Layanan Pengurusan CPKB & BPOM Kosmetik Sediaan Tabir Surya Terpercaya

PERMATAMAS – Tabir surya atau sunscreen merupakan salah satu produk kosmetik yang banyak dikembangkan dalam berbagai bentuk, mulai dari cream, lotion, gel, spray, milk, fluid, hingga stick. Bagi pelaku usaha yang ingin memproduksi dan memasarkan produk tabir surya di Indonesia, persiapan regulasi perlu dilakukan sejak tahap pengembangan produk.

Layanan Pengurusan CPKB & BPOM Kosmetik Sediaan Tabir Surya Terpercaya dari PERMATAMAS membantu pelaku usaha mempersiapkan kebutuhan terkait produksi dan peredaran kosmetik, mulai dari pemetaan persyaratan, dokumen, formula, fasilitas, penandaan, klaim, hingga pendampingan proses pengajuan.

Secara teknis, produk kosmetik yang akan diedarkan di Indonesia menggunakan mekanisme notifikasi kosmetik BPOM. Sementara itu, CPKB atau Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik berkaitan dengan penerapan sistem dan persyaratan pada fasilitas serta proses pembuatan kosmetik.

Untuk perusahaan yang memproduksi tabir surya sendiri, pemenuhan aspek CPKB menjadi bagian penting dari kesiapan fasilitas. Sementara pemilik brand yang menggunakan maklon perlu memastikan produk dibuat oleh industri kosmetik yang memenuhi persyaratan sesuai ruang lingkup produksinya.

Apa Itu CPKB untuk Kosmetik Sediaan Tabir Surya?

CPKB atau Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik merupakan pedoman dan sistem yang bertujuan memastikan kosmetik diproduksi secara konsisten dengan memperhatikan aspek keamanan, mutu, dan pengendalian proses.

Dalam pembuatan tabir surya, penerapan CPKB dapat berkaitan dengan fasilitas produksi, personel, peralatan, sanitasi dan higiene, produksi, pengawasan mutu, dokumentasi, penyimpanan, serta aspek lainnya sesuai ruang lingkup sertifikasi.

CPKB bukan sekadar kelengkapan administratif. Perusahaan perlu menerapkan sistem yang dapat dijalankan dalam kegiatan produksi sehari-hari.

Ketentuan sertifikasi CPKB saat ini mengacu pada PerBPOM Nomor 8 Tahun 2026 tentang Sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik. Regulasi tersebut menggantikan PerBPOM Nomor 33 Tahun 2021 dan mengatur persyaratan serta tata cara sertifikasi CPKB.

BPOM juga menyebutkan adanya sejumlah penyederhanaan dalam regulasi baru, antara lain penghapusan persetujuan denah bangunan kosmetik serta penerapan clock on dan clock off dalam penghitungan timeline layanan sertifikasi.

Mengapa Produk Tabir Surya Perlu Dipersiapkan Sesuai Ketentuan?

Produk tabir surya digunakan pada kulit dan memiliki fungsi kosmetik tertentu. Karena akan digunakan oleh konsumen, kualitas produk perlu dikendalikan sejak bahan baku hingga produk jadi.

Persiapan regulasi tidak hanya berkaitan dengan pengajuan produk. Formula, bahan, proses produksi, kemasan, klaim, dokumentasi, serta fasilitas perlu dipersiapkan secara konsisten.

Sebagai contoh, formula yang digunakan pada tahap pengembangan harus dapat diproduksi secara konsisten dalam skala komersial. Informasi pada kemasan juga harus sesuai dengan data produk.

Jika aspek-aspek tersebut baru diperiksa setelah produk selesai dikembangkan, perusahaan berpotensi perlu melakukan revisi yang dapat menambah waktu dan biaya.

Karena itu, pendekatan yang lebih terstruktur adalah memetakan kebutuhan regulasi sejak awal pengembangan tabir surya.

Apa Hubungan CPKB dengan BPOM Tabir Surya?

CPKB dan notifikasi BPOM merupakan dua proses yang berbeda.

Baca Juga  Jasa Pengurusan Izin BPOM & SPA CPKB Kosmetik

CPKB berkaitan dengan cara dan sistem produksi kosmetik, sedangkan notifikasi BPOM berkaitan dengan produk kosmetik yang akan diedarkan di Indonesia.

Apabila perusahaan memproduksi tabir surya sendiri, fasilitas produksi perlu dipersiapkan sesuai ketentuan CPKB yang berlaku.

Setelah produk siap, data produk juga perlu dipersiapkan untuk proses notifikasi sesuai mekanisme BPOM.

Dengan demikian, sertifikasi CPKB tidak sama dengan notifikasi produk. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda dalam kegiatan produksi dan pemasaran kosmetik.

Layanan Pengurusan CPKB & BPOM Kosmetik Sediaan Tabir Surya Terpercaya
Layanan Pengurusan CPKB & BPOM Kosmetik Sediaan Tabir Surya Terpercaya

Persiapan Fasilitas Produksi Tabir Surya

Fasilitas produksi menjadi salah satu bagian yang perlu mendapatkan perhatian apabila perusahaan memproduksi tabir surya sendiri.

Bangunan dan Area Produksi

Bangunan dan area produksi perlu mendukung alur kerja yang teratur dan kegiatan pembuatan kosmetik.

Area penerimaan bahan, penyimpanan, penimbangan, proses produksi, pengisian, pengemasan, serta penyimpanan produk jadi perlu dikelola sesuai fungsi dan kebutuhan.

Walaupun regulasi terbaru menyederhanakan beberapa tahapan administratif, penerapan persyaratan fasilitas tetap harus diperhatikan dalam sistem CPKB.

Peralatan Produksi

Peralatan yang digunakan untuk pembuatan tabir surya harus sesuai dengan proses produksi.

Perusahaan perlu memiliki prosedur penggunaan, pembersihan, pemeliharaan, dan pengendalian peralatan agar proses produksi dapat berlangsung secara konsisten.

Personel

Personel yang terlibat dalam produksi harus memiliki tanggung jawab yang jelas.

Pelatihan, higiene, penggunaan peralatan, prosedur kerja, serta pemahaman terhadap sistem mutu perlu diperhatikan.

Dokumentasi

Dokumentasi membantu perusahaan membuktikan bahwa proses produksi dijalankan sesuai prosedur.

Dokumen dapat mencakup prosedur operasional, catatan produksi, spesifikasi bahan, pengawasan mutu, sanitasi, pemeliharaan, penyimpanan, dan dokumen pendukung lainnya.

Bagaimana Mempersiapkan Formula Tabir Surya?

Formula merupakan bagian penting dalam pengembangan produk sunscreen.

Pelaku usaha perlu mengetahui komposisi produk secara jelas, termasuk bahan yang digunakan dan fungsi masing-masing bahan.

Khusus untuk bahan yang berfungsi sebagai filter ultraviolet, penggunaannya perlu diperiksa berdasarkan ketentuan kosmetik yang berlaku.

Selain formula, perusahaan perlu memperhatikan proses pembuatan. Formula yang telah dikembangkan harus dapat diterapkan secara konsisten dalam proses produksi.

Pemeriksaan formula sejak awal dapat membantu perusahaan mengidentifikasi bagian yang perlu disesuaikan sebelum masuk ke tahap pengajuan.

Bagaimana dengan Klaim dan Kemasan Tabir Surya?

Kemasan produk kosmetik harus memuat informasi yang sesuai dengan ketentuan penandaan yang berlaku.

Informasi seperti nama produk, isi bersih, komposisi, cara penggunaan, pihak yang bertanggung jawab, peringatan bila diperlukan, dan informasi lain perlu diperiksa sebelum produk digunakan untuk pemasaran.

Klaim juga harus mendapatkan perhatian khusus.

Produk tabir surya dapat menggunakan klaim yang sesuai dengan karakteristik dan fungsi kosmetik. Namun, klaim tidak boleh memberikan gambaran yang tidak sesuai dengan fungsi produk atau mengarah pada klaim yang berada di luar ruang lingkup kosmetik.

Klaim mengenai perlindungan terhadap sinar ultraviolet juga sebaiknya didukung oleh data dan pengujian yang relevan sesuai kebutuhan produk.

Bagaimana Tahapan Pengurusan BPOM untuk Tabir Surya?

Tahapan pengurusan dapat dimulai dengan pemeriksaan karakteristik produk dan model usaha.

Pertama, perusahaan perlu memastikan kategori produk, bentuk sediaan, formula, pihak yang memproduksi, serta pihak yang bertanggung jawab terhadap produk.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan formula, bahan, kemasan, klaim, dokumen perusahaan, dan data pendukung.

Jika perusahaan memiliki fasilitas sendiri, persiapan CPKB menjadi bagian penting yang perlu dilakukan sesuai ruang lingkup sertifikasi.

Jika menggunakan jasa maklon, pemeriksaan terhadap fasilitas produsen menjadi salah satu hal yang perlu dilakukan.

Setelah data siap, proses pengajuan dilakukan melalui sistem resmi sesuai mekanisme yang berlaku.

Untuk kebutuhan layanan sertifikasi, pelaku usaha dapat menggunakan e-Sertifikasi BPOM sebagai sistem layanan elektronik terkait sertifikasi.

Baca Juga  Jasa Pembuatan Dokumen CPKB agar Tidak Ditolak BPOM

Kelengkapan dan konsistensi data perlu diperhatikan karena data yang tidak sesuai dapat menyebabkan proses membutuhkan perbaikan.

Contoh Produk Kosmetik Sediaan Tabir Surya

Tabir surya dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk sediaan, antara lain:

  1. Sunscreen Cream – tabir surya berbentuk krim yang dapat diaplikasikan pada kulit.
  2. Sunscreen Lotion – memiliki tekstur lotion yang relatif mudah diratakan.
  3. Sunscreen Gel – berbentuk gel dengan sensasi penggunaan yang dapat dibuat lebih ringan.
  4. Sunscreen Spray – menggunakan mekanisme semprot untuk membantu aplikasi produk.
  5. Sunscreen Milk – memiliki tekstur ringan dan dapat dikembangkan dalam bentuk emulsi.
  6. Sunscreen Fluid – memiliki tekstur cair yang cocok dikembangkan untuk penggunaan sehari-hari.
  7. Sunscreen Stick – berbentuk padat dalam kemasan stick sehingga praktis digunakan.
  8. Sunscreen Serum – menggabungkan konsep tekstur serum dengan fungsi tabir surya.
  9. Sunscreen Mousse – memiliki tekstur ringan menyerupai mousse.
  10. Sunscreen Balm – memiliki tekstur lebih padat dan diaplikasikan langsung pada kulit.

Masing-masing produk tetap harus diperiksa berdasarkan formula, bahan, proses produksi, kemasan, klaim, serta persyaratan kosmetik yang berlaku.

Bagaimana Jika Produk Tabir Surya Diproduksi dengan Maklon?

Pemilik brand tidak selalu harus memiliki fasilitas produksi sendiri.

Produksi tabir surya dapat dilakukan melalui kerja sama dengan industri kosmetik yang memenuhi persyaratan untuk melakukan produksi kontrak.

Namun, pemilihan perusahaan maklon perlu dilakukan secara hati-hati. Pemilik brand perlu mengetahui status fasilitas, ruang lingkup produksi, kemampuan produksi, formula, dokumentasi, dan pembagian tanggung jawab.

PerBPOM Nomor 8 Tahun 2026 juga mengatur bahwa pemegang Sertifikat Pemenuhan Aspek CPKB tidak dapat menerima kontrak produksi. Oleh sebab itu, status sertifikasi fasilitas maklon menjadi hal yang perlu diperiksa sebelum kerja sama dilakukan.

Apa Saja Dokumen yang Perlu Disiapkan?

Dokumen yang dibutuhkan dapat berbeda tergantung kondisi perusahaan, jenis produk, dan jalur produksi.

Namun, pelaku usaha umumnya perlu menyiapkan informasi perusahaan, data produk, formula, data bahan, spesifikasi produk, informasi kemasan, klaim, dokumen produksi, serta dokumen pendukung lainnya.

Untuk sertifikasi CPKB, perusahaan juga perlu menyiapkan dokumen sistem mutu dan prosedur yang relevan dengan ruang lingkup produksi.

Konsistensi informasi menjadi hal penting. Data pada formula, dokumen produksi, kemasan, dan pengajuan harus menggambarkan produk yang sama.

Apa Manfaat Menggunakan Jasa Pengurusan CPKB dan BPOM?

Regulasi kosmetik memiliki aspek teknis dan administratif yang cukup luas. Karena itu, pendampingan dapat membantu perusahaan memahami tahapan yang harus dilakukan.

Beberapa bentuk bantuan yang dapat diberikan antara lain:

  • pemetaan kebutuhan sertifikasi;
  • pemeriksaan kesiapan fasilitas;
  • persiapan dokumen CPKB;
  • review formula;
  • pemeriksaan data bahan;
  • pemeriksaan kemasan;
  • review klaim;
  • persiapan data produk;
  • pendampingan proses pengajuan;
  • identifikasi kekurangan sebelum pengajuan.

Bagi pelaku usaha yang ingin mempelajari layanan terkait, informasi mengenai Jasa Sertifikasi CPKB dapat menjadi salah satu referensi tambahan.

Pendampingan profesional tidak berarti menjamin penerbitan sertifikat atau notifikasi. Hasil akhir tetap bergantung pada pemenuhan persyaratan dan proses evaluasi regulator.

Persiapan Badan Usaha untuk Produk Tabir Surya

Selain produk, pelaku usaha perlu memperhatikan kesiapan badan usaha.

Struktur perusahaan yang jelas dapat membantu kegiatan administrasi dan pengembangan bisnis. Bagi pelaku usaha yang belum memiliki badan usaha, pendirian perusahaan dapat dipersiapkan sebelum menjalankan kegiatan komersial secara lebih luas.

Informasi mengenai Jasa Pendirian PT PERMATAMAS dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan dalam menyiapkan struktur perusahaan.

Persiapan badan usaha, produk, fasilitas, dan dokumen secara bersamaan dapat membantu proses pengembangan bisnis menjadi lebih terarah.

Baca Juga  Biro Jasa Izin Kosmetik Berpengalaman dan Profesional

Perlukah Mendaftarkan Brand Tabir Surya?

Notifikasi BPOM dan pendaftaran merek merupakan dua proses yang berbeda.

Notifikasi berkaitan dengan produk kosmetik yang akan diedarkan, sedangkan pendaftaran merek berkaitan dengan perlindungan identitas brand.

Bagi pelaku usaha yang membangun brand tabir surya sendiri, perlindungan nama atau identitas brand dapat dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis.

Informasi mengenai Jasa Pendaftaran Merek HAKI dapat dipelajari sebagai referensi tambahan bagi pemilik brand kosmetik.

Bagaimana dengan Sertifikasi Halal Produk Tabir Surya?

Selain CPKB dan notifikasi BPOM, pelaku usaha juga dapat mempertimbangkan sertifikasi halal sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Sertifikasi halal merupakan proses yang berbeda dari CPKB dan notifikasi kosmetik. Karena itu, masing-masing kebutuhan perlu dipersiapkan melalui mekanisme yang sesuai.

Bagi perusahaan yang ingin mengetahui lebih lanjut mengenai layanan tersebut, informasi Sertifikasi Halal Kosmetik dapat dijadikan referensi.

Dengan mempersiapkan berbagai kebutuhan sejak awal, perusahaan dapat memiliki perencanaan yang lebih baik sebelum produk tabir surya memasuki pasar.

Layanan Pengurusan CPKB & BPOM Tabir Surya PERMATAMAS

PERMATAMAS membantu pelaku usaha yang ingin mengembangkan dan memasarkan produk tabir surya dengan pendampingan sesuai kondisi usaha.

Bagi perusahaan dengan fasilitas produksi sendiri, pendampingan dapat difokuskan pada kesiapan CPKB, sistem mutu, dokumentasi, fasilitas, personel, peralatan, proses produksi, dan pengawasan mutu.

Sementara bagi pemilik brand yang menggunakan maklon, perhatian dapat diarahkan pada pemeriksaan fasilitas produsen, formula, dokumen produk, kemasan, klaim, dan kebutuhan notifikasi.

Tahapan tersebut membantu pelaku usaha memahami kebutuhan regulasi sebelum mengajukan produk.

Kesimpulan

Layanan Pengurusan CPKB & BPOM Kosmetik Sediaan Tabir Surya Terpercaya membantu pelaku usaha mempersiapkan produk sunscreen secara lebih terstruktur, baik untuk produksi sendiri maupun melalui sistem maklon.

CPKB berfokus pada penerapan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik dalam fasilitas dan proses produksi. Sementara produk kosmetik yang akan diedarkan di Indonesia perlu mengikuti mekanisme notifikasi BPOM.

Persiapan formula, bahan, fasilitas, peralatan, personel, dokumentasi, pengawasan mutu, kemasan, dan klaim sebaiknya dilakukan sejak tahap awal pengembangan.

Dengan pendampingan yang tepat, pelaku usaha dapat mengetahui kebutuhan yang harus dipenuhi sebelum produk masuk ke tahap pengajuan dan pemasaran.

PERMATAMAS siap membantu pelaku usaha memetakan kebutuhan sertifikasi CPKB dan proses notifikasi untuk produk kosmetik sediaan tabir surya sesuai kondisi usaha dan ruang lingkup layanan.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Apakah produk tabir surya perlu BPOM?
Ya. Jika produk termasuk kosmetik dan akan diedarkan di Indonesia, produk perlu mengikuti mekanisme notifikasi kosmetik BPOM sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Apa itu CPKB untuk produk tabir surya?
CPKB adalah Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik yang mengatur penerapan sistem dan persyaratan dalam proses pembuatan kosmetik.

3. Apa perbedaan CPKB dengan notifikasi BPOM?
CPKB berkaitan dengan fasilitas dan proses produksi kosmetik, sedangkan notifikasi BPOM berkaitan dengan produk kosmetik yang akan diedarkan.

4. Apakah sunscreen bisa diproduksi dengan sistem maklon?
Bisa. Pemilik brand dapat bekerja sama dengan industri kosmetik yang memenuhi persyaratan untuk melakukan produksi kontrak sesuai ketentuan.

5. Apa saja bentuk sediaan tabir surya yang dapat dikembangkan?
Beberapa contohnya adalah sunscreen cream, lotion, gel, spray, milk, fluid, stick, serum, mousse, dan balm.

6. Apakah formula sunscreen perlu diperiksa sebelum pengajuan?
Ya. Formula dan bahan yang digunakan perlu diperiksa agar sesuai dengan karakteristik produk kosmetik dan ketentuan yang berlaku.

7. Apakah klaim SPF pada tabir surya perlu diperhatikan?
Ya. Klaim produk harus disusun secara tepat dan didukung data atau pengujian yang relevan sesuai ketentuan yang berlaku.

8. Apakah pemilik brand sunscreen harus memiliki fasilitas CPKB sendiri?
Tidak selalu. Pemilik brand dapat menggunakan fasilitas produksi melalui kerja sama maklon dengan industri kosmetik yang memenuhi persyaratan sesuai ruang lingkupnya.

9. Apakah brand tabir surya perlu didaftarkan sebagai merek?
Pendaftaran merek berbeda dari notifikasi BPOM. Pemilik brand dapat mempertimbangkan pendaftaran merek untuk perlindungan identitas usahanya.

10. Apakah PERMATAMAS membantu pengurusan CPKB dan BPOM tabir surya?
PERMATAMAS dapat membantu pendampingan persiapan CPKB dan notifikasi kosmetik, termasuk pemetaan persyaratan, dokumen, formula, fasilitas, kemasan, dan klaim sesuai kebutuhan usaha.

permatamas

Konsultasi Gratis Sekarang!

Jangan ragu untuk menghubungi kami dan dapatkan konsultasi gratis untuk kebutuhan izin usaha Anda. Permatamas Indonesia, solusi lengkap untuk perizinan dan sertifikasi usaha Anda!

Legalitas Usaha Kami
Akta Pendirian No.15
SK AHU-0032144-AH,01,15 Tahun 2021
NPWP : 76,011,954,5-427,000
SIUP : 510/PM277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp :  021-89253417
HP/WA : 085777630555
Email : maspermatha@gmail.com
Website : www.permatamas.co.id

Copyright © 2011 PERMATAMAS INDONESIA – All Rights Reserved
a Support by Dokter Website Indonesia