perlu memenuhi ketentuan peredaran kosmetik, termasuk mekanisme notifikasi kosmetik. Contohnya dapat berupa body lotion, body cream, body scrub, body serum, hand cream, dan produk kosmetik sejenis.

3. Apa saja contoh kosmetik perawatan kulit badan?

Contohnya antara lain body lotion, body cream, body butter, body serum, body oil, body scrub, body wash, body moisturizer, body mist, dan produk perawatan kulit badan lainnya yang memenuhi definisi kosmetik.

4. Apa saja contoh produk perawatan tangan?

Produk perawatan tangan dapat berupa hand cream, hand lotion, hand moisturizer, hand scrub, dan produk kosmetik lainnya yang ditujukan untuk perawatan kulit tangan sesuai fungsi serta klaim yang diperbolehkan.

5. Apakah facial wash termasuk kosmetik?

Facial wash pada umumnya termasuk produk kosmetik apabila fungsi, bahan, penggunaan, dan klaimnya memenuhi definisi kosmetik. Produk digunakan terutama untuk membersihkan bagian luar tubuh, dalam hal ini kulit wajah.

6. Apa saja contoh produk pembersih muka?

Beberapa contohnya adalah facial wash, facial foam, cleansing gel, cleansing milk, micellar water, cleansing balm, cleansing oil, cleansing cream, make up remover, cleansing lotion, deep cleansing facial gel, dan gentle facial cleanser.

7. Apakah CPKB sama dengan izin BPOM kosmetik?

Tidak sama. CPKB berkaitan dengan penerapan sistem dan persyaratan pembuatan kosmetik pada industri, sedangkan peredaran produk kosmetik menggunakan mekanisme notifikasi. Keduanya perlu dipahami berdasarkan skema usaha dan kegiatan produksi yang dijalankan.

8. Apakah pemilik merek yang menggunakan jasa maklon harus mempunyai CPKB sendiri?

Tidak otomatis. Jika pemilik merek menggunakan skema kontrak produksi, kegiatan pembuatan dilakukan oleh industri kosmetik yang memenuhi persyaratan. Karena itu, status dan sertifikasi pihak yang melakukan produksi perlu diperiksa sejak awal.

9. Apakah PERMATAMAS menjamin sertifikat CPKB atau izin BPOM pasti terbit?

Pendampingan dapat membantu mempersiapkan dokumen, fasilitas, produk, dan proses pengajuan agar lebih terstruktur. Namun, penerbitan sertifikasi atau persetujuan tetap mengikuti persyaratan dan evaluasi dari instansi berwenang sehingga tidak tepat menjanjikan hasil secara mutlak.

10. Bagaimana cara memulai pengurusan CPKB dan produk kosmetik?

Langkah awal dapat dimulai dengan pemeriksaan profil usaha, fasilitas produksi, jenis produk, formula, dokumen, serta skema produksi. Setelah itu kebutuhan sertifikasi dan proses perizinan dapat dipetakan sesuai kondisi perusahaan. PERMATAMAS dapat membantu melakukan pendampingan dari tahap persiapan hingga proses pengajuan sesuai kebutuhan.

jasa izin pkrt

permatamas

Konsultasi Gratis Sekarang!

Jangan ragu untuk menghubungi kami dan dapatkan konsultasi gratis untuk kebutuhan izin usaha Anda. Permatamas Indonesia, solusi lengkap untuk perizinan dan sertifikasi usaha Anda!

Legalitas Usaha Kami
Akta Pendirian No.15
SK AHU-0032144-AH,01,15 Tahun 2021
NPWP : 76,011,954,5-427,000
SIUP : 510/PM277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp :  021-89253417
HP/WA : 085777630555
Email : maspermatha@gmail.com
Website : www.permatamas.co.id

Copyright © 2011 PERMATAMAS INDONESIA – All Rights Reserved
a Support by Dokter Website Indonesia