Jasa Sertifikasi CPKB & Pengurusan Izin BPOM Kosmetik Perawatan kulit badan dan/atau tangan

Jasa Sertifikasi CPKB & Pengurusan Izin BPOM Kosmetik Perawatan kulit badan dan/atau tangan

Jasa Sertifikasi CPKB & Pengurusan Izin BPOM Kosmetik Perawatan kulit badan dan/atau tangan – Memiliki produk kosmetik untuk perawatan kulit badan dan/atau tangan tetapi masih bingung mengenai sertifikasi CPKB dan proses pengurusan izin BPOM? Persiapan sejak awal sangat penting agar fasilitas produksi, dokumen mutu, formula, label, hingga proses pengajuan produk dapat disiapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Saat ini, ketentuan sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) mengacu pada PerBPOM Nomor 8 Tahun 2026 tentang Sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik. Peraturan tersebut berlaku sejak 29 April 2026 dan mencabut PerBPOM Nomor 33 Tahun 2021.

Untuk produk kosmetik yang akan diedarkan di Indonesia, aspek produksi dan perizinan produk perlu dipersiapkan secara tepat. CPKB berkaitan dengan penerapan sistem dan fasilitas produksi kosmetik, sedangkan untuk peredaran produk kosmetik dikenal mekanisme notifikasi kosmetik kepada BPOM.

Melalui pendampingan yang tepat, pelaku usaha dapat mempersiapkan proses dari sisi badan usaha, fasilitas, dokumen, formula, produksi, sampai pengajuan produk secara lebih terstruktur.

Apa Itu Sertifikasi CPKB untuk Industri Kosmetik?

CPKB adalah standar yang diterapkan dalam seluruh kegiatan pembuatan kosmetik untuk memastikan produk yang dihasilkan memenuhi persyaratan mutu sesuai tujuan penggunaannya. PerBPOM 8 Tahun 2026 mendefinisikan Sertifikat CPKB sebagai dokumen sah yang menjadi bukti bahwa industri kosmetik telah menerapkan CPKB dalam pembuatan kosmetik.

Dengan demikian, CPKB bukan sekadar dokumen administratif. Penerapannya berkaitan dengan bagaimana industri mengelola proses produksi agar mutu kosmetik dapat dikendalikan secara konsisten.

Untuk perusahaan yang memproduksi kosmetik perawatan badan, tangan, wajah, rambut, atau kategori kosmetik lainnya, ruang lingkup sertifikasi perlu disesuaikan dengan kegiatan dan fasilitas produksi yang dijalankan.

BPOM melalui PerBPOM 8 Tahun 2026 juga melakukan sejumlah penyederhanaan dalam proses sertifikasi, termasuk penghapusan persetujuan denah bangunan kosmetik dan penerapan mekanisme clock on dan clock off dalam perhitungan timeline layanan sertifikasi. (Pom Indonesia)

Kosmetik Perawatan Kulit Badan dan Tangan yang Dapat Dipersiapkan

Produk perawatan kulit badan dan tangan memiliki banyak bentuk sediaan. Beberapa contoh yang umum dikembangkan pelaku usaha antara lain:

  • Body lotion
  • Body cream
  • Body butter
  • Hand cream
  • Hand lotion
  • Body serum
  • Body oil
  • Body scrub
  • Hand scrub
  • Body wash
  • Hand wash kosmetik
  • Body moisturizer
  • Hand moisturizer
  • Body mist
  • Produk perawatan kulit badan lainnya sesuai fungsi kosmetiknya

Setiap produk perlu diperiksa dari sisi formula, komposisi bahan, klaim, penandaan, kemasan, proses produksi, dan dokumen pendukung sebelum masuk ke tahapan perizinan.

Apabila produk dibuat sendiri di fasilitas produksi, kesiapan CPKB menjadi bagian penting dalam membangun sistem produksi kosmetik yang memenuhi ketentuan.

Sementara itu, pelaku usaha yang menggunakan jasa maklon dapat memiliki skema berbeda. Pemilik merek yang melakukan kontrak produksi dengan industri kosmetik tidak otomatis harus menjadi pemegang Sertifikat CPKB karena kegiatan produksinya dilakukan oleh industri kosmetik yang memenuhi persyaratan.

Hubungan CPKB dengan Pengurusan Izin BPOM Kosmetik

Istilah “izin BPOM kosmetik” sering digunakan masyarakat untuk menyebut legalitas produk kosmetik sebelum dipasarkan. Secara teknis, kosmetik yang diedarkan di Indonesia menggunakan mekanisme notifikasi kosmetik.

Karena itu, CPKB dan notifikasi merupakan dua hal yang saling berkaitan tetapi tidak sama.

CPKB berfokus pada sistem dan fasilitas pembuatan kosmetik. Sementara notifikasi berkaitan dengan produk kosmetik yang akan diedarkan.

PerBPOM 8 Tahun 2026 mengatur persyaratan dan tata cara sertifikasi CPKB, termasuk dokumen penerapan sistem mutu CPKB dan ketentuan sertifikat. (Pom Indonesia)

Pelaku usaha sebaiknya tidak hanya mempersiapkan produk, tetapi juga memastikan siapa yang bertanggung jawab terhadap kegiatan produksi, fasilitas yang digunakan, dokumen mutu, serta proses pengajuan produk.

Jasa Sertifikasi CPKB & Pengurusan Izin BPOM Kosmetik Perawatan kulit badan dan/atau tangan
Jasa Sertifikasi CPKB & Pengurusan Izin BPOM Kosmetik Perawatan kulit badan dan/atau tangan

Tahapan Persiapan Sertifikasi CPKB

Persiapan sertifikasi sebaiknya dilakukan secara sistematis agar kekurangan dapat diketahui sebelum proses sertifikasi berjalan.

1. Pemeriksaan Profil Usaha

Tahap pertama adalah memeriksa bentuk dan status badan usaha, kegiatan usaha kosmetik, lokasi fasilitas, serta rencana produksi.

Jika badan usaha belum tersedia atau perlu disesuaikan dengan kegiatan usaha yang dijalankan, pelaku usaha dapat mempersiapkannya sejak awal melalui layanan Jasa Pendirian PT PERMATAMAS.

2. Pemeriksaan Fasilitas Produksi

Fasilitas produksi perlu disiapkan agar mendukung kegiatan pembuatan kosmetik secara higienis, terkontrol, dan sesuai sistem mutu yang diterapkan.

Pemeriksaan dapat mencakup area produksi, penyimpanan, pengawasan mutu, kebersihan, alur kegiatan, peralatan, dan aspek pendukung lainnya sesuai ruang lingkup sertifikasi.

3. Penyusunan Dokumen Mutu

Dokumen merupakan bagian penting dalam penerapan CPKB. Industri perlu memiliki prosedur dan catatan yang menggambarkan bagaimana kegiatan produksi, pengawasan, sanitasi, dokumentasi, penyimpanan, serta aktivitas terkait lainnya dikendalikan.

4. Persiapan Personel

Personel yang terlibat dalam produksi kosmetik perlu memiliki tugas, tanggung jawab, kompetensi, dan pemahaman yang sesuai dengan pekerjaannya.

5. Pemeriksaan Formula dan Produk

Formula produk perlu ditinjau sebelum produksi komersial. Hal ini termasuk pemeriksaan bahan yang digunakan, fungsi bahan, spesifikasi, serta kesesuaian klaim produk.

6. Pendampingan Menuju Sertifikasi

Setelah kesiapan fasilitas dan dokumen diperiksa, proses dapat dilanjutkan sesuai mekanisme sertifikasi yang berlaku.

PERMATAMAS dapat membantu pelaku usaha melakukan persiapan dan pendampingan agar tahapan yang diperlukan dapat dipetakan sejak awal.

Mengapa Persiapan CPKB Tidak Sebaiknya Dilakukan Mendadak?

Kesalahan yang sering terjadi adalah perusahaan baru mulai mempersiapkan dokumen ketika sudah ingin mengajukan sertifikasi.

Padahal, CPKB menyangkut sistem secara menyeluruh. Dokumen harus sesuai dengan kegiatan nyata di fasilitas, personel harus memahami prosedur, fasilitas harus mendukung kegiatan produksi, dan proses produksi harus dapat dikendalikan.

Karena itu, gap analysis dapat dilakukan terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi fasilitas dan sistem saat ini dibandingkan dengan persyaratan yang perlu dipenuhi.

Pendekatan ini membantu perusahaan menentukan bagian mana yang perlu diperbaiki sebelum masuk ke tahapan sertifikasi.

Contoh Produk Pembersih Muka yang Dapat Dikembangkan

Walaupun judul artikel berfokus pada perawatan kulit badan dan/atau tangan, berikut contoh produk pembersih muka sesuai permintaan. Produk-produk tersebut dapat dikembangkan sebagai kosmetik sepanjang fungsi, formula, klaim, bahan, dan penggunaannya sesuai dengan ketentuan kosmetik.

1. Facial Wash

Facial wash merupakan pembersih wajah berbentuk cair atau gel yang digunakan untuk membersihkan kotoran, minyak, dan residu pada permukaan kulit wajah.

Produk ini biasanya digunakan sebagai pembersih harian dan dapat dikembangkan untuk berbagai karakteristik kulit sesuai formula dan klaim yang diperbolehkan.

2. Facial Foam

Facial foam merupakan pembersih wajah yang menghasilkan busa ketika digunakan. Produk ini dirancang untuk membantu membersihkan permukaan kulit dari kotoran dan minyak.

Tekstur berbusa menjadi salah satu karakteristik yang membedakannya dari pembersih wajah berbentuk gel atau lotion.

3. Cleansing Gel

Cleansing gel adalah pembersih wajah dengan tekstur gel. Formulanya dapat dirancang untuk memberikan sensasi ringan ketika diaplikasikan pada wajah.

Produk ini banyak digunakan sebagai pembersih harian dan dapat dikembangkan untuk berbagai konsep perawatan kulit.

4. Cleansing Milk

Cleansing milk merupakan pembersih wajah dengan tekstur seperti susu atau emulsi. Produk ini digunakan untuk membantu mengangkat kotoran dan residu dari permukaan kulit.

Tekstur yang lebih lembut membuat jenis ini sering diposisikan sebagai pembersih untuk penggunaan sehari-hari.

5. Micellar Water

Micellar water adalah pembersih berbasis cairan yang digunakan dengan kapas atau media aplikasi lainnya untuk membantu mengangkat kotoran, minyak, dan residu kosmetik dari permukaan kulit.

Produk ini populer sebagai pembersih praktis, terutama dalam rutinitas pembersihan wajah.

6. Cleansing Balm

Cleansing balm merupakan pembersih wajah dengan tekstur balm yang umumnya berubah menjadi lebih mudah diratakan ketika diaplikasikan pada kulit.

Produk ini dapat digunakan untuk membantu membersihkan kotoran serta residu kosmetik dari wajah.

7. Cleansing Oil

Cleansing oil adalah produk pembersih berbasis minyak yang digunakan untuk membantu mengangkat kotoran dan residu produk kosmetik dari permukaan kulit.

Karakteristik utama produk ini adalah teksturnya yang berbasis minyak sehingga berbeda dari facial wash berbasis air.

8. Cleansing Cream

Cleansing cream merupakan produk pembersih dengan tekstur krim. Produk dapat diformulasikan untuk membantu membersihkan permukaan kulit dengan sensasi penggunaan yang lebih creamy.

9. Make Up Remover

Make up remover merupakan produk yang dirancang untuk membantu mengangkat sisa kosmetik dekoratif dari permukaan kulit.

Tergantung formulanya, produk dapat berbentuk cair, gel, krim, balm, atau dua fase.

10. Cleansing Lotion

Cleansing lotion adalah produk pembersih wajah berbentuk lotion yang digunakan untuk membantu mengangkat kotoran dan residu dari kulit.

Jenis ini dapat menjadi salah satu pilihan bagi pelaku usaha yang ingin mengembangkan lini pembersih wajah dengan karakteristik tekstur yang berbeda.

11. Deep Cleansing Facial Gel

Deep cleansing facial gel merupakan pembersih wajah berbentuk gel yang diposisikan untuk membantu membersihkan kulit secara lebih menyeluruh.

Klaim produk tetap perlu disesuaikan dengan ketentuan kosmetik dan tidak boleh mengarah pada klaim yang menjadikan produk seolah-olah sebagai obat.

12. Gentle Facial Cleanser

Gentle facial cleanser merupakan pembersih wajah yang dikembangkan dengan konsep pembersihan yang lembut.

Pemilihan bahan, formula, dan klaim perlu disesuaikan dengan karakteristik produk yang sebenarnya sehingga informasi pada kemasan tidak menyesatkan konsumen.

Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Mengurus Produk Kosmetik

Sebelum mengajukan produk, pelaku usaha sebaiknya mempersiapkan beberapa informasi dasar seperti:

  • Nama dan jenis produk
  • Formula atau komposisi
  • Fungsi produk
  • Bentuk sediaan
  • Jenis dan ukuran kemasan
  • Informasi produsen
  • Informasi pemilik produk atau pihak yang melakukan kontrak produksi
  • Desain penandaan atau label
  • Klaim produk
  • Dokumen bahan dan spesifikasi yang diperlukan
  • Data fasilitas produksi
  • Dokumen penerapan sistem mutu apabila memproduksi sendiri

Persiapan tersebut akan membantu proses pemeriksaan menjadi lebih terarah.

Untuk kebutuhan usaha yang juga ingin melindungi identitas produknya, pendaftaran merek dapat dipertimbangkan sejak awal melalui Pendaftaran Merek HAKI PERMATAMAS.

CPKB dan Pengembangan Produk Kosmetik Harus Berjalan Bersamaan

Salah satu kesalahan dalam pengembangan kosmetik adalah menganggap bahwa sertifikasi hanya berkaitan dengan bangunan atau dokumen.

Dalam praktiknya, sistem mutu harus berjalan bersama proses pengembangan produk. Formula, bahan baku, produksi, pengawasan mutu, dokumentasi, penyimpanan, hingga penanganan produk harus memiliki sistem pengendalian yang jelas.

Hal ini penting karena tujuan CPKB adalah memastikan kosmetik dibuat secara konsisten dengan memenuhi persyaratan mutu sesuai tujuan penggunaannya.

Bagi perusahaan yang ingin membangun lini kosmetik jangka panjang, sistem tersebut dapat menjadi fondasi untuk pengembangan berbagai produk, baik perawatan badan, tangan, wajah maupun kategori kosmetik lainnya sesuai ruang lingkup fasilitas.

Dukungan Pengurusan Sertifikasi CPKB dan Produk Kosmetik

PERMATAMAS membantu pelaku usaha dalam mempersiapkan kebutuhan sertifikasi dan perizinan kosmetik secara bertahap.

Pendampingan dapat diarahkan mulai dari pemeriksaan awal usaha, kesiapan fasilitas, dokumen mutu, persiapan produk, hingga tahapan pengajuan sesuai kebutuhan dan kondisi perusahaan.

Untuk kebutuhan khusus sertifikasi, informasi layanan dapat dilihat melalui Jasa Sertifikasi CPKB PERMATAMAS.

Apabila produk akan dikembangkan sebagai kosmetik yang memiliki klaim berkaitan dengan kehalalan, pelaku usaha juga dapat mempersiapkan sertifikasi halal melalui Sertifikasi Halal Kosmetik.

Kesimpulan

Jasa Sertifikasi CPKB dan pengurusan izin BPOM kosmetik dapat membantu pelaku usaha menyiapkan produk perawatan kulit badan, tangan, wajah, dan kategori kosmetik lainnya secara lebih terstruktur.

PerBPOM Nomor 8 Tahun 2026 menjadi dasar terbaru untuk sertifikasi CPKB dan telah menggantikan PerBPOM Nomor 33 Tahun 2021. Regulasi tersebut berlaku sejak 29 April 2026 dan mengatur persyaratan serta tata cara sertifikasi CPKB.

Bagi pelaku usaha yang memproduksi kosmetik sendiri, persiapan CPKB perlu dilakukan bersama pembenahan fasilitas, personel, dokumen mutu, proses produksi, dan pengawasan mutu. Sedangkan untuk produk yang dibuat melalui maklon, skema produksi dan pihak yang memenuhi persyaratan perlu ditentukan sejak awal.

Dengan pendampingan PERMATAMAS, proses persiapan dapat dilakukan berdasarkan kondisi usaha dan jenis produk yang akan dikembangkan, tanpa menjanjikan hasil otomatis karena keputusan sertifikasi dan perizinan tetap mengikuti ketentuan serta evaluasi regulator.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Apa itu sertifikasi CPKB kosmetik?

Sertifikasi CPKB merupakan bukti bahwa industri kosmetik telah menerapkan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik sesuai ketentuan yang berlaku. CPKB mencakup sistem mutu, fasilitas, personel, produksi, dokumentasi, pengawasan mutu, sanitasi, dan aspek terkait lainnya.

2. Apakah kosmetik perawatan kulit badan membutuhkan BPOM?

Produk kosmetik yang akan diedarkan di Indonesia perlu memenuhi ketentuan peredaran kosmetik, termasuk mekanisme notifikasi kosmetik. Contohnya dapat berupa body lotion, body cream, body scrub, body serum, hand cream, dan produk kosmetik sejenis.

3. Apa saja contoh kosmetik perawatan kulit badan?

Contohnya antara lain body lotion, body cream, body butter, body serum, body oil, body scrub, body wash, body moisturizer, body mist, dan produk perawatan kulit badan lainnya yang memenuhi definisi kosmetik.

4. Apa saja contoh produk perawatan tangan?

Produk perawatan tangan dapat berupa hand cream, hand lotion, hand moisturizer, hand scrub, dan produk kosmetik lainnya yang ditujukan untuk perawatan kulit tangan sesuai fungsi serta klaim yang diperbolehkan.

5. Apakah facial wash termasuk kosmetik?

Facial wash pada umumnya termasuk produk kosmetik apabila fungsi, bahan, penggunaan, dan klaimnya memenuhi definisi kosmetik. Produk digunakan terutama untuk membersihkan bagian luar tubuh, dalam hal ini kulit wajah.

6. Apa saja contoh produk pembersih muka?

Beberapa contohnya adalah facial wash, facial foam, cleansing gel, cleansing milk, micellar water, cleansing balm, cleansing oil, cleansing cream, make up remover, cleansing lotion, deep cleansing facial gel, dan gentle facial cleanser.

7. Apakah CPKB sama dengan izin BPOM kosmetik?

Tidak sama. CPKB berkaitan dengan penerapan sistem dan persyaratan pembuatan kosmetik pada industri, sedangkan peredaran produk kosmetik menggunakan mekanisme notifikasi. Keduanya perlu dipahami berdasarkan skema usaha dan kegiatan produksi yang dijalankan.

8. Apakah pemilik merek yang menggunakan jasa maklon harus mempunyai CPKB sendiri?

Tidak otomatis. Jika pemilik merek menggunakan skema kontrak produksi, kegiatan pembuatan dilakukan oleh industri kosmetik yang memenuhi persyaratan. Karena itu, status dan sertifikasi pihak yang melakukan produksi perlu diperiksa sejak awal.

9. Apakah PERMATAMAS menjamin sertifikat CPKB atau izin BPOM pasti terbit?

Pendampingan dapat membantu mempersiapkan dokumen, fasilitas, produk, dan proses pengajuan agar lebih terstruktur. Namun, penerbitan sertifikasi atau persetujuan tetap mengikuti persyaratan dan evaluasi dari instansi berwenang sehingga tidak tepat menjanjikan hasil secara mutlak.

10. Bagaimana cara memulai pengurusan CPKB dan produk kosmetik?

Langkah awal dapat dimulai dengan pemeriksaan profil usaha, fasilitas produksi, jenis produk, formula, dokumen, serta skema produksi. Setelah itu kebutuhan sertifikasi dan proses perizinan dapat dipetakan sesuai kondisi perusahaan. PERMATAMAS dapat membantu melakukan pendampingan dari tahap persiapan hingga proses pengajuan sesuai kebutuhan.

jasa izin pkrt

Jasa Pengurusan Sertifikasi CPKB dan Penyusunan 12 Aspek CPKB

Jasa Pengurusan Sertifikasi CPKB dan Penyusunan 12 Aspek CPKB

Jasa Pengurusan Sertifikasi CPKB dan Penyusunan 12 Aspek CPKB – Industri kosmetik tidak cukup hanya memiliki produk dengan formula yang menarik. Sebelum masuk ke pasar, perusahaan perlu mempersiapkan legalitas usaha, fasilitas produksi, sistem mutu, dokumentasi, personel, serta penerapan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB).

Salah satu bagian yang sering menjadi tantangan adalah memahami dan menerapkan berbagai aspek CPKB secara konsisten. Dokumen yang lengkap saja belum tentu cukup apabila penerapannya di fasilitas produksi tidak sesuai.

Karena itu, jasa pengurusan sertifikasi CPKB dan penyusunan 12 aspek CPKB dapat menjadi solusi bagi perusahaan kosmetik yang ingin mempersiapkan fasilitas dan sistem produksinya secara lebih terarah.

PERMATAMAS membantu pelaku usaha dalam mempersiapkan dokumen, mengevaluasi kesiapan fasilitas, menyusun sistem CPKB, serta mendampingi proses sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Apa Itu Sertifikasi CPKB?

CPKB atau Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik merupakan pedoman yang digunakan industri kosmetik untuk memastikan proses pembuatan kosmetik dilakukan secara konsisten dan memenuhi persyaratan mutu.

Penerapan CPKB mencakup berbagai aspek mulai dari bangunan, peralatan, sanitasi, produksi, pengawasan mutu, dokumentasi, hingga personel.

Tujuan utamanya bukan sekadar mendapatkan dokumen sertifikasi, tetapi membangun sistem produksi yang mampu menghasilkan kosmetik dengan mutu yang konsisten, aman, dan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Bagi perusahaan yang baru membangun industri kosmetik, memahami persyaratan sejak awal akan membantu mengurangi risiko kesalahan ketika mempersiapkan fasilitas maupun dokumen.

Mengapa Penyusunan Aspek CPKB Harus Dipersiapkan dengan Baik?

CPKB merupakan sebuah sistem yang saling berhubungan. Kesalahan pada satu bagian dapat memengaruhi bagian lainnya.

Misalnya, perusahaan sudah memiliki prosedur produksi tetapi fasilitasnya belum mendukung penerapan prosedur tersebut. Atau dokumen sudah tersedia, tetapi personel yang menjalankan proses belum memahami instruksi kerja.

Oleh karena itu, penyusunan aspek CPKB perlu dilakukan berdasarkan kondisi nyata fasilitas dan kegiatan produksi, bukan hanya membuat dokumen untuk memenuhi persyaratan administrasi.

Pendampingan profesional dapat membantu perusahaan melakukan identifikasi kekurangan sejak awal sehingga perbaikan dapat dilakukan secara lebih sistematis.

Jasa Pengurusan Sertifikasi CPKB dan Penyusunan 12 Aspek CPKB
Jasa Pengurusan Sertifikasi CPKB dan Penyusunan 12 Aspek CPKB

12 Aspek CPKB yang Perlu Dipersiapkan Industri Kosmetik

Dalam praktik persiapan CPKB, berbagai aspek sistem mutu dan produksi perlu diperhatikan secara menyeluruh. Penyusunan dokumen dan penerapannya harus disesuaikan dengan ketentuan CPKB yang berlaku serta kondisi fasilitas perusahaan.

Berikut kelompok aspek penting yang perlu dipersiapkan:

1. Sistem Manajemen Mutu

Perusahaan perlu memiliki sistem yang memastikan seluruh kegiatan produksi dan pengawasan mutu berjalan secara terkendali.

Sistem ini menjadi dasar dalam menetapkan kebijakan mutu, tanggung jawab, prosedur, serta mekanisme pengendalian proses.

2. Personalia

Personel merupakan bagian penting dalam penerapan CPKB. Perusahaan perlu memiliki struktur organisasi dan pembagian tanggung jawab yang jelas.

Personel yang terlibat dalam produksi, pengawasan mutu, penyimpanan, maupun fungsi lainnya harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan tugasnya.

3. Bangunan dan Fasilitas

Bangunan dan fasilitas harus mendukung kegiatan produksi kosmetik secara higienis dan terkontrol.

Pengaturan ruangan, alur bahan, personel, produk, kebersihan, sanitasi, serta pemeliharaan fasilitas perlu diperhatikan agar risiko kontaminasi dapat diminimalkan.

4. Peralatan

Peralatan produksi harus sesuai dengan jenis dan kapasitas produksi.

Peralatan juga perlu dipelihara, dibersihkan, dan dikendalikan dengan prosedur yang sesuai agar tidak menjadi sumber kontaminasi atau menyebabkan perubahan mutu produk.

5. Sanitasi dan Higiene

Sanitasi dan higiene bertujuan menjaga kebersihan fasilitas, peralatan, personel, dan lingkungan produksi.

Prosedur pembersihan harus dibuat secara jelas dan diterapkan secara konsisten.

6. Produksi

Kegiatan produksi harus dilakukan berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan.

Mulai dari penerimaan bahan, penimbangan, proses pencampuran, pengolahan, pengisian, hingga pengemasan harus memiliki pengendalian yang memadai.

7. Pengawasan Mutu

Quality Control memiliki peran dalam memastikan bahan baku, bahan kemas, produk antara, dan produk jadi memenuhi spesifikasi yang ditetapkan.

Pengujian harus dilakukan berdasarkan metode dan prosedur yang sesuai.

8. Dokumentasi

Dokumentasi merupakan bukti bahwa sistem CPKB benar-benar diterapkan.

Dokumen dapat mencakup prosedur operasional standar, spesifikasi bahan, catatan produksi, catatan pengujian, formulir pembersihan, pemeliharaan, pelatihan, serta berbagai catatan lainnya.

9. Audit Internal

Audit internal membantu perusahaan melakukan evaluasi terhadap penerapan sistem CPKB.

Melalui audit, perusahaan dapat mengetahui bagian yang sudah memenuhi persyaratan maupun bagian yang masih membutuhkan perbaikan.

10. Penanganan Keluhan dan Penarikan Produk

Perusahaan perlu memiliki mekanisme untuk menangani keluhan konsumen maupun kondisi yang membutuhkan penarikan produk.

Sistem tersebut harus terdokumentasi sehingga perusahaan dapat melakukan penelusuran dan tindakan yang diperlukan.

11. Pengendalian Produk dan Bahan

Bahan baku, bahan kemas, produk antara, dan produk jadi perlu dikendalikan sesuai status dan persyaratan yang ditetapkan.

Pengendalian tersebut membantu mencegah penggunaan bahan yang tidak sesuai atau produk yang belum memenuhi persyaratan.

12. Penyimpanan dan Distribusi

Kondisi penyimpanan harus disesuaikan dengan karakteristik bahan maupun produk.

Sistem penyimpanan dan distribusi perlu memungkinkan produk tetap terjaga mutunya serta dapat ditelusuri selama berada dalam rantai distribusi.

Catatan: Istilah dan pengelompokan “12 aspek” sering digunakan dalam materi pendampingan sebagai cara praktis mengelompokkan area persiapan CPKB. Dalam pengajuan resmi, rincian persyaratan harus tetap mengacu pada regulasi BPOM dan klasifikasi sertifikasi yang berlaku saat pengajuan.

Dokumen Apa Saja yang Perlu Disiapkan untuk CPKB?

Dokumen CPKB tidak hanya berupa satu atau dua dokumen. Perusahaan perlu membangun sistem dokumentasi yang sesuai dengan aktivitas produksi.

Beberapa contoh dokumen yang umumnya dipersiapkan meliputi:

  • Struktur organisasi
  • Uraian tugas dan tanggung jawab
  • Prosedur operasional standar
  • Prosedur produksi
  • Prosedur pengawasan mutu
  • Prosedur sanitasi
  • Prosedur pembersihan
  • Spesifikasi bahan baku
  • Spesifikasi bahan kemas
  • Spesifikasi produk jadi
  • Catatan produksi
  • Catatan pengujian
  • Catatan pemeliharaan peralatan
  • Catatan pelatihan
  • Prosedur penanganan keluhan
  • Prosedur penarikan produk
  • Dokumen audit internal

Dokumen tersebut harus relevan dengan aktivitas perusahaan dan dapat diterapkan dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Persiapan Fasilitas Produksi Sebelum Sertifikasi CPKB

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah perusahaan fokus menyusun dokumen tetapi kurang memperhatikan kesiapan fasilitas.

Padahal, fasilitas produksi harus mampu mendukung penerapan prosedur yang telah dibuat.

Beberapa hal yang perlu dievaluasi antara lain:

  • Tata letak fasilitas
  • Alur personel
  • Alur bahan
  • Alur produk
  • Area produksi
  • Area penyimpanan
  • Area pengawasan mutu
  • Sistem sanitasi
  • Kondisi peralatan
  • Sistem air
  • Pengendalian lingkungan
  • Pemeliharaan fasilitas

Evaluasi sejak awal dapat membantu perusahaan mengetahui bagian yang harus diperbaiki sebelum memasuki tahapan pengajuan dan evaluasi.

Jasa Pengurusan Sertifikasi CPKB untuk Industri Kosmetik

Bagi perusahaan yang belum memiliki pengalaman mengurus CPKB, memahami seluruh persyaratan sekaligus menyiapkan dokumen dan fasilitas dapat terasa cukup kompleks.

Karena itu, menggunakan Jasa Pengurusan Sertifikasi CPKB dapat membantu perusahaan mendapatkan pendampingan yang lebih terarah. Informasi layanan pendampingan sertifikasi dapat dilihat melalui Jasa Pengurusan Sertifikasi CPKB.

Pendampingan dapat mencakup evaluasi awal, identifikasi kesenjangan, penyusunan dokumen, penyesuaian sistem, hingga persiapan menghadapi proses evaluasi sesuai ruang lingkup layanan.

Apakah Perusahaan Baru Bisa Mengurus Sertifikasi CPKB?

Perusahaan yang baru membangun bisnis kosmetik tetap perlu mempersiapkan legalitas dan sistem produksinya sejak awal.

Salah satu hal yang dapat dipersiapkan adalah badan usaha. Untuk pelaku usaha yang membutuhkan struktur badan hukum perusahaan, Jasa Pendirian PT Kosmetik dapat menjadi salah satu bagian dari persiapan awal sebelum mengembangkan fasilitas dan kegiatan usaha kosmetik. Informasi mengenai layanan pendirian perusahaan dapat dilihat melalui Jasa Pendirian PT Kosmetik.

Dengan legalitas usaha yang dipersiapkan sejak awal, proses pengembangan industri kosmetik dapat direncanakan secara lebih sistematis.

Pentingnya Pendaftaran Merek Kosmetik Sebelum Produk Dipasarkan

Selain legalitas perusahaan dan sertifikasi produksi, identitas produk juga perlu diperhatikan.

Nama merek, logo, dan identitas produk merupakan bagian penting dari strategi bisnis kosmetik. Setelah perusahaan memiliki nama produk yang akan digunakan secara komersial, Pendaftaran Merek Kosmetik menjadi langkah yang penting untuk dipertimbangkan agar merek memiliki perlindungan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Hal ini semakin penting ketika perusahaan telah mengeluarkan biaya untuk formula, kemasan, pemasaran, promosi, dan membangun reputasi produk.

Informasi mengenai proses perlindungan merek dapat dipelajari melalui Pendaftaran Merek HAKI.

Dengan demikian, perusahaan tidak hanya mempersiapkan produk agar dapat diproduksi sesuai standar, tetapi juga mulai melindungi aset merek yang akan digunakan dalam jangka panjang.

Wajib Sertifikasi Halal Kosmetik, Apa yang Perlu Dipersiapkan?

Aspek lain yang semakin penting dalam industri kosmetik adalah pemenuhan ketentuan halal. Bagi pelaku usaha kosmetik yang produknya termasuk dalam kategori yang diwajibkan sesuai ketentuan penyelenggaraan jaminan produk halal, Wajib Sertifikasi Halal Kosmetik perlu menjadi bagian dari perencanaan legalitas produk.

Persiapan sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan produk akhir. Perusahaan juga perlu memperhatikan bahan, proses produksi, fasilitas, serta sistem yang berkaitan dengan jaminan kehalalan produk.

Karena itu, sebaiknya aspek halal sudah dipertimbangkan sejak tahap pemilihan bahan dan penyusunan proses produksi. Informasi mengenai pendampingan sertifikasi halal kosmetik dapat dipelajari melalui Sertifikasi Halal Kosmetik.

Dengan mempersiapkan CPKB, legalitas perusahaan, perlindungan merek, dan sertifikasi halal secara terintegrasi, perusahaan kosmetik dapat membangun fondasi usaha yang lebih siap untuk berkembang.

Mengapa Menggunakan Jasa Penyusunan 12 Aspek CPKB?

Pendampingan CPKB dapat memberikan manfaat terutama bagi perusahaan yang belum memiliki tim khusus untuk menangani sistem mutu kosmetik.

Beberapa manfaatnya antara lain:

  • Membantu memahami kebutuhan CPKB
  • Mengidentifikasi kekurangan fasilitas
  • Membantu penyusunan dokumen
  • Menyesuaikan prosedur dengan aktivitas produksi
  • Membantu mempersiapkan personel
  • Membantu mempersiapkan sistem pengawasan mutu
  • Mengurangi risiko kesalahan dalam persiapan
  • Membuat persiapan sertifikasi lebih terstruktur

Yang paling penting, dokumen yang dibuat harus dapat diterapkan. CPKB bukan sekadar kelengkapan administrasi, melainkan sistem yang harus berjalan secara nyata dalam kegiatan produksi.

Jasa Sertifikasi CPKB dan Penyusunan Aspek CPKB PERMATAMAS

PERMATAMAS membantu industri kosmetik dalam mempersiapkan penerapan CPKB secara lebih terstruktur, mulai dari evaluasi awal hingga persiapan pengajuan.

Pendampingan dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan, jenis produk, fasilitas produksi, serta kebutuhan sistem mutu.

Jika perusahaan sedang merencanakan pembangunan fasilitas kosmetik atau ingin mempersiapkan sertifikasi CPKB, sebaiknya proses persiapan dilakukan sejak awal. Dengan begitu, kekurangan fasilitas dan dokumentasi dapat diketahui lebih cepat dan diperbaiki sebelum proses pengajuan.

Hubungi PERMATAMAS untuk konsultasi kebutuhan sertifikasi CPKB dan penyusunan aspek CPKB sesuai kondisi industri kosmetik Anda.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ 10

1. Apa itu jasa pengurusan sertifikasi CPKB?
Jasa pengurusan sertifikasi CPKB adalah layanan pendampingan bagi industri kosmetik dalam mempersiapkan persyaratan, dokumen, fasilitas, sistem mutu, hingga proses pengajuan sertifikasi CPKB sesuai ketentuan yang berlaku.

2. Apa yang dimaksud dengan 12 aspek CPKB?
12 aspek CPKB merupakan pengelompokan area penting dalam penerapan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik, seperti sistem mutu, personalia, fasilitas, peralatan, sanitasi, produksi, pengawasan mutu, dokumentasi, audit, penanganan keluhan, pengendalian produk, serta penyimpanan dan distribusi.

3. Apakah semua 12 aspek CPKB harus dipersiapkan sebelum pengajuan?
Persiapan harus disesuaikan dengan ruang lingkup kegiatan dan ketentuan sertifikasi yang berlaku. Setiap aspek yang relevan dengan kegiatan industri perlu dipersiapkan dan diterapkan secara nyata.

4. Apa saja dokumen yang diperlukan untuk sertifikasi CPKB?
Dokumen dapat mencakup SOP, struktur organisasi, uraian tugas, spesifikasi bahan, prosedur produksi, prosedur pengawasan mutu, catatan produksi, dokumentasi sanitasi, pelatihan, audit internal, hingga prosedur penanganan keluhan dan penarikan produk.

5. Apakah fasilitas produksi harus sudah siap sebelum mengurus CPKB?
Ya. Kesiapan fasilitas menjadi bagian penting karena penerapan CPKB tidak hanya berkaitan dengan dokumen, tetapi juga bagaimana sistem tersebut diterapkan pada kegiatan produksi.

6. Apakah perusahaan baru dapat mengurus sertifikasi CPKB?
Perusahaan yang sedang membangun industri kosmetik dapat mempersiapkan pemenuhan persyaratan CPKB sejak awal. Kesiapan badan usaha, fasilitas, personel, dokumentasi, dan sistem mutu perlu direncanakan secara menyeluruh.

7. Mengapa penyusunan dokumen CPKB tidak boleh dilakukan sembarangan?
Dokumen CPKB harus sesuai dengan kondisi dan aktivitas perusahaan. Dokumen yang tidak sesuai dengan praktik produksi justru dapat menyulitkan penerapan sistem dan proses evaluasi.

8. Apa keuntungan menggunakan jasa penyusunan aspek CPKB?
Pendampingan dapat membantu perusahaan mengidentifikasi kekurangan, menyusun dokumen, menyiapkan sistem mutu, mengevaluasi fasilitas, serta mempersiapkan personel sebelum proses sertifikasi.

9. Apakah sertifikasi CPKB sama dengan izin edar kosmetik?
Tidak. Sertifikasi CPKB berkaitan dengan pemenuhan standar cara pembuatan kosmetik yang baik pada industri/fasilitas produksi, sedangkan izin edar merupakan aspek tersendiri dalam legalitas produk kosmetik.

10. Mengapa sebaiknya mengurus sertifikasi CPKB dengan pendamping profesional?
Karena persiapan CPKB melibatkan banyak aspek yang saling berkaitan. Pendamping profesional dapat membantu perusahaan memahami kebutuhan, menemukan kekurangan lebih awal, dan mempersiapkan sistem secara lebih terarah hingga tahap pengajuan.

Jasa Konsultan CPKB Kosmetik Bergaransi: Uang Kembali Jika Gagal

Jasa Konsultan CPKB Kosmetik Bergaransi: Uang Kembali Jika Gagal – Banyak pelaku usaha kosmetik gagal lolos audit karena satu hal sederhana: tidak memahami standar Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) secara menyeluruh. Padahal, sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan bukti bahwa produk Anda aman, berkualitas, dan layak beredar di pasar. Kesalahan dalam penyusunan dokumen, desain pabrik, hingga alur produksi sering menjadi penyebab utama munculnya temuan saat audit BPOM.

Melalui layanan Jasa Sertifikasi CPKB BPOM Kosmetik, pelaku usaha kini tidak perlu lagi menghadapi proses yang rumit sendirian. Mulai dari tahap awal seperti pembuatan denah industri kosmetik sesuai kaidah CPKB, hingga pendampingan saat audit, semuanya dapat dilakukan secara sistematis dan terarah. Pendekatan profesional ini membantu meminimalisir risiko penolakan dan mempercepat proses terbitnya sertifikat.

PERMATAMAS hadir sebagai konsultan yang telah berpengalaman sejak 2011 dalam membantu berbagai perusahaan kosmetik mendapatkan sertifikasi CPKB Golongan A maupun B. Dengan tim ahli yang memahami regulasi dan teknis di lapangan, setiap proses dilakukan secara detail, mulai dari penyusunan 12 aspek CPKB, simulasi audit, hingga penyelesaian CAPA (Corrective Action Preventive Action) sampai benar-benar close.

Manfaat memiliki Sertifikat CPKB bagi bisnis kosmetik antara lain:

  • Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk
  • Memenuhi regulasi resmi BPOM untuk legalitas usaha
  • Mempermudah proses izin edar produk kosmetik
  • Menjadi nilai tambah dalam persaingan pasar
  • Mendukung ekspansi bisnis ke pasar nasional maupun internasional

Dengan dukungan konsultan yang tepat, proses sertifikasi tidak lagi menjadi hambatan, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan kredibilitas bisnis Anda. PERMATAMAS membantu memastikan setiap tahap berjalan sesuai standar, sehingga peluang lolos audit semakin besar dan sertifikat CPKB dapat segera terbit.

|Baca Juga : 12 Aspek CPKB BPOM Terbaru 2026

Proses Sertifikasi CPKB Kosmetik yang Tepat dan Minim Risiko

Dalam proses pengajuan sertifikasi CPKB, banyak pelaku usaha yang belum memahami bahwa tahapan ini tidak hanya sebatas pengumpulan dokumen. Lebih dari itu, terdapat standar ketat yang harus dipenuhi, mulai dari fasilitas produksi hingga sistem manajemen mutu. Oleh karena itu, menggunakan layanan Sertifikat CPKB BPOM yang profesional menjadi solusi terbaik.

PERMATAMAS membantu memastikan setiap tahap dilakukan secara sistematis, dimulai dari analisis kesiapan perusahaan. Tim akan mengevaluasi kondisi existing, termasuk denah pabrik, alur produksi, hingga kelengkapan dokumen. Jika ditemukan ketidaksesuaian, akan diberikan rekomendasi perbaikan agar sesuai dengan standar CPKB.

Salah satu faktor penting dalam sertifikasi adalah desain fasilitas produksi. Denah industri kosmetik harus memenuhi prinsip alur bersih dan kotor, serta meminimalisir risiko kontaminasi. Banyak perusahaan gagal di tahap ini karena tidak memahami standar teknis yang ditetapkan. Dengan pendampingan yang tepat, potensi temuan dapat ditekan sejak awal.

Tahapan penting dalam proses sertifikasi meliputi:

  • Pembuatan denah pabrik sesuai kaidah CPKB
  • Penyusunan dokumen 12 aspek CPKB
  • Simulasi audit internal sebelum audit resmi
  • Pendampingan saat audit BPOM
  • Penyelesaian CAPA hingga close

Dengan pengalaman menangani berbagai industri kosmetik, PERMATAMAS mampu memberikan pendekatan yang tepat dan efisien. Proses pengurusan dilakukan hingga sertifikat benar-benar terbit, sehingga klien tidak perlu khawatir menghadapi kendala teknis maupun administratif.

|Baca Juga : Cara Mengurus SPA CPKB

Pentingnya Legalitas Usaha Sebelum Mengurus CPKB

Sebelum mengajukan sertifikasi CPKB, pelaku usaha wajib memastikan bahwa perusahaan telah memiliki badan hukum yang sah. Hal ini menjadi salah satu syarat utama dalam proses pengajuan ke BPOM. Tanpa legalitas usaha yang jelas, proses sertifikasi tidak dapat dilanjutkan.

Melalui layanan Jasa Pendirian PT/CV, pelaku usaha dapat dengan mudah membentuk badan usaha sesuai bidang kosmetik. Legalitas ini tidak hanya penting untuk sertifikasi, tetapi juga untuk menunjang kredibilitas bisnis di mata mitra dan konsumen.

PERMATAMAS memahami bahwa banyak pelaku usaha yang masih berada di tahap awal. Oleh karena itu, layanan tidak hanya fokus pada sertifikasi CPKB, tetapi juga membantu dalam proses pendirian badan usaha. Dengan pendekatan terintegrasi, seluruh kebutuhan legalitas dapat diselesaikan dalam satu alur yang efisien.

Memiliki badan usaha memberikan banyak keuntungan, seperti kemudahan akses perizinan, perlindungan hukum, serta peluang kerjasama yang lebih luas. Selain itu, perusahaan yang legal juga lebih dipercaya oleh distributor dan pasar modern.

Langkah penting sebelum sertifikasi CPKB antara lain:

  • Menentukan bentuk badan usaha (PT/CV)
  • Menyesuaikan KBLI dengan bidang kosmetik
  • Melengkapi dokumen legal perusahaan
  • Menyiapkan struktur organisasi
  • Memastikan kesiapan operasional usaha

Dengan dukungan konsultan yang berpengalaman, proses ini dapat dilakukan dengan cepat dan tepat, sehingga tidak menghambat pengajuan sertifikasi CPKB.

|Baca Juga : Aspek CPKB Terbaru dalam Industri Kosmetik: Standar Produksi Sesuai Regulasi

Jasa Konsultan CPKB Kosmetik Bergaransi: Uang Kembali Jika Gagal
Jasa Konsultan CPKB Kosmetik Bergaransi: Uang Kembali Jika Gagal

Peran Sertifikasi Halal dalam Produk Kosmetik

Seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap produk halal, sertifikasi halal menjadi faktor penting dalam industri kosmetik. Tidak hanya untuk memenuhi regulasi, tetapi juga sebagai nilai tambah yang meningkatkan daya saing produk di pasar.

Melalui layanan Jasa Sertifikasi Halal, pelaku usaha dapat memastikan bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar halal yang ditetapkan. Proses ini meliputi audit bahan baku, proses produksi, hingga sistem manajemen halal.

PERMATAMAS membantu dalam seluruh tahapan pengajuan sertifikasi halal, mulai dari persiapan dokumen hingga pendampingan audit. Dengan pengalaman yang dimiliki, proses dapat berjalan lebih cepat dan minim kendala.

Sertifikasi halal memberikan banyak manfaat bagi bisnis, terutama dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Produk yang telah bersertifikat halal cenderung lebih dipercaya oleh konsumen, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim.

Beberapa manfaat sertifikasi halal antara lain:

  • Meningkatkan kepercayaan konsumen
  • Memenuhi regulasi pemerintah
  • Memperluas pasar produk
  • Meningkatkan daya saing bisnis
  • Menjamin kualitas dan keamanan produk

Dengan menggabungkan sertifikasi CPKB dan halal, bisnis kosmetik Anda akan memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang di pasar yang kompetitif.

|Baca Juga : Cara Mengurus Sertifikat CPKB

Pentingnya Merek dalam Industri Kosmetik

Selain legalitas dan sertifikasi, merek juga menjadi aset penting dalam bisnis kosmetik. Tanpa perlindungan merek, produk Anda berisiko ditiru atau digunakan oleh pihak lain. Oleh karena itu, pendaftaran merek menjadi langkah yang tidak boleh diabaikan.

Melalui layanan Jasa Daftar Merek HKI, pelaku usaha dapat melindungi identitas brand secara hukum. Proses ini penting untuk memastikan bahwa nama dan logo yang digunakan memiliki hak eksklusif.

PERMATAMAS membantu dalam proses pendaftaran merek dengan pendekatan yang cepat dan efisien. Bahkan, dalam waktu singkat, pelaku usaha sudah dapat memperoleh bukti pendaftaran merek sebagai langkah awal perlindungan hukum.

Merek yang terdaftar memberikan banyak keuntungan, mulai dari perlindungan hukum hingga peningkatan nilai bisnis. Dalam jangka panjang, merek yang kuat dapat menjadi aset yang sangat berharga bagi perusahaan.

Langkah penting dalam pendaftaran merek meliputi:

  • Pengecekan ketersediaan nama merek
  • Penentuan kelas merek yang sesuai
  • Pengajuan permohonan ke DJKI
  • Pemantauan proses pemeriksaan
  • Penyelesaian jika terdapat keberatan

Dengan strategi yang tepat, merek dapat menjadi salah satu faktor utama dalam kesuksesan bisnis kosmetik Anda.

|Baca Juga : Aspek CPKB Terbaru 2026: Standar, Persyaratan, dan Implementasi Lengkap untuk Industri

Pentingnya Sertifikat CPKB untuk Masa Depan Bisnis Kosmetik

Memiliki Sertifikat CPKB bukan hanya soal memenuhi regulasi, tetapi juga tentang membangun kepercayaan dan kualitas bisnis. Dengan standar produksi yang baik, produk Anda akan lebih mudah diterima pasar dan memiliki daya saing tinggi.

PERMATAMAS telah berpengalaman sejak tahun 2011 dan dapat dilihat langsung melalui daftar klien yang telah berhasil dibantu. Kami memberikan Garansi 100% uang kembali apabila izin kosmetik tidak terbit karena kesalahan dari tim kami.

Jika Anda sedang mempersiapkan sertifikasi CPKB atau ingin memastikan bisnis kosmetik Anda siap bersaing di pasar, tidak ada salahnya untuk mulai konsultasi. Dengan langkah yang tepat sejak awal, proses akan lebih cepat, efisien, dan minim risiko.

Saatnya memastikan bisnis kosmetik Anda memiliki legalitas lengkap, standar produksi yang baik, dan siap berkembang di pasar yang semakin kompetitif.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Alamat : Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi 17131
No Telp : 021-89253417
Watshapp : 085777630555

FAQ

1. Berapa lama proses sertifikasi CPKB kosmetik?
Proses bisa cepat jika semua dokumen dan kesiapan pabrik sudah sesuai standar. Bersama PERMATAMAS, Anda akan didampingi dari awal hingga sertifikat terbit tanpa ribet.

2. Apakah benar ada garansi uang kembali jika gagal?
Ya, kami memberikan garansi 100% uang kembali apabila terjadi kegagalan yang disebabkan oleh kesalahan tim kami.

3. Apa saja yang dibantu dalam pengurusan CPKB?
Kami bantu dari pembuatan denah pabrik sesuai kaidah CPKB, penyusunan dokumen 12 aspek, simulasi audit, hingga pendampingan audit dan penyelesaian temuan (CAPA).

4. Apakah bisa dibantu dari nol tanpa pengalaman?
Sangat bisa. Banyak klien kami sebelumnya belum memahami CPKB, dan tetap berhasil lolos audit dengan pendampingan penuh dari tim kami.

5. Apakah pabrik harus sudah jadi sebelum pengajuan?
Tidak harus sempurna, karena kami bantu review dan menyesuaikan layout pabrik agar sesuai standar sebelum diajukan.

6. Apa itu 12 aspek CPKB dan apakah sulit?
12 aspek CPKB adalah standar wajib BPOM untuk produksi kosmetik. Dengan pendampingan kami, prosesnya jadi jauh lebih mudah dan terarah.

7. Kenapa sering gagal saat audit CPKB?
Karena banyak pelaku usaha tidak memahami standar detail CPKB. Di sinilah peran konsultan sangat penting untuk meminimalisir temuan.

8. Apakah PERMATAMAS berpengalaman?
Ya, kami sudah berpengalaman sejak 2011 dan telah membantu banyak perusahaan mendapatkan sertifikat CPKB hingga terbit.

9. Apakah setelah sertifikat terbit bisa langsung produksi dan jualan?
Ya, setelah sertifikat CPKB terbit, Anda bisa melanjutkan ke tahap izin edar BPOM dan siap memasarkan produk secara legal.

10. Bagaimana cara mulai konsultasi?
Cukup hubungi tim kami sekarang juga. Konsultasi GRATIS dan Anda akan mendapatkan arahan jelas sebelum memulai proses sertifikasi.

Jasa Izin PIRT Murah di Bekasi: Garansi 100% Uang Kembali & Legalitas Valid!
Jasa Izin PIRT Murah di Bekasi: Garansi 100% Uang Kembali & Legalitas Valid!
permatamas

Konsultasi Gratis Sekarang!

Jangan ragu untuk menghubungi kami dan dapatkan konsultasi gratis untuk kebutuhan izin usaha Anda. Permatamas Indonesia, solusi lengkap untuk perizinan dan sertifikasi usaha Anda!

Legalitas Usaha Kami
Akta Pendirian No.15
SK AHU-0032144-AH,01,15 Tahun 2021
NPWP : 76,011,954,5-427,000
SIUP : 510/PM277/DPMPTSP.PPJU
TDP : 102637007638
NIB : 0610210009793

Alamat Kantor Kami
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Ke. Pejuang,
Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
No Telp :  021-89253417
HP/WA : 085777630555
Email : maspermatha@gmail.com
Website : www.permatamas.co.id

Copyright © 2011 PERMATAMAS INDONESIA – All Rights Reserved
a Support by Dokter Website Indonesia